Badai Likuidasi US$1,2 Miliar Gulung Short Seller, Bitcoin Meroket ke US$77.000!

Amalia Citra

Amalia Citra

Badai Likuidasi US$1,2 Miliar Gulung Short Seller, Bitcoin Meroket ke US$77.000!
Badai Likuidasi US$1,2 Miliar Gulung Short Seller, Bitcoin Meroket ke US$77.000!

Poros Informasi – 23 Agustus 2026 | Pasar cryptocurrency kembali diguncang oleh pergerakan harga Bitcoin yang fenomenal. Dalam sepekan terakhir, aset digital andalan ini mengalami lonjakan tajam, melesat dari kisaran US$60.000–US$65.000 hingga menyentuh US$79.320 pada Jumat, 21 Agustus, sebelum akhirnya stabil di area US$77.000. Secara keseluruhan, Bitcoin mencatat kenaikan impresif sekitar 23% dalam sepekan, menjadikannya salah satu periode terbaiknya sepanjang tahun 2024. Reli dahsyat ini tidak lepas dari fenomena Short Seller Kena Bantai, Liquidasi US$1,2 Miliar Dorong Bitcoin ke US$77K, sebuah peristiwa yang secara signifikan memengaruhi dinamika pasar.

Gelombang Likuidasi Besar-besaran Picu Reli Bitcoin

Data terkini dari CoinGlass menunjukkan adanya gelombang likuidasi posisi short dalam jumlah masif yang terjadi bersamaan dengan lonjakan harga Bitcoin. Dalam kurun waktu 24 jam, total likuidasi di pasar kripto diperkirakan mencapai US$1,4 miliar. Angka yang mencengangkan datang dari posisi short, yang menyumbang sekitar US$1,21 miliar dari total tersebut. Peristiwa ini berdampak pada lebih dari 178.000 trader yang mendadak harus menelan kerugian akibat posisi short mereka dilikuidasi.

Lebih detail lagi, ketika Bitcoin mulai bergerak menembus area US$77.000 dalam rentang waktu 24 jam, pasar kripto secara keseluruhan mencatat likuidasi senilai US$1,4 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar US$1,37 miliar secara spesifik berasal dari posisi short, berdasarkan data CoinGlass. Gelombang likuidasi ini tidak hanya terjadi dalam satu hari. Laporan dari CoinDesk mengindikasikan bahwa total likuidasi posisi short selama dua hari berturut-turut telah melampaui US$4 miliar, dengan likuidasi massal pada hari Kamis menjadi salah satu yang terbesar sejak tahun 2021. Fenomena Short Seller Kena Bantai, Liquidasi US$1,2 Miliar Dorong Bitcoin ke US$77K ini memang menjadi sorotan utama pergerakan pasar.

ETF Bitcoin Juga Menjadi Motor Penggerak

Di luar pasar derivatif yang bergejolak, reli Bitcoin juga mendapat dorongan signifikan dari peningkatan arus dana masuk ke spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat. Pada tanggal 20 Agustus, spot Bitcoin ETF membukukan net inflow sebesar US$606,29 juta, menandai arus masuk harian terbesar sejak 1 Mei 2026. Produk IBIT dari BlackRock menjadi kontributor terbesar, menyumbang US$502,99 juta dari total tersebut. Sepanjang minggu yang sama, laporan juga mencatat total arus masuk ke Bitcoin ETF mencapai sekitar US$1,92 miliar.

Bitcoin Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meskipun reli Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kekuatan yang luar biasa, harganya saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicetak. Pada 6 Oktober 2025, Bitcoin sempat mencapai puncaknya di US$126.198,07. Dengan harga yang kini bergerak di kisaran US$77.000, Bitcoin masih tertinggal sekitar 39% dari level historis tertingginya. Namun demikian, lonjakan terbaru ini tetap menjadi salah satu reli terkuat yang disaksikan pasar dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan lebih dari 22% sepanjang pekan ini dan sempat menyentuh area US$79.000, menunjukkan momentum positif yang signifikan.

Peristiwa Short Seller Kena Bantai, Liquidasi US$1,2 Miliar Dorong Bitcoin ke US$77K ini menjadi pengingat akan volatilitas inheren di pasar aset digital. Para pelaku pasar terus memantau pergerakan selanjutnya, menimbang antara potensi keuntungan dan risiko yang ada. Bagi investor yang tertarik untuk berpartisipasi dalam pasar Bitcoin, platform seperti Tokocrypto yang resmi dan diawasi oleh OJK menawarkan kemudahan untuk memulai investasi, bahkan dengan modal sekecil Rp1.700.

Pergerakan pasar kripto yang dinamis, dipicu oleh likuidasi besar-besaran dan arus dana ETF yang positif, menunjukkan minat institusional yang terus tumbuh terhadap Bitcoin. Meskipun rekor tertinggi belum terlampaui, tren kenaikan yang terjadi memberikan optimisme bagi para investor dan analis mengenai potensi masa depan aset digital ini.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar