Poros Informasi – Bitcoin (BTC) menunjukkan ketangguhannya sebagai aset digital utama dunia, meski terkoreksi dalam 24 jam terakhir. Harga BTC saat ini berada di $114.268,79 per koin, dengan kapitalisasi pasar $2,27 triliun.
Bitcoin Stabil, Koreksi Hanya Sementara?

Meskipun mengalami penurunan harga harian sebesar -0,28%, Bitcoin tetap menjadi aset dengan likuiditas tinggi, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $55 miliar. Penurunan tipis sebesar -0,04% dalam satu jam terakhir mengindikasikan stabilisasi setelah aksi ambil untung. Data historis 90 hari menunjukkan tren naik yang kuat. Koreksi ini bersifat sementara karena pasar sedang berkonsolidasi setelah mencapai rekor tertinggi $123.091,61 beberapa minggu lalu.
Fundamental Bitcoin Masih Solid
Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Pasokan yang beredar sebanyak 19,90 juta BTC dari total maksimum 21 juta BTC, menunjukkan 94,77% pasokan telah beredar. Kelangkaan ini mendorong nilai jangka panjang Bitcoin. Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $2,399 triliun, menunjukkan potensi nilai pasar jika semua Bitcoin telah ditambang.
Volatilitas dan Faktor Pemicu Harga
Dalam seminggu terakhir, Bitcoin turun -3,69%, mencerminkan tekanan pasar dari faktor makroekonomi global dan kehati-hatian investor menjelang keputusan suku bunga The Fed. Ini bisa menjadi sinyal konsolidasi sebelum potensi breakout berikutnya. Harga harian berfluktuasi dalam kisaran yang sempit, mengindikasikan akumulasi posisi oleh pelaku pasar besar (whales) atau institusi yang menanti momentum baru.
Faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi harga Bitcoin:
- Sentimen Pasar: Berita positif atau negatif dapat memicu aksi beli atau jual.
- Regulasi: Kebijakan pemerintah terhadap kripto dapat memengaruhi harga.
- Adopsi Institusional: Peningkatan investasi dari perusahaan besar dapat mendorong harga naik.
- Kondisi Makroekonomi: Inflasi, suku bunga, dan faktor ekonomi lainnya dapat memengaruhi minat investor terhadap Bitcoin.
Prospek Bitcoin: Rebound atau Koreksi Lanjutan?
Analis sepakat bahwa koreksi saat ini adalah bagian dari dinamika pasar alami setelah reli besar-besaran. Dengan dasar teknikal dan fundamental yang kuat, Bitcoin berpotensi rebound kembali ke atas $120.000 dalam beberapa minggu ke depan, terutama jika ada pemicu makro yang mendukung seperti:
- Pelonggaran Kebijakan Moneter: Penurunan suku bunga dapat mendorong investor mencari aset berisiko seperti Bitcoin.
- Adopsi Lebih Lanjut: Peningkatan adopsi oleh perusahaan dan negara dapat meningkatkan permintaan Bitcoin.
- Inovasi Teknologi: Pengembangan teknologi baru seperti Lightning Network dapat meningkatkan skalabilitas dan kegunaan Bitcoin.
Koreksi jangka pendek Bitcoin hingga ke level $114 ribu dilihat oleh sebagian investor sebagai peluang akumulasi. Dengan lebih dari 94% total pasokan telah beredar, dan meningkatnya adopsi institusional, Bitcoin tetap menjadi aset kripto unggulan dalam portofolio investor jangka panjang.
Jika volatilitas adalah harga yang harus dibayar untuk peluang pertumbuhan luar biasa, maka Bitcoin telah membuktikan dirinya sebagai salah satu aset digital paling tahan uji dalam sejarah pasar keuangan modern.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.






