Poros Informasi – 08 Agustus 2026 | Harga Bitcoin Bidik US$67.500, Trader Kalshi Mulai Bullish meski BTC Masih Tertahan. Aset kripto terbesar ini kembali menjadi pusat perhatian setelah para trader di pasar prediksi Kalshi menunjukkan optimisme yang cukup tinggi terhadap potensi penembusan level US$67.500 pada bulan Agustus. Meskipun demikian, Bitcoin masih harus berjuang melewati rintangan teknis yang signifikan di sekitar US$65.500 dan belum sepenuhnya terbebas dari tekanan.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.953. Level US$65.500 kini menjadi hambatan terdekat yang krusial bagi para pembeli untuk ditembus demi membuka jalan bagi kenaikan lebih lanjut. Di sisi lain, analis CryptoQuant, Joao Wedson, berpendapat bahwa Bitcoin belum mencapai area undervalued yang biasanya menjadi indikator pembentukan bottom pasar yang besar. Hal ini mengindikasikan bahwa prospek Bitcoin masih perlu dicermati dengan hati-hati, meskipun arus masuk dana ke ETF Bitcoin mulai memberikan dukungan.
Bitcoin Berjuang di Bawah Cost Basis Holder Jangka Pendek
Salah satu level kunci yang terus dipantau oleh pasar adalah short-term holder realized price Bitcoin, yang berada di sekitar US$67.523. Angka ini merepresentasikan rata-rata harga pembelian investor yang baru saja masuk ke pasar dalam periode relatif singkat. Selama Bitcoin masih diperdagangkan di bawah level ini, pemulihan harga berpotensi menghadapi tekanan jual. Investor yang mengakumulasi Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir mungkin akan tergoda untuk menjual ketika harga mendekati titik impas mereka. Kondisi ini menjadikan area US$67.500 sebagai zona krusial. Jika Bitcoin berhasil menembus area ini, pasar akan menyaksikan pertarungan antara pembeli yang mengincar breakout dan para holder jangka pendek yang ingin keluar tanpa kerugian.
Saat ini, selisih antara harga Bitcoin dan cost basis short-term holder telah menyempit menjadi sekitar US$2.571, yang merupakan jarak terkecil sejak 21 Juli. Semakin dekat Bitcoin dengan level ini, semakin besar potensi peningkatan volatilitas pasar. Ini menegaskan kembali bahwa Bitcoin Bidik US$67.500, Trader Kalshi Mulai Bullish meski BTC Masih Tertahan adalah narasi yang relevan saat ini.
Kalshi Memberi Peluang 54% Bitcoin Tembus US$67.500
Para trader di Kalshi masih melihat adanya kemungkinan pemulihan Bitcoin di bulan Agustus. Pasar prediksi tersebut memberikan peluang sebesar 54% bahwa Bitcoin dapat bergerak melampaui US$67.500 sebelum akhir bulan. Namun, ekspektasi terhadap target harga yang lebih tinggi mulai menunjukkan penurunan. Peluang Bitcoin mencapai US$70.000 diperkirakan sekitar 31%, sementara potensi menembus US$72.500 hanya sebesar 13%. Data ini mengindikasikan bahwa para trader masih cukup optimis terhadap pemulihan jangka pendek, namun belum memperkirakan reli besar dalam waktu dekat.
Sikap hati-hati ini cukup beralasan mengingat Agustus secara historis sering kali menjadi bulan yang cenderung lemah bagi Bitcoin dan pasar kripto secara umum. Oleh karena itu, meskipun peluang menuju US$67.500 masih terbuka, para trader tetap memperhitungkan risiko koreksi. Kalshi juga mencatat bahwa peluang BTC ke US$67.500 sempat mengalami penurunan enam poin persentase, menandakan sebagian trader mulai lebih berhati-hati setelah Bitcoin gagal menembus resistensi jangka pendek dengan kuat. Situasi ini kembali menggarisbawahi bahwa Bitcoin Bidik US$67.500, Trader Kalshi Mulai Bullish meski BTC Masih Tertahan, namun perlu kewaspadaan.
ETF Bitcoin Tetap Menjadi Penopang Utama
Di tengah tekanan teknis yang ada, ETF spot Bitcoin terus memberikan sokongan positif bagi pasar. ETF Bitcoin tercatat mencatatkan inflow mingguan sekitar 11.792 BTC, yang setara dengan nilai kurang lebih US$754 juta. Angka ini merupakan salah satu inflow mingguan terbaik sepanjang tahun ini. Masuknya dana segar ke dalam ETF menunjukkan bahwa permintaan institusional terhadap Bitcoin masih bertahan kuat, meskipun harga aset digital ini belum mampu menembus level resistensi utama.
Inflow ETF berpotensi membantu menyerap pasokan yang ada di pasar dan memberikan bantalan terhadap tekanan jual dari para holder jangka pendek. Jika arus dana ini terus berlanjut, Bitcoin akan memiliki peluang yang lebih besar untuk menguji kembali level US$65.500 dan bergerak menuju target US$67.500. Namun, dukungan dari ETF ini perlu dikonfirmasi dalam beberapa pekan mendatang. Jika inflow mulai melemah atau bahkan berubah menjadi outflow, momentum pemulihan BTC dapat kembali tertekan.
Bitcoin Belum Tentu Mencapai Titik Terendah
Meskipun Bitcoin masih mampu bertahan di atas beberapa level support on-chain, Joao Wedson dari CryptoQuant berpandangan bahwa BTC belum mencapai zona undervalued ekstrem yang biasanya terlihat saat pasar membentuk titik terendah yang signifikan. Dari sudut pandang ini, pergerakan harga saat ini lebih menyerupai koreksi normal daripada konfirmasi bahwa Bitcoin telah menyelesaikan fase penurunannya. Hal ini berarti peluang pemulihan tetap ada, namun risiko penurunan harga belum sepenuhnya hilang.
Jika Bitcoin gagal menembus level US$65.500, harga berpotensi kembali berkonsolidasi atau bahkan menguji level support yang lebih rendah. Untuk saat ini, level US$65.500 menjadi fokus utama sebagai resistensi jangka pendek, sementara US$67.500 menjadi target utama yang juga berdekatan dengan cost basis holder jangka pendek. Kemampuan Bitcoin untuk menembus US$65.500 dengan volume transaksi yang kuat akan membuka peluang menuju US$67.500. Sebaliknya, jika harga tertolak di area tersebut, tekanan jual dari holder jangka pendek dan sentimen musiman bulan Agustus dapat kembali membatasi kenaikan BTC. Secara keseluruhan, prospek Bitcoin mulai menunjukkan perbaikan berkat inflow ETF dan optimisme dari trader Kalshi, namun aset digital ini masih perlu membuktikan kekuatannya di atas level resistensi utama sebelum pasar dapat menyimpulkan bahwa reli baru benar-benar dimulai. Narasi Bitcoin Bidik US$67.500, Trader Kalshi Mulai Bullish meski BTC Masih Tertahan tetap menjadi sorotan utama.







