CLARITY Act Lolos, XRP Siap Meroket 100%? Analis Prediksi Tembus $1 dan Lebih Tinggi!

Amalia Citra

Amalia Citra

CLARITY Act Lolos, XRP Siap Meroket 100%? Analis Prediksi Tembus $1 dan Lebih Tinggi!
CLARITY Act Lolos, XRP Siap Meroket 100%? Analis Prediksi Tembus $1 dan Lebih Tinggi!

Poros Informasi – 12 Agustus 2026 | Harga XRP kembali menjadi sorotan tajam di pasar aset digital. Setelah sempat mengalami koreksi dan turun di bawah level psikologis US$1, aset kripto ini menunjukkan ketahanan yang mengagumkan dengan cepat memantul kembali ke zona positif. Pergerakan ini memicu spekulasi hangat di kalangan analis, terutama terkait potensi dampaknya jika CLARITY Act di Amerika Serikat segera disahkan. Banyak yang bertanya-tanya, XRP Berpeluang Reli 100% jika CLARITY Act Lolos, Tembus $1? Pertanyaan ini bukan tanpa dasar, mengingat pentingnya kejelasan regulasi bagi masa depan XRP.

Analis terkemuka, Gareth Soloway, mengamati bahwa penurunan singkat XRP di bawah US$1 bukanlah tanda kelemahan, melainkan sinyal teknikal yang menarik. Menurutnya, level US$1 seringkali menjadi area psikologis krusial yang memicu pemicu stop-loss bagi para trader ritel dan menyebabkan likuidasi posisi. Namun, kecepatan XRP pulih dan kembali menembus US$1 justru menunjukkan adanya kekuatan pembeli yang agresif. Pola ini, yang diidentifikasi Soloway sebagai ‘bottoming tail’, merupakan sinyal teknikal yang seringkali muncul ketika tekanan jual jangka pendek mulai mereda dan pasar bersiap untuk pemulihan.

Tim Riset Tokocrypto mengamini bahwa penembusan level psikologis penting seperti US$1 memang dapat memicu reaksi berantai dari stop-loss. Namun, XRP menunjukkan anomali dengan tidak bertahan lama di bawah level tersebut. Pemulihan yang cepat ini diinterpretasikan sebagai indikasi kuat adanya minat beli substansial yang masuk saat harga mengalami penurunan. Soloway lebih lanjut menjelaskan bahwa pola semacam ini berpotensi menandakan bahwa pasar mulai menemukan area support jangka pendek yang solid. Struktur candle ‘bottoming tail’ ini, meskipun menjanjikan, tetap memerlukan konfirmasi lebih lanjut melalui pergerakan harga selanjutnya.

Support Kunci dan Potensi Breakout

Secara teknikal, Soloway menyoroti pola wedge jangka panjang yang sebelumnya berhasil ditembus oleh XRP. Meskipun breakout awal tersebut belum serta-merta memicu reli besar dan harga sempat mengalami sedikit penurunan, hal ini tidak selalu berarti negatif. XRP justru terlihat sedang membangun zona support yang kuat di kisaran US$0,96 hingga US$0,97. Area ini berpotensi menjadi benteng pertahanan utama bagi para pembeli. Jika level support ini mampu bertahan, peluang pemulihan jangka pendek bagi XRP akan semakin terbuka lebar. Sebaliknya, jika support ini jebol, tekanan jual dapat kembali meningkat dan mendorong harga untuk menguji level yang lebih rendah.

Soloway masih melihat adanya ‘green shoots’ atau tanda-tanda awal stabilisasi pada grafik XRP, meskipun struktur harga secara keseluruhan belum sepenuhnya bersih. Ini menunjukkan bahwa di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi, XRP mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

CLARITY Act: Katalis Utama Pengubah Arah?

Faktor eksternal yang paling dinantikan dan berpotensi menjadi katalis utama bagi pergerakan XRP adalah perkembangan CLARITY Act di Amerika Serikat. RUU ini dirancang untuk menciptakan kerangka regulasi yang jelas bagi pasar aset digital di AS, sekaligus mendefinisikan ulang pembagian tugas antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa Senat AS belum melanjutkan pemungutan suara terkait RUU ini sebelum reses Agustus. Pemimpin Mayoritas Senat, John Thune, mengindikasikan bahwa pembahasan akan dilanjutkan pada bulan September. Namun, peluang pengesahan RUU ini di tahun ini masih menjadi perdebatan mengingat waktu yang semakin sempit menjelang pemilihan sela AS.

Proses pembahasan RUU ini juga tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk isu-isu etika, kekhawatiran dari komunitas perbankan, serta perdebatan mengenai kepentingan politik dalam industri kripto. Bagi XRP, kejelasan regulasi yang ditawarkan oleh CLARITY Act sangat krusial. Aset ini telah bertahun-tahun menjadi subjek sensitif terkait isu hukum dan status regulasinya di AS. Jika CLARITY Act berhasil disahkan, baik pada bulan September maupun Oktober, sentimen pasar terhadap XRP diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan.

Prediksi Analis: Reli 50% hingga 100%?

Menanggapi potensi dampak CLARITY Act, Soloway memperkirakan bahwa pengesahan RUU ini dapat mendorong harga XRP untuk menguat sebesar 50% hingga 100%. Ia menilai bahwa lonjakan sebesar itu sangat masuk akal, mengingat rekam jejak XRP pada siklus pasar sebelumnya. Target awal yang disorot oleh Soloway berada di kisaran US$1,50 hingga US$1,55. Level ini merupakan area resistance penting yang telah diuji oleh XRP sebanyak tiga kali sebelumnya dan belum berhasil ditembus secara meyakinkan. Jika XRP mampu menembus zona US$1,50 – US$1,55 dengan kuat, peluang kenaikan lanjutan akan terbuka lebar.

Namun, jika harga kembali tertolak di area tersebut, XRP kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi sebelum mencoba mengulang reli berikutnya. Dengan kata lain, meskipun CLARITY Act berpotensi menjadi katalis penguat yang signifikan, konfirmasi dari pergerakan harga melalui penembusan resistance utama tetap menjadi faktor penentu. Dengan demikian, pertanyaan XRP Berpeluang Reli 100% jika CLARITY Act Lolos, Tembus $1? kini semakin mengarah pada potensi bullish yang kuat, namun dengan catatan penting pada validasi teknikal dan persetujuan regulasi.

Titik Krusial XRP Menanti Kepastian Regulasi

Saat ini, XRP berada di persimpangan jalan yang krusial. Pemulihan cepat dari bawah level US$1 memberikan sinyal positif bahwa para pembeli masih kuat mempertahankan level psikologis tersebut. Area support US$0,96 hingga US$0,97 menjadi kunci untuk menjaga struktur pemulihan agar tidak rusak. Di sisi lain, target utama kenaikan ada di area US$1,50 hingga US$1,55, yang sangat bergantung pada perbaikan sentimen regulasi.

Penembusan kuat di atas zona tersebut akan membuka potensi kenaikan yang lebih besar lagi. Namun, risiko tetap mengintai. Ketidakpastian mengenai pengesahan CLARITY Act dan hambatan dalam proses negosiasi di Senat masih menjadi tantangan. Jika pembahasan kembali tertunda, sentimen terhadap XRP dapat melemah dan harga berisiko kembali bergerak dalam rentang sideways. Secara keseluruhan, outlook XRP menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pasca-rebound dari bawah US$1. Namun, realisasi reli besar yang diprediksi mencapai 50% hingga 100% masih sangat bergantung pada dua faktor utama: kemampuan harga mempertahankan support jangka pendek dan perkembangan positif dari CLARITY Act dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar