CLARITY Act Mengguncang Pasar Kripto: XRP, SOL, dan ADA Siap Meroket?

Amalia Citra

Amalia Citra

CLARITY Act Mengguncang Pasar Kripto: XRP, SOL, dan ADA Siap Meroket?
CLARITY Act Mengguncang Pasar Kripto: XRP, SOL, dan ADA Siap Meroket?

CLARITY Act Bisa Jadi Katalis Altcoin, XRP, SOL, dan ADA Paling Diuntungkan?

Poros Informasi – 19 Juli 2026 | Pasar aset digital global menunjukkan geliat positif dengan kenaikan kapitalisasi pasar mencapai 1,27% menjadi sekitar US$2,19 triliun. Di tengah euforia ini, Bitcoin kokoh bertahan di atas US$64.000, Ethereum melampaui US$1.800, sementara XRP bergerak mendekati US$1,08. Perhatian pasar kini tertuju pada CLARITY Act, sebuah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang berpotensi memberikan kepastian regulasi bagi aset digital. Jika disahkan, CLARITY Act diperkirakan akan membagi kewenangan pengawasan aset kripto antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). CFTC akan bertanggung jawab atas pasar komoditas digital spot, sementara SEC akan fokus pada sekuritas dan aktivitas penggalangan dana. Kejelasan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor institusional dan mengurangi ketidakpastian bagi para pelaku industri, termasuk bursa (exchange), kustodian, dan penyedia layanan kripto lainnya.

Meskipun prospeknya menjanjikan, CLARITY Act belum sepenuhnya lolos dari Senat. Laporan menyebutkan adanya pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan Senator Republik, namun teks terbaru dari RUU tersebut belum dirilis. Trader di platform Polymarket bahkan menurunkan peluang pengesahan CLARITY Act pada tahun 2026 menjadi 39%. Kendati demikian, Representative Bryan Steil menyuarakan optimisme. Dalam wawancara dengan Fox News pada 17 Juli, ia menyatakan bahwa persetujuan Senat bisa saja terjadi dalam pekan berikutnya, seraya menekankan urgensi penetapan standar regulasi kripto yang jelas di Amerika Serikat. Keberadaan CLARITY Act Bisa Jadi Katalis Altcoin, XRP, SOL, dan ADA Paling Diuntungkan? menjadi pertanyaan krusial yang dijawab oleh analisis pasar.

XRP Berpotensi Menuai Manfaat dari Kepastian Regulasi

XRP menjadi salah satu altcoin yang diprediksi akan paling diuntungkan jika CLARITY Act berhasil disahkan. Saat ini, harga XRP diperdagangkan di kisaran US$1,08, mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati. Dengan adanya kepastian regulasi, ketidakjelasan terkait transaksi XRP, layanan bursa, dan potensi adopsi institusional diharapkan dapat berkurang. Hal ini berpotensi mendorong bank dan perusahaan pembayaran untuk kembali menjajaki produk yang dibangun di atas XRP Ledger. Minat terhadap Exchange-Traded Fund (ETF) spot XRP juga kembali menunjukkan tanda-tanda positif. Data dari SoSoValue mencatat arus masuk harian hampir US$7 juta untuk produk ini, dengan total akumulasi arus masuk mencapai sekitar US$1,49 miliar. Permintaan ETF yang kuat dapat membantu menyerap tekanan jual dan mendukung pemulihan harga XRP secara lebih stabil. Secara teknikal, XRP perlu menembus level resistensi awal di US$1,10, kemudian US$1,15 dan US$1,16. Untuk mematahkan tren bearish yang lebih luas, XRP perlu merebut kembali level US$1,25. Sementara itu, support terdekat berada di US$1,03, dan penembusan level ini dapat memicu penurunan lanjutan.

Solana (SOL) Menanti Dorongan Institusi

Solana (SOL) juga masuk dalam daftar altcoin yang berpotensi mendapatkan dorongan signifikan dari CLARITY Act. Harga SOL menunjukkan kenaikan tipis 0,52% menjadi sekitar US$74 dalam 24 jam terakhir, sedikit tertinggal dari kenaikan Bitcoin yang mencapai 1,69%. Solana sebelumnya sempat menghadapi ketidakpastian regulasi akibat klaim sekuritas dalam beberapa tindakan penegakan hukum oleh SEC terhadap bursa kripto. Jika CLARITY Act memberikan klasifikasi komoditas digital yang lebih jelas, risiko kepatuhan bagi bursa, kustodian, dan manajer investasi dapat berkurang. Kepastian ini membuka pintu bagi partisipasi institusional yang lebih besar di ekosistem Solana, yang telah aktif dalam berbagai sektor seperti staking, pembayaran, aplikasi terdesentralisasi (dApps), hingga aset tokenisasi. Dari sisi harga, SOL perlu mempertahankan level support di sekitar US$74 untuk menjaga peluang pemulihan jangka pendek. Jika level ini bertahan, SOL berpotensi menguji resistensi di US$76,50. Namun, kegagalan mempertahankan US$74 dapat meningkatkan tekanan jual, dengan target penurunan berikutnya di sekitar US$69,60.

Cardano (ADA) Berpotensi Meraih Manfaat Proporsional

Cardano (ADA) dinilai sebagai altcoin lain yang dapat memperoleh manfaat besar secara proporsional apabila CLARITY Act disahkan. Harga ADA melonjak 3,82% menjadi US$0,166 dalam 24 jam terakhir, mengungguli kenaikan pasar kripto secara keseluruhan yang berada di kisaran 1,24%. Serupa dengan Solana, Cardano juga pernah menghadapi ketidakpastian regulasi setelah disebut dalam klaim sekuritas oleh SEC dalam kasus yang melibatkan bursa besar. Klaim tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran bagi bursa dan penyedia layanan institusional. Jika aturan baru mampu memberikan batasan yang lebih jelas antara sekuritas dan komoditas digital, ADA berpotensi mendapatkan dorongan sentimen positif. Kejelasan regulasi dapat membuat pelaku pasar lebih nyaman dalam menyediakan layanan terkait Cardano. Secara teknikal, ADA perlu bertahan di atas US$0,16 untuk menjaga struktur pemulihan jangka pendek. Jika level ini berhasil dipertahankan, ADA berpeluang menguji kembali pivot di sekitar US$0,169. Sebaliknya, jika momentum melemah dan harga turun di bawah US$0,16, ADA berisiko terkoreksi menuju support di kisaran US$0,152. CLARITY Act Bisa Jadi Katalis Altcoin, XRP, SOL, dan ADA Paling Diuntungkan? adalah pertanyaan yang terus dijawab oleh perkembangan regulasi.

Tim Riset Tokocrypto menekankan bahwa saat ini, CLARITY Act masih bersifat katalis potensial, bukan kepastian. Jika RUU ini benar-benar disahkan, XRP, Solana, dan Cardano berpotensi menjadi tiga altcoin yang paling diuntungkan karena sebelumnya sangat terdampak oleh ketidakjelasan regulasi di Amerika Serikat. Namun, keberlanjutan reli harga masing-masing aset akan tetap bergantung pada support teknikal dan respons pasar institusional setelah aturan tersebut benar-benar berlaku.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar