Poros Informasi – Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung stagnan, Circle Internet Group Tokenized bStocks (CRCLB) justru mencuri perhatian dengan lonjakan harga 2,17 persen dalam 24 jam, mencapai 89,58 dollar AS. Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan indikasi kuat bahwa momentum tokenized equities atau saham yang ditokenisasi kembali memanas, didorong oleh perkembangan regulasi dari SEC, ekspansi strategis Ethena, serta terbentuknya koalisi baru yang berfokus pada sekuritas tokenisasi.
Fenomena CRCLB: Ketika Token Melawan Gravitasi Saham Asli

Dinamika Harga 24/7 vs. Jam Bursa
Lonjakan CRCLB ini menjadi sorotan khusus mengingat terjadi pada akhir pekan, periode di mana saham underlying Circle Internet Group (NYSE: CRCL) tidak aktif diperdagangkan di bursa saham tradisional. Ironisnya, pada penutupan perdagangan Jumat, 25 September 2026, saham CRCL justru mengalami penurunan 4,30 persen menjadi 89 dollar AS, bahkan melemah lebih lanjut di sesi after-hours.
Perbedaan mencolok ini menyoroti salah satu karakteristik fundamental dari tokenized stocks: pasar token beroperasi 24/7, memungkinkan dinamika penawaran dan permintaan di ekosistem kripto untuk sementara waktu menggerakkan CRCLB secara independen dari harga penutupan saham Circle.
Era Baru Tokenisasi Saham: Regulasi dan Infrastruktur Menguat
Terobosan Regulasi dari SEC
Kenaikan CRCLB ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Sektor tokenized equities memang sedang mengalami gelombang momentum baru. Pada 17 September, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengeluarkan "Innovation Exemption", sebuah pengecualian sementara dan bersyarat. Kebijakan ini membuka jalan bagi Tokenized Securities Venues tertentu untuk memperdagangkan saham NMS yang ditokenisasi secara on-chain melalui automated market makers (AMM) dan liquidity pools yang terotorisasi.
Meskipun ada persyaratan ketat, termasuk memastikan token memiliki hak dan manfaat yang setara dengan saham tradisional, langkah SEC ini merupakan tonggak penting yang memberikan kerangka regulasi lebih konkret bagi perdagangan saham berbasis blockchain di Amerika Serikat.
Koalisi Industri untuk Standar Tokenisasi
Momentum positif ini berlanjut pada 24 September dengan terbentuknya Issuer Sponsored Token Coalition, sebuah aliansi strategis antara Bullish dan Equiniti, didukung oleh pemain infrastruktur kunci seperti Alpaca, Apex Fintech Solutions, dan DriveWealth. Koalisi ini berambisi untuk mengembangkan standar, infrastruktur, dan kerangka operasional yang komprehensif untuk sekuritas yang ditokenisasi yang didukung oleh emiten. Pertemuan perdana dengan emiten dan pelaku pasar modal dijadwalkan di New York Stock Exchange pada 27 Oktober 2026. Perkembangan ini menegaskan narasi bahwa tokenisasi saham kini bergerak melampaui fase eksperimen kripto, menuju integrasi yang lebih dalam dengan infrastruktur pasar modal global.
DeFi Merangkul Token Saham: Ethena Jadi Pelopor
Integrasi bStocks dalam Strategi USDe
Katalis sektor lainnya datang dari ranah decentralized finance (DeFi). Pada 25 September, Ethena mengumumkan perluasan strategi backing untuk synthetic dollar USDe mereka, kini mencakup tokenized U.S. equities. Mereka akan memanfaatkan Binance bStocks sebagai aset spot dan equity perpetual futures sebagai instrumen hedging. Data dari Ethena menunjukkan bahwa Binance memegang open interest lebih dari 2,9 miliar dollar AS pada equity perpetuals.
Langkah ini menunjukkan bahwa bStocks mulai memiliki utilitas yang jauh lebih luas daripada sekadar memberikan eksposur kepada trader terhadap saham AS. Meski belum ada bukti langsung bahwa pengumuman Ethena secara spesifik mengalirkan dana ke CRCLB, ini jelas menjadi katalis signifikan bagi seluruh sektor tokenized equities.
Sentimen Campuran untuk Circle: Investasi Besar di Tengah Perubahan Internal
Suntikan Dana dan Kemitraan Strategis dari Binance
Dari perspektif perusahaan, Circle baru-baru ini mengamankan investasi substansial dari Binance. Pada 22 September, Binance mengumumkan investasi strategis senilai 100 juta dollar AS di Circle, sekaligus memperpanjang kemitraan komersial selama lima tahun. Kolaborasi ini berfokus pada perluasan adopsi USDC, khususnya di pasar negara berkembang. Binance akan meningkatkan promosi dan integrasi USDC di platformnya, sementara Circle akan menyediakan infrastruktur pendukung. Kesepakatan ini dipandang sebagai katalis positif jangka menengah bagi prospek distribusi USDC dan bisnis Circle secara keseluruhan.
Gejolak Manajemen di Circle
Namun, sentimen terhadap Circle tidak sepenuhnya seragam. Pada 25 September, Circle mengumumkan pengunduran diri CFO Jeremy Fox-Geen setelah lebih dari lima tahun menjabat. Ia akan tetap bertugas hingga Desember atau sampai penggantinya ditemukan. Di hari yang sama, co-founder P. Sean Neville juga mengundurkan diri dari dewan direksi karena alasan pribadi, dengan Circle menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak terkait dengan perselisihan operasional atau kebijakan perusahaan. Kombinasi berita ini menciptakan lanskap fundamental jangka pendek yang lebih beragam bagi Circle, kontras dengan narasi Real World Assets (RWA) yang sedang positif.
Membedah Reli CRCLB: Volume Tipis, Konfirmasi Dinanti
Analisis Teknis dan Prospek Jangka Pendek
Meskipun harga CRCLB menunjukkan kenaikan yang impresif, reli terbaru ini belum didukung oleh aktivitas perdagangan yang kuat. Volume perdagangan 24 jam tercatat anjlok sekitar 66,7 persen. Ini mengindikasikan bahwa kenaikan 2,17 persen terjadi di tengah transaksi yang lebih tipis, sehingga penguatan CRCLB belum dapat dikategorikan sebagai breakout dengan conviction tinggi.
Dalam jangka pendek, area 88 dollar AS menjadi level support krusial. Selama harga mampu bertahan di atas level ini, CRCLB berpeluang menguji kisaran 92–95 dollar AS. Penembusan level 92 dollar AS akan terlihat lebih meyakinkan jika disertai peningkatan volume perdagangan.
Faktor Pendorong dan Peringatan
Sebaliknya, pelemahan di bawah 88 dollar AS, terutama setelah perdagangan saham CRCL kembali dibuka, dapat mengembalikan token ke rentang harga sebelumnya. Untuk saat ini, kenaikan CRCLB lebih tepat dipandang sebagai konvergensi momentum sektor tokenized equities, perkembangan infrastruktur RWA, sentimen jangka menengah dari kemitraan Circle-Binance, serta price discovery 24/7 saat pasar saham AS tutup. Namun, penurunan volume lebih dari 60 persen adalah pengingat penting bahwa kenaikan ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Pergerakan saham CRCL ketika Wall Street kembali beroperasi dan kemampuan CRCLB untuk menembus 92 dollar AS dengan volume yang meningkat akan menjadi dua indikator utama yang patut dicermati.
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News porosinformasi.co.id untuk update berita kripto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






