Poros Informasi – Spekulasi tentang lonjakan harga Dogecoin (DOGE) kembali memanas. Analis kripto kenamaan, Ali Martinez, memperkirakan reli besar berikutnya untuk koin meme populer ini berdasarkan pola harga historis.
Pola Historis Sebagai Petunjuk

Dalam analisis terbarunya, Ali memaparkan grafik harga DOGE jangka panjang, menandai beberapa momen krusial. Ia menyoroti bahwa pada 2017, akhir 2020, dan awal 2021, DOGE melesat tajam setelah menyentuh batas bawah saluran paralel naik. Lonjakannya bahkan mencapai ribuan persen dalam hitungan bulan. Grafik yang dibagikan menunjukkan harga DOGE kini mendekati area support serupa, yang di masa lalu menjadi titik awal pergerakan eksplosif ke atas.
"Sejarah mengatakan $DOGE akan mencapai bulan selanjutnya!" cuit Ali, menunjukkan keyakinannya bahwa tren historis ini akan terulang. Meskipun Ali tak memberikan target harga spesifik, garis tren atas pada grafiknya mengindikasikan potensi kenaikan signifikan jika pola ini berulang.
Dari Meme Menjadi Raksasa Kripto
Diluncurkan pada 2013 sebagai candaan, Dogecoin kini menjadi salah satu aset digital ternama. Pergerakan harganya sering dipengaruhi tren viral di media sosial, dukungan selebriti, dan sentimen bullish pasar kripto secara umum.
Potensi Menuju Puncak Baru
Jika prediksi Ali terbukti benar, DOGE berpotensi memasuki babak baru dalam sejarahnya – bahkan mungkin menguji, atau bahkan melampaui, harga tertinggi sepanjang masa. Ini tentu menjadi kabar gembira bagi para investor yang telah lama menantikan momentum DOGE untuk kembali bersinar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto berisiko tinggi. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini murni informasi, bukan ajakan jual beli.






