Ethereum Berubah! Fusaka Buka Era Ekonomi Mikro di Blockchain?

Usman

Poros Informasi – Ethereum baru saja meluncurkan Fusaka, sebuah upgrade yang menjanjikan revolusi dalam dunia aplikasi Web3. Lebih dari sekadar peningkatan teknis, Fusaka berpotensi membuka jalan bagi model bisnis baru dan transaksi mikro yang sebelumnya tidak terbayangkan di blockchain.

Fusaka: Lebih dari Sekadar Skalabilitas

 Ethereum Berubah! Fusaka Buka Era Ekonomi Mikro di Blockchain?
Gambar Istimewa : media.ambito.com

Alih-alih berfokus pada peningkatan jumlah transaksi per detik (TPS), Fusaka memberikan kemampuan bagi jaringan Ethereum untuk menjadi fondasi yang kokoh bagi transaksi bernilai sangat kecil. Hal ini membuka peluang bagi lahirnya kategori produk dan layanan baru yang sebelumnya tidak layak secara ekonomi di dunia blockchain.

Apa Itu PeerDAS dan Mengapa Ini Penting?

Inti dari perubahan ini terletak pada EIP-7594: Peer Data Availability Sampling (PeerDAS). PeerDAS memungkinkan node untuk memverifikasi data blok secara lengkap tanpa harus mengunduh seluruhnya. Secara praktis, ini memangkas beban penyimpanan dan bandwidth, memungkinkan lebih banyak node untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan jaringan tanpa harus bergantung pada pusat data besar.

Hasilnya, kapasitas data rollup (blob) dapat diperluas dengan aman, memberikan ruang bagi Layer-2 (L2) untuk menurunkan biaya data secara signifikan. Jika biaya data dan biaya L2 dapat turun hingga di bawah satu sen, seperti yang dijanjikan oleh tim Ethereum, maka akan muncul peluang produk baru yang revolusioner.

Bayangkan micropayment untuk konten, di mana pengguna dapat membayar per paragraf yang mereka baca. Atau ekonomi sensor/IoT yang mengirim data berbayar per byte. Bahkan model game on-chain yang memungkinkan pemain membayar mikro untuk setiap aksi dalam game.

Ketika biaya menjadi sangat murah dan dapat diprediksi, pengembang dapat merancang pengalaman pengguna yang lebih mulus tanpa harus "menghitung gas" di setiap klik. Ini bukan sekadar peningkatan skalabilitas; ini adalah demokratisasi pengalaman digital berbayar.

Fitur Tambahan yang Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Fusaka juga meningkatkan batas gas L1 dari 45 juta menjadi 60 juta unit dan menambahkan R1 signature precompile untuk mempermudah penggunaan passkey pada aplikasi Ethereum. Fitur ini membuat proses login dan keamanan menjadi lebih mudah bagi pengguna awam.

Kombinasi ini memperkuat ekosistem Ethereum dari dua sisi: pengembang dapat memasukkan lebih banyak data per blok, sementara pengguna merasakan pengalaman yang lebih murah dan aman.

Tantangan dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Meskipun menjanjikan, Fusaka bukanlah solusi yang sempurna secara otomatis. Tim Ethereum menekankan bahwa peluncuran akan dilakukan secara hati-hati. Ini adalah perangkat lunak baru yang berjalan secara langsung untuk pertama kalinya, dan peningkatan kapasitas akan dilakukan secara bertahap melalui blob-only forks saat operator dan peneliti yakin bahwa semuanya aman.

Risiko teknis dan bug tetap ada, dan adopsi L2 membutuhkan waktu agar manfaat biaya dapat dirasakan secara luas. Oleh karena itu, pasar mungkin tidak langsung merayakannya, meskipun harga ETH sempat naik setelah pengumuman.

Apa yang Harus Dipantau Setelah Upgrade Fusaka?

Investor dan pengguna Ethereum disarankan untuk memperhatikan beberapa faktor kunci setelah upgrade Fusaka:

  • Rasio biaya per transaksi di L2: Penurunan biaya data yang konsisten akan menjadi sinyal kuat bahwa Fusaka bekerja sesuai harapan.
  • Adopsi rollup terhadap blob capacity: Apakah Arbitrum, Base, dan Optimism memanfaatkan ruang tambahan yang tersedia? Ruang ini adalah bahan bakar untuk aplikasi dengan volume tinggi.
  • Jumlah node ringan yang berpartisipasi: Ini adalah indikasi kesehatan desentralisasi jaringan.
  • Bug dan patch di minggu pertama: Peluncuran harus dilakukan dengan hati-hati, tetapi jaringan langsung berarti semua mata tertuju pada telemetri.

Fusaka: Infrastruktur untuk Ekonomi Mikro

Fusaka bukan hanya sekadar pembaruan teknis; ini membuka kemungkinan bagi Ethereum untuk menjadi lapisan infrastruktur bagi ekonomi mikro. Ini berarti model bisnis baru, transaksi mikro yang dapat diandalkan, dan aplikasi yang tidak perlu lagi mengkompromikan pengalaman pengguna karena "biaya gas".

Ini berbeda dari narasi skalabilitas klasik. Ini tentang menata ulang apa yang dapat dibangun di atas blockchain ketika biaya menjadi dapat diprediksi dan sangat rendah. Jika pengembang dan rollup dapat beradaptasi dengan cepat, kita mungkin akan melihat gelombang aplikasi Web3 yang jauh lebih ramah pengguna dalam 12-24 bulan ke depan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar