Poros Informasi – Pasar kripto kembali diwarnai volatilitas saat Ethereum (ETH) gagal mempertahankan momentum bullish di level psikologisnya. Berdasarkan data terbaru dari porosinformasi.co.id pada Selasa (6/10), harga ETH terpantau bergerak melemah sekitar 0,92% dalam 24 jam terakhir, menempatkan aset kripto terbesar kedua ini di kisaran $2.695,34.
Pelemahan ini terjadi setelah Ethereum sempat menunjukkan taringnya dengan menyentuh level $2.733,08. Namun, tekanan jual yang muncul membuat harga tergelincir kembali ke bawah ambang batas $2.700.

Analisis Teknis: Ethereum Kehilangan Momentum di Zona Kritis
Kegagalan Ethereum untuk bertahan di atas level $2.700 menjadi sorotan utama para trader hari ini. Level tersebut bukan sekadar angka, melainkan titik penentu apakah momentum penguatan jangka pendek akan berlanjut atau justru berbalik arah.
Tekanan Jual dan Aksi Ambil Untung
Melihat pergerakan harga, terlihat adanya tekanan jual yang cukup nyata. ETH sempat tertekan hingga menyentuh titik terendah harian di $2.679,36 sebelum akhirnya mencoba melakukan rebound tipis. Dalam satu jam terakhir, ETH masih menunjukkan penurunan sebesar 0,27%, yang mengindikasikan bahwa tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda.
Fenomena ini kemungkinan besar dipicu oleh aksi profit taking atau ambil untung oleh para investor. Mengingat performa Ethereum yang sangat impresif dalam beberapa bulan terakhir, wajar jika pelaku pasar mulai merealisasikan keuntungan saat harga tertahan di area resistance.
Menakar Kekuatan Tren: Koreksi atau Perubahan Tren?
Meskipun terlihat melemah dalam skala harian, jika kita menilik lebih jauh ke belakang, struktur pasar Ethereum sebenarnya masih sangat solid. Penurunan hari ini tidak serta-merta mengubah narasi jangka menengah menjadi bearish.
Performa Jangka Menengah yang Masih Agresif
Data menunjukkan bahwa Ethereum telah mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa:
- Kenaikan 30 hari: +7,25%
- Kenaikan 60 hari: +42,07%
- Kenaikan 90 hari: +53,60%
Dengan angka pertumbuhan mencapai lebih dari 50% dalam tiga bulan terakhir, koreksi saat ini lebih terlihat sebagai fase "pendinginan" atau konsolidasi sehat setelah reli panjang yang sangat agresif.
Volume Perdagangan dan Likuiditas Pasar
Aktivitas di pasar tetap sangat tinggi dengan volume perdagangan mencapai $11,48 miliar dalam 24 jam terakhir. Dengan kapitalisasi pasar yang menyentuh angka $329,27 miliar, likuiditas Ethereum tetap terjaga kuat. Namun, volume besar yang dibarengi penurunan harga menunjukkan adanya distribusi aset oleh pemegang besar.
Level Kunci yang Wajib Diwaspadai Trader
Bagi para pengamat pasar dan investor, ada dua zona krusial yang akan menentukan arah pergerakan Ethereum selanjutnya.
1. Area Support Terdekat
Level $2.679,36 menjadi benteng pertahanan terakhir yang sangat penting. Selama Ethereum mampu bertahan di atas level $2.680, maka skenario konsolidasi masih sangat mungkin terjadi dan peluang untuk kembali ke zona $2.700 tetap terbuka lebar.
2. Area Resistance Utama
Jika pembeli berhasil memenangkan pertarungan di level $2.700, maka target berikutnya adalah menguji kembali level tertinggi harian di $2.733. Jika level ini berhasil ditembus dengan volume yang kuat, maka momentum bullish baru akan tercipta.
Namun, perlu diwaspadai jika level $2.679 jebol, hal ini dapat memicu gelombang penurunan lebih lanjut karena pasar akan mencari pijakan baru di level yang lebih rendah.






