Gawat! Upgrade Ethereum Glamsterdam Ditunda, Ada Apa?

Usman

Gawat! Upgrade Ethereum Glamsterdam Ditunda, Ada Apa?

Poros Informasi – Kabar mengejutkan datang dari ekosistem Ethereum. Ethereum Foundation secara resmi mengumumkan penundaan implementasi upgrade protokol terbaru bertajuk "Glamsterdam" pada testnet Hoodi. Langkah ini diambil secara mendadak setelah munculnya kekhawatiran terkait potensi kerentanan pada interaksi smart contract yang dapat mengganggu stabilitas jaringan utama.

Mengapa Upgrade Glamsterdam Harus Dibatalkan?

Gawat! Upgrade Ethereum Glamsterdam Ditunda, Ada Apa?
Gambar Istimewa : s.w.org

Rencana awal yang menjadwalkan aktivasi Glamsterdam di testnet Hoodi pada 26 Oktober 2026 terpaksa dibatalkan. Keputusan krusial ini diumumkan oleh Ethereum Foundation pada 22 Oktober 2026 setelah tim pengembang menemukan adanya risiko teknis yang perlu ditelaah lebih dalam.

Ancaman pada Mekanisme Perhitungan Gas

Fokus utama dari penundaan ini terletak pada perubahan mekanisme perhitungan biaya gas (gas pricing). Pengembang sedang melakukan investigasi mendalam terhadap implementasi EIP-8037 dan EIP-8038. Kedua proposal ini bertujuan mengubah cara jaringan menetapkan biaya untuk pembuatan data baru.

Namun, terdapat kekhawatiran serius mengenai bagaimana perubahan ini berinteraksi dengan smart contract yang sudah berjalan di jaringan utama (mainnet). Jika tidak ditangani dengan hati-hati, perubahan ini berisiko mengganggu cara kontrak pintar menangani transaksi atau operasi yang gagal, yang pada akhirnya dapat memicu masalah keamanan atau kegagalan fungsi pada aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Mengenal Lebih Dekat Upgrade Glamsterdam

Bagi para investor dan pengembang, Glamsterdam merupakan salah satu tonggak penting dalam evolusi Ethereum. Upgrade ini dirancang untuk memacu efisiensi dan kapasitas jaringan secara signifikan. Beberapa fitur kunci yang dibawa dalam pembaruan ini meliputi:

  • ePBS (enshrined proposer-builder separation): Untuk meningkatkan desentralisasi dalam proses pembentukan blok.
  • BAL (block-level access lists): Optimasi dalam pengelolaan data transaksi.
  • Efisiensi Gas: Perubahan mekanisme biaya untuk mendukung pemrosesan transaksi yang lebih lancar.

Meskipun pengujian di testnet Sepolia telah berhasil dijalankan pada 6 Oktober 2026, kegagalan di Hoodi memaksa pengembang untuk kembali ke meja evaluasi guna memastikan keamanan sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

Dampak Bagi Pemegang Aset ETH dan Pengguna Mainnet

Banyak investor yang bertanya-tanya, apakah penundaan ini akan berdampak langsung pada harga atau penggunaan dompet digital? Jawabannya adalah tidak.

Pengembang menegaskan bahwa penundaan ini murni bersifat teknis pada level pengujian (testnet) dan tidak memerlukan tindakan apa pun dari pengguna mainnet. Seluruh aktivitas transaksi dan penggunaan dompet ETH tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Saat ini, target aktivasi Glamsterdam di mainnet masih diproyeksikan pada kuartal IV tahun 2026. Namun, jadwal pastinya masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh terhadap risiko kompatibilitas smart contract yang sedang dilakukan oleh tim pengembang.

Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau perkembangan terbaru melalui platform terpercaya seperti porosinformasi.co.id untuk mendapatkan informasi terkini mengenai dinamika protokol Ethereum.


Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Anda. Artikel ini hanya bersifat informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual aset tertentu.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar