Poros Informasi – Awan gelap menyelimuti pergerakan harga Hedera (HBAR) seiring tekanan jual yang mencapai level tertinggi tahun ini. Data pasar terkini mengindikasikan dominasi momentum bearish, menempatkan para trader dengan posisi long dalam situasi genting. Risiko likuidasi masif membayangi jika level support krusial gagal dipertahankan.
HBAR hingga kini masih terperangkap dalam tren penurunan yang telah berlangsung selama hampir dua bulan. Upaya pemulihan harga terus terhambat oleh aksi jual yang tak kunjung usai, membuat struktur pasar tetap rapuh. Saat artikel ini ditulis, HBAR diperdagangkan di sekitar US$0,117, hanya selangkah di atas zona support vital US$0,114.

Indikator Kritis Menjerit "Waspada"
MFI Menunjukkan Arus Modal Keluar
Indikator Money Flow Index (MFI) turut memperkuat sinyal bearish ini. MFI terpantau berada di bawah level netral 50, sebuah pertanda jelas bahwa arus modal keluar jauh lebih besar daripada arus masuk. Kondisi ini secara gamblang mencerminkan minimnya minat beli dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek pemulihan dalam waktu dekat.
Peta Likuidasi: Jutaan Dolar di Ujung Tanduk
Tekanan makroekonomi juga turut memperkeruh suasana, menambah daftar risiko penurunan lanjutan. Data peta likuidasi menunjukkan bahwa posisi long HBAR berada dalam kondisi yang sangat rentan. Jika harga HBAR menembus support krusial US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long berpotensi terlikuidasi secara paksa. Efek domino dari likuidasi ini diperkirakan akan mempercepat tekanan jual.
Ancaman ini akan semakin membesar jika harga tergelincir di bawah US$0,112. Pada level tersebut, potensi likuidasi posisi long diperkirakan dapat melonjak hingga lebih dari US$2,71 juta, atau setara dengan sekitar Rp43 miliar (dengan asumsi kurs Rp15.900/USD). Skenario ini berpotensi memicu spiral penurunan harga yang lebih dalam dan memperburuk sentimen pasar secara drastis.
Skenario Terburuk dan Harapan Pembalikan
Selama tren penurunan ini masih bercokol kuat, HBAR memiliki probabilitas tinggi untuk melanjutkan pelemahan menuju area US$0,109. Namun, secercah harapan untuk pemulihan tetap terbuka jika tekanan jual mulai mereda dan minat beli kembali muncul. Kenaikan berkelanjutan di atas US$0,120 dapat menjadi katalis positif untuk memperbaiki sentimen pasar. Lebih lanjut, penembusan level US$0,125 secara meyakinkan akan membatalkan pandangan bearish jangka pendek dan mengindikasikan potensi pembalikan tren yang lebih signifikan.
Peringatan dari Analis Poros Informasi
Tim Riset porosinformasi.co.id menekankan bahwa penumpukan posisi likuidasi di bawah harga saat ini menciptakan risiko "efek domino" yang mematikan. Sebuah penurunan harga sekecil apa pun berpotensi memicu penjualan otomatis massal yang akan memperdalam kejatuhan pasar secara instan dan brutal.
Mereka menambahkan, "Bagi investor, kondisi indikator teknikal yang sangat lemah ini merupakan peringatan keras untuk menghindari pembelian spekulatif saat harga sedang jatuh atau yang sering disebut ‘catching a falling knife’, sebelum adanya tanda pembalikan arah yang valid dan terkonfirmasi."
Untuk saat ini, seluruh mata pasar tertuju pada pergerakan HBAR, menantikan sinyal kuat apakah aset kripto ini mampu mempertahankan level support pentingnya, atau justru akan terjerembap ke dalam fase penurunan yang lebih dalam dan berkepanjangan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi dalam artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli.
porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






