Poros Informasi – Aset kripto Hedera (HBAR) kini berada di bawah tekanan jual yang masif, setelah mencatat koreksi lebih dari 10% dalam kurun waktu sepekan terakhir. Pelemahan ini bukan sekadar fluktuasi harga biasa, melainkan indikasi memburuknya struktur pasar, derasnya arus modal keluar, serta sentimen investor yang anjlok ke titik terendah dalam beberapa bulan terakhir. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan potensi penurunan harga hingga 20%, meskipun peluang untuk pemulihan masih terbuka lebar jika HBAR mampu mempertahankan level-level krusialnya.
Analisis Teknis: Pola "Head-and-Shoulders" Mengancam?
,080? Support US
,102 di Ujung Tanduk” />Dari perspektif analisis teknikal, pergerakan harga HBAR saat ini mendekati konfirmasi pola "head-and-shoulders", sebuah formasi grafik yang secara historis sering menjadi prekursor pembalikan tren dari bullish menjadi bearish. Garis leher (neckline) dari pola ini terletak di sekitar US$0,102.
Jika HBAR gagal bertahan dan mencatat penutupan harian di bawah level tersebut, skenario penurunan lebih dari 20% menuju area US$0,080 akan semakin menguat. Sinyal bearish ini diperkuat oleh indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang kini tergelincir di bawah level nol dan menembus garis dukungan menurunnya. Kondisi ini secara jelas mengindikasikan adanya penarikan modal yang signifikan, menandakan tekanan jual yang substansial, bukan sekadar pergerakan harga dengan volume transaksi yang rendah. Fenomena serupa terakhir terlihat pada awal Desember, yang kala itu berujung pada koreksi harga HBAR hampir 25%.
Indikator CMF dan Arus Modal Keluar
Penurunan CMF di bawah nol adalah alarm bagi para trader, menunjukkan bahwa tekanan jual mendominasi dan investor cenderung menarik modalnya dari aset tersebut. Ini bukan hanya pergerakan harga pasif, melainkan sebuah aksi jual aktif yang didorong oleh sentimen negatif.
Sentimen Pasar HBAR Terjun Bebas
Tekanan teknikal yang terlihat juga selaras dengan memburuknya sentimen pasar. Berdasarkan laporan BeInCrypto, tingkat pembicaraan positif mengenai Hedera di berbagai platform telah merosot ke titik terendah sejak akhir Oktober. Secara historis, pelemahan sentimen semacam ini seringkali menjadi pertanda awal penurunan harga yang lebih dalam. Sebagai contoh, pada November lalu, penurunan sentimen diikuti oleh koreksi harga dari sekitar US$0,17 ke US$0,13 dalam kurun waktu dua pekan. Situasi saat ini menunjukkan pola serupa, di mana sentimen negatif mendahului, sementara harga masih berjuang di atas area dukungan utama.
Sinyal Harapan di Tengah Tekanan: Akumulasi dan Potensi "Short Squeeze"
Meskipun tekanan bearish tampak mendominasi, beberapa data menunjukkan adanya minat beli yang muncul di level harga yang lebih rendah. Dalam dua hari terakhir, tercatat adanya arus keluar bersih (net outflow) dari bursa spot saat harga HBAR terkoreksi hampir 5%. Pada 24 Januari, arus keluar bersih mencapai sekitar US$1,41 juta, yang kemudian meningkat menjadi US$1,60 juta sehari setelahnya. Kondisi ini mengindikasikan adanya aksi beli saat harga turun atau akumulasi jangka menengah oleh investor yang melihat peluang.
Dinamika Pasar Derivatif
Dari pasar derivatif, data perpetual HBAR di Bitget mengungkapkan eksposur likuidasi posisi short mencapai sekitar US$7,40 juta, jauh lebih besar dibandingkan potensi likuidasi posisi long yang sebesar US$4,28 juta. Ketimpangan ini mencerminkan dominasi posisi bearish di kalangan trader. Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga yang relatif kecil berpotensi memicu "short squeeze", sebuah fenomena di mana trader yang memasang posisi short terpaksa membeli kembali aset untuk menutup kerugian, yang pada gilirannya dapat mendorong pemulihan harga secara cepat.
Level Kritis yang Akan Menentukan Nasib HBAR
Ke depan, pergerakan HBAR akan sangat ditentukan oleh beberapa level harga penting. Di sisi bawah, area US$0,100 – US$0,102 menjadi penopang krusial. Penutupan harian di bawah zona ini berpotensi mengonfirmasi kelanjutan tren penurunan. Sebaliknya, untuk meredam tekanan bearish, HBAR perlu merebut kembali level US$0,105 sebagai tanda stabilisasi awal. Ujian utama akan berada di US$0,112, yang bertepatan dengan resistance teknikal dan level Fibonacci penting.
Pandangan Ahli: "Divergensi Sentimen-Harga"
Menurut Tim Riset porosinformasi.co.id, data ini menyoroti fenomena "Divergensi Sentimen-Harga". Ketika kepercayaan publik (crowd confidence) runtuh sebelum harga benar-benar jatuh, itu biasanya adalah tanda bahaya bahwa pembeli potensial (dip buyers) sedang menyingkir. "Pasar kehilangan ‘bantalan’ psikologisnya. Jika level $0,10 gagal bertahan, ini bisa memicu cascade liquidation dari posisi long yang tersisa, mempercepat penurunan menuju target $0,08," ujar mereka.
Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: porosinformasi.co.id.
Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas US$0,112, pola bearish berpotensi gagal dan membuka jalan kenaikan menuju area US$0,128.
Arah HBAR di Persimpangan Jalan
Untuk saat ini, posisi HBAR masih berada di persimpangan. Tekanan jual dan sentimen negatif mendominasi, namun aksi beli saat koreksi serta posisi short yang menumpuk membuat peluang rebound belum sepenuhnya tertutup. Beberapa penutupan harian ke depan akan menjadi penentu arah selanjutnya bagi aset kripto ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.







