Poros Informasi – Pasar kripto kembali dihebohkan dengan performa gemilang Robinhood Tokenized bStocks (HOODB) yang berhasil menguat 2,58% dalam 24 jam terakhir, mencapai level US$124,89. Kenaikan ini jauh melampaui pergerakan pasar kripto secara umum yang cenderung stagnan. Sentimen positif ini didorong oleh rekor aktivitas di Robinhood Chain, blockchain Layer-2 besutan Robinhood, serta gelombang pertumbuhan aset saham ter-tokenisasi (tokenized stocks) yang kian masif.
Performa HOODB ini secara signifikan melampaui pertumbuhan kapitalisasi pasar kripto global yang pada periode yang sama hanya mencatat penguatan sekitar 0,68%. Dalam rentang waktu sepekan terakhir, HOODB bahkan telah membukukan kenaikan impresif lebih dari 16%, mengindikasikan momentum bullish yang kuat di tengah fluktuasi pasar. Lonjakan harga ini bertepatan dengan peningkatan drastis aktivitas di ekosistem Robinhood Chain, sebuah jaringan blockchain yang dirancang untuk menjembatani pasar keuangan tradisional dengan dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) melalui aset tokenized.

Robinhood Chain: Sang Raksasa Baru DeFi?
Ekosistem Robinhood Chain menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan eksplosif yang menarik perhatian para pelaku pasar kripto.
Volume Perdagangan DEX Meroket
Menurut data yang dihimpun CoinMarketCap, Robinhood Chain mencatat volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) mencapai sekitar US$3,7 miliar dalam 24 jam pada 5 September. Angka fantastis ini menandai rekor tertinggi sejak jaringan tersebut diluncurkan. Lonjakan ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan awal September, di mana data DeFiLlama menunjukkan volume DEX harian Robinhood Chain masih berkisar US$1,59 miliar pada 1 September.
Jembatan Tradisional ke DeFi
Robinhood Chain, yang dijadwalkan meluncurkan public mainnet pada 1 Juli 2026, merupakan jaringan Layer-2 berbasis Arbitrum. Desainnya yang inovatif bertujuan untuk mengintegrasikan pasar keuangan tradisional dengan ekosistem DeFi, salah satunya melalui perdagangan Stock Tokens 24/7 bagi pengguna yang memenuhi syarat. Pertumbuhan volume yang signifikan ini memperkuat persepsi bahwa strategi Robinhood untuk merambah lebih dalam ke pasar on-chain mulai membuahkan hasil dan mendapatkan traksi yang kuat dari komunitas.
Penting untuk dicatat bahwa HOODB, sebagai token yang memberikan eksposur ekonomi terhadap saham Robinhood Markets (NASDAQ: HOOD), berbeda dengan Stock Tokens yang diterbitkan langsung oleh Robinhood di Robinhood Chain. Oleh karena itu, rekor aktivitas jaringan tidak secara langsung menciptakan permintaan atau likuiditas untuk HOODB. Namun, fenomena ini secara tidak langsung meningkatkan sentimen positif terhadap saham Robinhood dan sektor tokenized equities secara lebih luas.
Tokenized Stocks: Masa Depan Investasi?
Fenomena pertumbuhan Robinhood Chain sejalan dengan meningkatnya minat terhadap tokenized stocks sebagai instrumen investasi baru.
Minat Investor Melonjak
Pada akhir Agustus hingga awal September, volume perdagangan mingguan tokenized equities sempat mendekati angka US$3 miliar. Robinhood Chain, bersama BNB Chain, dan Solana, menjadi beberapa jaringan blockchain yang memimpin aktivitas ini. Produk tokenized stocks yang ditawarkan Robinhood juga telah menarik basis pengguna yang besar dalam waktu singkat. Data awal September menunjukkan jumlah holder telah mencapai lebih dari 862.000, menggarisbawahi tingginya minat investor terhadap eksposur saham melalui teknologi blockchain.
Robinhood sendiri menyatakan bahwa Stock Tokens di jaringan barunya dapat diperdagangkan 24/7 dan dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas DeFi, termasuk lending atau sebagai jaminan (collateral), tentu saja dengan mempertimbangkan ketersediaan dan yurisdiksi yang berlaku. Perkembangan positif ini secara tidak langsung memberikan sentimen bullish terhadap HOODB, mengingat token ini merefleksikan kinerja saham induk Robinhood Markets.
Saham Induk dan Arah Pasar
Pergerakan saham induk Robinhood (NASDAQ: HOOD) tetap menjadi faktor krusial yang perlu diperhatikan.
Dinamika Saham HOOD
Saham HOOD sempat melonjak hampir 17% pada 3 September, menjadikannya salah satu saham dengan performa terbaik di S&P 500. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar kripto dan sejumlah analis yang meningkatkan outlook perusahaan. Namun, pada perdagangan 4 September, HOOD kemudian terkoreksi sekitar 2,09% ke US$122,11.
Perbedaan Harga: Tantangan Jangka Pendek
Dengan pasar saham AS yang tutup pada akhir pekan sementara HOODB masih dapat diperdagangkan di pasar kripto, perbedaan harga jangka pendek antara tokenized stock dan underlying equity perlu dicermati. Ketika Wall Street kembali dibuka, pergerakan saham HOOD berpotensi menjadi salah satu faktor penentu apakah reli HOODB dapat bertahan atau justru mengalami koreksi.
Analisis Teknis: Menuju US$130?
Dari perspektif analisis teknis jangka pendek, area US$120 menjadi level support krusial bagi HOODB.
Level Kritis US$120
Selama HOODB mampu bertahan di atas level tersebut dan sentimen positif terhadap ekosistem Robinhood tetap terjaga, harga memiliki peluang besar untuk kembali menguji level resistance di sekitar US$130. Keberhasilan menembus US$130 dapat memperpanjang momentum kenaikan kuat yang telah terjadi selama sepekan terakhir.
Outlook Jangka Pendek
Sebaliknya, penurunan di bawah US$120 dapat memicu aksi profit-taking dan membawa HOODB kembali menuju support berikutnya di sekitar US$115. Untuk jangka pendek, outlook HOODB masih cenderung cautiously bullish. Rekor aktivitas Robinhood Chain dan pertumbuhan tokenized equities menjadi pendorong sentimen positif, namun keberlanjutan reli ini masih membutuhkan konfirmasi dari aktivitas jaringan serta pergerakan saham Robinhood ketika pasar AS kembali beroperasi.
Investasi dan trading kripto yang aman dan terpercaya bisa Anda lakukan melalui platform terkemuka. Ikuti Google News Poros Informasi untuk update berita crypto terkini dan unduh aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. Poros Informasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






