Poros Informasi – 07 Agustus 2026 | Setelah mencatat kenaikan yang cukup impresif dalam beberapa hari terakhir, Pi Network (PI) kini mengalami koreksi tajam. Harga Pi Network turun 3,75%, Aksi ambil untung usai reli tekan pergerakan PI menjadi penyebab utama pelemahan ini, seiring dengan melemahnya sentimen altcoin secara keseluruhan. Meskipun tekanan jual meningkat, perhatian pasar tetap tertuju pada perkembangan jaringan Pi menjelang tenggat pembaruan Protocol 26 yang dijadwalkan pada 11 Agustus.
Dalam periode 24 jam terakhir, harga Pi Network terpantau turun sekitar 3,75% dan menyentuh level US$0,0876. Koreksi ini membuat PI berkinerja lebih lemah dibandingkan pasar kripto secara umum yang hanya mengalami pelemahan tipis. Pergerakan ini mengindikasikan bahwa faktor teknikal masih menjadi pendorong utama arah harga Pi dalam jangka pendek. Sebelumnya, PI sempat melonjak sekitar 15% dan menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan di kisaran US$0,096. Namun, area US$0,094–US$0,096 terbukti menjadi resistance yang sulit ditembus, memicu aksi jual oleh banyak pelaku pasar.
Aksi Ambil Untung Hentikan Reli PI
Penyebab utama turunnya harga Pi Network hari ini adalah aksi ambil untung setelah reli yang sangat kuat pada awal pekan. Banyak pelaku pasar memanfaatkan kenaikan tersebut untuk menjual asetnya, sehingga tekanan jual meningkat dan harga berbalik melemah. Menariknya, koreksi kali ini juga diiringi penurunan volume perdagangan sekitar 28,98%, yang mengindikasikan antusiasme pembeli mulai berkurang setelah reli sebelumnya. Kondisi ini mempertegas bahwa harga Pi Network turun 3,75% bukan tanpa sebab, melainkan bagian dari siklus pasar.
Sentimen Altcoin yang Melemah Ikut Membebani PI
Selain dipicu aksi profit taking, Pi Network juga terpengaruh oleh melemahnya sentimen di pasar altcoin. Dalam 24 jam terakhir, CMC Altcoin Season Index dilaporkan turun sekitar 8,11%, menandakan minat investor terhadap aset kripto selain Bitcoin sedang menurun. Di sisi lain, total volume perdagangan pasar kripto juga mengalami penurunan lebih dari 1,3%, mencerminkan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Bitcoin sendiri hanya mengalami koreksi ringan, sehingga penurunan Pi yang lebih dalam menunjukkan tekanan memang lebih besar terjadi pada kelompok altcoin.
Melemahnya sentimen pasar altcoin ini turut berkontribusi pada tekanan jual yang lebih besar pada PI. Investor yang sebelumnya optimis terhadap potensi kenaikan PI kini mulai berhati-hati, terutama melihat pergerakan pasar kripto secara umum yang cenderung stagnan atau menurun. Situasi ini membuat harga Pi Network turun 3,75% menjadi lebih signifikan dibandingkan aset kripto lain yang lebih mapan.
Fokus Pasar Beralih ke Pembaruan Protocol 26
Meskipun harga Pi Network sedang terkoreksi, perhatian investor masih tertuju pada pembaruan Protocol 26 yang menjadi agenda penting bagi ekosistem Pi Network. Seluruh operator node Mainnet diwajibkan memperbarui perangkat lunaknya sebelum 11 Agustus 2026 agar tetap terhubung ke jaringan. Pembaruan ini dipandang sebagai katalis fundamental yang dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek. Jika proses upgrade berjalan lancar dan diikuti peningkatan aktivitas jaringan, kepercayaan investor berpotensi kembali menguat.
Sebaliknya, apabila pembaruan tersebut tidak mampu menciptakan peningkatan utilitas maupun aktivitas ekosistem, dampak positifnya kemungkinan hanya bersifat sementara. Pasar akan terus memantau bagaimana eksekusi pembaruan ini akan memengaruhi adopsi dan utilitas Pi Network di masa depan. Perkembangan ini sangat krusial untuk menentukan apakah koreksi yang terjadi saat ini bersifat sementara atau menjadi awal dari tren penurunan yang lebih panjang.
Prospek Harga Pi Network Selanjutnya
Dalam jangka pendek, area US$0,089–US$0,090 menjadi zona support yang sangat penting untuk dipertahankan. Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, Pi Network masih memiliki peluang kembali menguji resistance di kisaran US$0,094–US$0,096. Namun, apabila support tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi membawa harga turun menuju area US$0,082–US$0,083. Oleh karena itu, arah pergerakan harga Pi Network dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan level support, respons pasar terhadap pembaruan Protocol 26, serta apakah tekanan dari distribusi token baru dapat diserap oleh permintaan yang masuk.
Investor perlu mencermati perkembangan teknis dan fundamental Pi Network. Aksi ambil untung yang mendorong harga Pi Network turun 3,75% ini bisa menjadi peluang bagi investor yang memiliki pandangan jangka panjang, namun kehati-hatian tetap diperlukan mengingat sentimen pasar altcoin yang masih belum pulih sepenuhnya. Pembaruan Protocol 26 akan menjadi penentu sentimen pasar selanjutnya.







