Pergerakan Pasar XRP Menunjukkan Tanda-Tanda Koreksi
Poros Informasi – 27 Agustus 2026 | Pasar aset kripto kembali menyaksikan pergerakan yang dinamis, kali ini giliran XRP yang menunjukkan tanda-tanda koreksi. Harga XRP terkoreksi 2,66% ke $1,40, mengindikasikan bahwa reli yang sempat terjadi mulai kehilangan momentumnya. Data terbaru per Kamis (27/8) menunjukkan harga XRP berada di kisaran $1,407744, dengan penurunan 2,31% dalam 24 jam terakhir. Perubahan harian yang tercatat sebesar -2,66% ini memperlihatkan adanya tekanan jual yang mulai menguat.
Pergerakan harga XRP dalam sehari terakhir cukup fluktuatif, sempat menyentuh level terendah di $1,363196 dan tertinggi di $1,445783. Rentang pergerakan ini mengindikasikan adanya tarik-menarik antara pelaku pasar, namun secara keseluruhan, tekanan jual terlihat cukup dominan. Meskipun demikian, pelemahan yang terjadi hari ini belum sepenuhnya menghapus catatan kinerja positif XRP dalam beberapa pekan terakhir. Dalam rentang 30 hari, XRP masih mampu mencatatkan kenaikan impresif sebesar 33,06%, sementara dalam 60 hari, penguatannya mencapai 34,10%. Bahkan, performa tujuh hari terakhir masih berada di zona positif dengan kenaikan signifikan 28,30%.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa penurunan saat ini lebih tepat diartikan sebagai sebuah koreksi sehat pasca-reli panjang, bukan sebagai sinyal perubahan tren jangka menengah secara fundamental. Fenomena Harga XRP terkoreksi 2,66% ke $1,40 ini lazim terjadi pada aset kripto yang mengalami kenaikan cepat.
Aksi Ambil Untung Menjadi Pemicu Utama Penurunan
Salah satu faktor utama yang paling mungkin menjelaskan penurunan harga XRP adalah aksi ambil untung atau profit taking dari para pelaku pasar. Kenaikan sebesar 28,30% dalam kurun waktu tujuh hari memberikan peluang keuntungan yang cukup besar bagi sebagian investor. Dalam situasi seperti ini, sangat wajar jika sebagian trader memilih untuk merealisasikan keuntungan mereka dengan menjual sebagian atau seluruh kepemilikan XRP. Tekanan jual inilah yang diperkirakan menjadi penyebab XRP turun dari area puncaknya di sekitar $1,44 dan sempat menyentuh level $1,36.
Penurunan semacam ini merupakan respons pasar yang umum terjadi setelah sebuah aset mengalami reli yang cepat dan agresif. Terlebih lagi, ketika aktivitas pembelian baru mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan atau pengurangan agresivitas dari para pembeli.
Kegagalan Mempertahankan Puncak Harian dan Pendinginan Momentum
XRP sempat mencapai level tertinggi harian di $1,445783, namun sayangnya tidak mampu mempertahankan posisi tersebut. Kegagalan untuk bertahan di dekat puncak harian ini menjadi indikasi kuat bahwa tekanan jual mulai muncul ketika harga bergerak naik. Situasi ini mencerminkan adanya pertarungan antara pembeli yang masih berharap adanya kenaikan lebih lanjut dan penjual yang ingin mengamankan keuntungan mereka.
Jika XRP terus menerus gagal menembus dan bertahan di area $1,44-$1,45, ada kemungkinan aset ini akan memasuki fase konsolidasi sebelum mencoba kembali untuk bergerak naik. Momentum mingguan XRP, meskipun masih positif dengan kenaikan 28,30% dalam tujuh hari, menunjukkan adanya pendinginan. Koreksi sebesar 2,66% ini mengindikasikan bahwa momentum jangka pendek mulai mereda. Kenaikan besar dalam waktu singkat sering kali membuat pasar menjadi lebih rentan terhadap koreksi teknikal.
Trader yang masuk lebih awal mungkin memilih untuk keluar ketika harga mulai kehilangan momentum, sementara pembeli baru mungkin menunggu harga berada pada level yang lebih menarik. Oleh karena itu, pelemahan hari ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa tren bullish XRP telah berakhir secara permanen.
Kapitalisasi Pasar dan Level Support Kunci
Penurunan harga XRP turut berdampak pada kapitalisasi pasarnya yang kini berada di kisaran $88,22 miliar, menempatkannya di posisi kelima berdasarkan kapitalisasi pasar. Volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $4,02 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan XRP masih tergolong tinggi, namun belum tentu menjadi bukti bahwa tekanan jual akan terus berlanjut dalam jangka panjang. Jika volume perdagangan meningkat signifikan saat harga turun, hal ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi indikasi adanya distribusi besar-besaran. Sebaliknya, jika tekanan jual berkurang dan volume pembelian mulai meningkat, peluang rebound atau pembalikan arah akan semakin terbuka.
Dari sisi teknikal jangka pendek, level $1,363196 menjadi area yang sangat krusial. Angka ini merupakan titik terendah yang dicapai XRP dalam 24 jam terakhir. Selama area ini mampu dipertahankan sebagai level support, koreksi yang terjadi masih dapat dianggap sebagai retracement dalam tren yang lebih besar. Namun, jika XRP menembus support ini dengan tekanan jual yang tinggi, risiko penurunan lanjutan akan semakin meningkat.
Di sisi lain, untuk mengindikasikan bahwa pembeli mulai mengambil kendali kembali, XRP perlu berhasil melewati kembali area $1,445783. Perlu dicatat juga bahwa Harga XRP terkoreksi 2,66% ke $1,40 ini masih menyisakan ruang yang cukup besar dari rekor tertingginya (ATH) di $3,84194. Performa positif dalam 30 dan 60 hari terakhir menunjukkan adanya pemulihan yang kuat, namun kenaikan tersebut juga meningkatkan kemungkinan terjadinya konsolidasi dan aksi ambil untung.
Analisis Penyebab Penurunan XRP
Secara keseluruhan, penurunan harga XRP sebesar 2,66% pada hari ini kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Aksi ambil untung setelah reli yang kuat, kegagalan mempertahankan area puncak harian, dan pendinginan momentum jangka pendek menjadi penyebab utamanya. Data yang tersedia saat ini tidak menunjukkan adanya katalis negatif spesifik dari ekosistem XRP yang menjadi penyebab tunggal penurunan ini. Oleh karena itu, pergerakan harga hari ini lebih tepat dibaca sebagai koreksi alami setelah XRP mengalami penguatan yang signifikan.
Untuk pergerakan jangka pendek, level $1,36 menjadi support utama yang perlu diperhatikan. Sementara itu, area $1,44-$1,45 menjadi target resistensi yang harus ditembus kembali oleh para pembeli. Jika XRP mampu bertahan di atas $1,36 dan kembali menembus $1,45, peluang rebound tetap terbuka. Namun, kehilangan level support penting tersebut dapat memperbesar risiko koreksi menuju level yang lebih rendah. Fenomena Harga XRP terkoreksi 2,66% ke $1,40, tekanan jual mulai menguat ini menjadi pengingat bagi investor untuk selalu waspada terhadap dinamika pasar kripto.







