Lonjakan 70 Kali Lipat Inflow ETF Solana Tak Goyahkan Harga SOL: Ada Apa di Balik Data Menggiurkan?

Amalia Citra

Amalia Citra

Lonjakan 70 Kali Lipat Inflow ETF Solana Tak Goyahkan Harga SOL: Ada Apa di Balik Data Menggiurkan?
Lonjakan 70 Kali Lipat Inflow ETF Solana Tak Goyahkan Harga SOL: Ada Apa di Balik Data Menggiurkan?

Lonjakan 70 Kali Lipat Inflow ETF Solana, tapi Harga SOL Masih Tertahan: Ada Apa di Balik Data Menggiurkan?

Poros Informasi – 18 Agustus 2026 | Pekan yang berakhir pada 14 Agustus 2026 mencatat sebuah fenomena menarik di pasar aset kripto. Produk Exchange-Traded Fund (ETF) Solana spot dilaporkan mengalami lonjakan inflow (dana masuk) yang fenomenal, mencapai angka US$10,26 juta. Angka ini merupakan peningkatan sekitar 70 kali lipat dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya mampu menarik dana masuk sebesar US$144.930. Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa ini adalah inflow mingguan terbaik untuk ETF Solana sejak 22 Mei. Namun, di tengah berita gembira ini, harga Solana (SOL) justru menunjukkan pergerakan yang terbatas, bahkan sempat mengalami pelemahan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai dampak nyata dari lonjakan inflow ETF Solana terhadap pergerakan harga aset digital tersebut.

Dua Produk Unggulan Mendominasi Lonjakan Inflow

Analisis lebih mendalam mengungkapkan bahwa lonjakan inflow ETF Solana ini sebagian besar didorong oleh dua produk utama: Bitwise Solana ETF (BSOL) dan Morgan Stanley Solana Trust (MSOL). BSOL berhasil menarik dana sebesar US$8,8 juta pada 10 Agustus, yang merupakan inflow harian terbesar produk tersebut sejak 12 Mei dan menjadi kontributor terbesar terhadap total inflow mingguan ETF Solana. Sehari kemudian, MSOL menyusul dengan mencatat inflow sebesar US$1,43 juta. Jika digabungkan, kedua produk ini hampir sepenuhnya membentuk total inflow mingguan sebesar US$10,26 juta. Sementara itu, produk ETF Solana lainnya seperti VanEck, Fidelity, 21Shares, Franklin Templeton, dan Grayscale tercatat tidak mencatat net flow positif sepanjang pekan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa lonjakan inflow Solana masih sangat terkonsentrasi pada produk-produk tertentu dan belum merata di seluruh ekosistem ETF Solana.

Tujuh Pekan Positif Berturut-turut, Tapi Momentum Harga Tertahan

Meskipun inflow pekan terbaru sangat terkonsentrasi, ETF Solana secara keseluruhan telah mencatat net inflow selama tujuh pekan berturut-turut. Total dana yang masuk dalam periode tersebut mencapai sekitar US$28,05 juta. Secara kumulatif, ETF Solana mengakhiri pekan dengan total aset bersih (net assets) sebesar US$893,5 juta, sementara cumulative inflows sejak peluncuran telah mencapai sekitar US$1,16 miliar. Data ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap produk investasi berbasis Solana masih cukup bertahan. Namun, tren positif ini belum cukup kuat untuk mendorong harga SOL bergerak agresif. Pada saat yang sama, SOL diperdagangkan di sekitar US$75,51 dan bahkan menunjukkan pelemahan sekitar 1,18% dalam periode yang sama. Fenomena ini menciptakan semacam disconnect antara inflow ETF dan aksi harga (price action) Solana.

Volume Perdagangan ETF Masih Lesu

Selain harga SOL yang belum merespons secara signifikan, aktivitas perdagangan ETF Solana juga menunjukkan tren yang melemah. Combined weekly turnover seluruh ETF Solana turun menjadi US$159,7 juta, dari US$167,3 juta pada pekan sebelumnya. Penurunan turnover ini mengindikasikan bahwa meskipun ada dana masuk, aktivitas perdagangan belum meningkat secara signifikan. Dengan kata lain, inflow terbaru lebih mencerminkan pembelian yang terarah pada produk tertentu, bukan lonjakan partisipasi pasar secara luas. Ini menjadi catatan penting dari lonjakan inflow ETF Solana. Secara nominal, kenaikan 70 kali lipat terlihat sangat kuat, tetapi jika dilihat lebih dalam, aliran dana tersebut terkonsentrasi dan belum didukung oleh peningkatan volume perdagangan yang luas.

ETF Bitcoin Catat Outflow Besar, Sentimen Pasar Bergeser?

Dalam kontras yang mencolok, ETF Bitcoin justru mencatat outflow (dana keluar) besar. Setelah berhasil menarik dana sebesar US$853,5 juta pada pekan sebelumnya, ETF Bitcoin membukukan outflow sebesar US$389,7 juta. Aktivitas perdagangan produk Bitcoin juga mengalami pelemahan, dengan weekly turnover ETF Bitcoin turun ke US$6,94 miliar, level terendah sejak September 2024. Pelemahan ini dapat mengindikasikan penurunan minat investor terhadap produk Bitcoin spot dalam jangka pendek, yang berpotensi berdampak pada sentimen pasar kripto secara keseluruhan mengingat dominasi Bitcoin sebagai acuan utama likuiditas. Sementara itu, ETF Ethereum bergerak relatif datar dengan outflow kecil sebesar US$2,26 juta. Beberapa produk altcoin lain seperti XRP dan Hyperliquid masih mencatat inflow positif.

Upgrade Agave v4.2 Menjadi Fokus Berikutnya

Keberlanjutan inflow ETF Solana di masa mendatang kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh sentimen terhadap perkembangan jaringan. Upgrade Agave v4.2 dijadwalkan aktif di mainnet pada pekan 17 Agustus. Jika upgrade ini berjalan lancar dan berhasil memperkuat kepercayaan pasar terhadap performa jaringan Solana, inflow ETF berpotensi terus berlanjut. Dalam skenario ini, SOL memiliki peluang untuk mendapatkan dukungan fundamental yang lebih jelas. Namun, jika upgrade tidak memberikan dampak signifikan atau pasar tetap terfokus pada outflow ETF Bitcoin, harga SOL mungkin akan tetap tertahan meskipun produk ETF mencatat dana masuk. Outlook Solana saat ini masih campuran. Dari sisi ETF, inflow mingguan melonjak tajam, namun dari sisi harga dan volume perdagangan, respons pasar masih lemah. Kunci utama adalah apakah inflow ETF Solana dapat menjadi lebih merata dan berkelanjutan. Jika tren ini hanya bergantung pada dua produk dalam beberapa sesi perdagangan, reli berbasis ETF berisiko tidak cukup kuat untuk mendorong harga SOL secara signifikan. Sebaliknya, jika inflow berlanjut setelah upgrade Agave v4.2 dan turnover mulai meningkat, Solana berpeluang membangun momentum yang lebih solid dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar