Poros Informasi – 30 Juni 2026 |
Pasar Crypto Bergolak, 3 Altcoin Ini Justru Tunjukkan Momentum Kuat di Awal Juli
Memasuki pekan pertama Juli, lanskap pasar cryptocurrency kembali menghadirkan dinamika yang menarik. Di tengah volatilitas yang masih menjadi ciri khas, sejumlah aset digital justru menunjukkan performa yang solid, membentuk momentum teknikal yang patut diperhitungkan. Berdasarkan pengamatan pasar terkini, **3 altcoin yang patut dipantau pada pekan pertama Juli** ini adalah ETHGas (GWEI), Velvet (VELVET), dan DeXe (DEXE). Ketiganya dilaporkan mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir, memicu optimisme di kalangan investor.
ETHGas (GWEI) dilaporkan mengalami lonjakan harga sekitar 50% hanya dalam kurun waktu 24 jam. Sementara itu, Velvet (VELVET) berhasil menguat impresif sekitar 275% dalam sepekan terakhir, menjadikannya salah satu *top gainer* pekan ini. Tidak ketinggalan, DeXe (DEXE) juga mencatatkan kenaikan yang cukup solid, hampir menyentuh angka 40% dalam periode yang sama. Pergerakan harga yang kuat ini menegaskan bahwa meskipun pasar secara keseluruhan masih diliputi ketidakpastian, beberapa altcoin secara independen mampu membangun narasi teknikal yang positif.
Analisis Teknikal Menguat, Namun Waspadai Risiko Reversal
Laporan dari para analis pasar menunjukkan bahwa GWEI, VELVET, dan DEXE sama-sama menampilkan pola *breakout* yang menarik, berhasil mempertahankan level *support* krusial, serta sinyal momentum yang masih aktif. Namun, kenaikan harga yang begitu drastis dalam waktu singkat juga membuat beberapa indikator teknikal mulai menunjukkan sinyal ‘panas’. Oleh karena itu, meski peluang untuk melanjutkan tren kenaikan (*continuation*) masih terbuka lebar, investor perlu tetap waspada terhadap potensi pembalikan arah harga yang cepat (*reversal*).
GWEI Incar Target US$0,24, Support Kunci di US$0,16
ETHGas (GWEI) saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,21, menyusul lonjakan tajam sekitar 50% dalam 24 jam terakhir. Pada grafik harian, pergerakan GWEI membentuk pola *broadening* atau *megaphone pattern*. Lebih lanjut, harga GWEI telah berhasil menembus dua level kunci yang sebelumnya berfungsi sebagai *resistance*, yaitu US$0,10 dan US$0,16. Kini, kedua level tersebut berpotensi bertransformasi menjadi area *support* yang baru.
Perubahan status US$0,10 dan US$0,16 dari *resistance* menjadi *support* secara signifikan memperkuat struktur *bullish* GWEI. Jika harga mampu bertahan kokoh di atas level US$0,16, target selanjutnya menuju *upper band* dari pola *megaphone* di sekitar US$0,24 akan semakin terbuka. Namun, sebaliknya, jika harga GWEI ditutup kembali di bawah US$0,16 pada grafik harian, skenario *bullish* ini dapat melemah dan membuka pintu bagi potensi koreksi harga.
Dari sisi indikator momentum, Relative Strength Index (RSI) GWEI kembali merangkak naik melampaui level 70. Ini menandakan bahwa tekanan beli masih cukup kuat. Di sisi lain, RSI yang berada di atas 70 juga mengindikasikan bahwa harga mulai memasuki area *overbought* atau jenuh beli. GWEI saat ini sedang berupaya untuk membatalkan potensi *bearish divergence* yang sempat berkembang, yang jika berhasil, reli dapat berlanjut. Namun, volatilitas tinggi tetap menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
VELVET Melambung 275% dalam Sepekan, Perhatikan Resistance US$2
Velvet (VELVET) menjelma menjadi salah satu *top gainer* pekan ini dengan kenaikan impresif mencapai 275% dalam tujuh hari terakhir. Token ini diperdagangkan di sekitar US$1,67, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (*all-time high*) di kisaran US$2,07. Lonjakan harga yang masif ini mencerminkan minat beli yang sangat kuat, namun sekaligus membuat harga menjadi lebih rentan terhadap aksi ambil untung (*profit-taking*).
Area US$2 kini menjadi *resistance* utama bagi VELVET. Setelah mencetak *all-time high* di dekat US$2,07, harga mulai sedikit terkoreksi dan tertahan di bawah zona tersebut. Jika VELVET mampu menembus level US$2 dengan volume perdagangan yang signifikan, peluang untuk mencetak rekor tertinggi baru masih terbuka lebar. Akan tetapi, kegagalan menembus level krusial ini dapat memicu koreksi harga dalam jangka pendek.
Sebagai *support* penting, VELVET kini memiliki level krusial di sekitar US$0,60. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai *resistance* antara 13 hingga 25 Juni, sebelum akhirnya berhasil ditembus. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,60, struktur *bullish* VELVET diperkirakan masih akan terjaga. Namun, mengingat jarak antara harga saat ini dengan level *support* tersebut cukup lebar, potensi terjadinya *pullback* tetap perlu diwaspadai.
Indikator RSI VELVET mulai menunjukkan tanda-tanda awal *bearish divergence*. Meskipun indikator ini masih berada di wilayah positif, sinyal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan yang terjadi perlu dikonfirmasi ulang. Jika harga gagal menembus *resistance* US$2 dan RSI terus menunjukkan pelemahan, risiko koreksi harga dapat meningkat.
DEXE Punya Setup Paling Matang, Target US$30 dan US$38
DeXe (DEXE) diperdagangkan di kisaran US$21,78, setelah mengalami kenaikan sekitar 40% dalam sepekan terakhir. Dibandingkan dengan GWEI dan VELVET, setup teknikal DEXE terlihat lebih matang. Hal ini disebabkan oleh pola *breakout* yang terjadi dari pola *cup-and-handle* pada grafik mingguan. Pola ini secara umum dianggap sebagai sinyal kelanjutan tren *bullish*, terutama jika harga berhasil mempertahankan posisinya di atas level *resistance* utama.
Tim analis pasar mengamati bahwa DEXE saat ini sedang berupaya untuk menutup candle mingguan di atas level *resistance* sekitar US$24. Level ini sangat penting karena merupakan salah satu harga tertinggi yang pernah dicapai DEXE dalam beberapa tahun terakhir. Jika penutupan mingguan berhasil bertahan di atas US$24, peluang kenaikan lanjutan DEXE akan semakin menguat.
Untuk target harga, level pertama yang diincar DEXE berada di sekitar US$30, yang sejalan dengan Fibonacci *extension* 1,272. Apabila momentum kenaikan terus berlanjut, target berikutnya dapat mencapai sekitar US$38, sesuai dengan Fibonacci *extension* 1,618. Namun, pencapaian target ini tentu saja membutuhkan konfirmasi volume perdagangan yang kuat dan kemampuan harga untuk terus mempertahankan *breakout* di atas US$24.
Salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian lebih dari DEXE adalah menipisnya volume perdagangan seiring dengan kenaikan harga. Kontraksi volume ini bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang menunggu ekspansi volatilitas berikutnya. Namun, volume yang menipis juga berpotensi menjadi sinyal kelelahan pasar (*exhaustion*) jika para pembeli tidak mampu mendorong harga lebih tinggi lagi.
Perlu digarisbawahi bahwa ketiga aset ini, GWEI, VELVET, dan DEXE, meskipun menunjukkan momentum yang kuat, juga menghadirkan peningkatan risiko. GWEI mendekati area *overbought*, VELVET mulai menunjukkan tanda *bearish divergence*, sementara DEXE menghadapi tantangan dari volume yang menipis. Oleh karena itu, para pelaku pasar perlu mencermati level *support* utama masing-masing aset sebelum membuat kesimpulan definitif mengenai kelanjutan reli. Analisis mendalam terhadap **3 altcoin yang patut dipantau pada pekan pertama Juli** ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi investor dalam mengambil keputusan.
Dengan dinamika pasar yang terus berubah, memantau pergerakan **3 altcoin yang patut dipantau pada pekan pertama Juli** ini menjadi langkah strategis. Potensi keuntungan memang menggiurkan, namun manajemen risiko yang cermat tetap menjadi kunci utama dalam navigasi pasar aset digital yang penuh tantangan ini.







