Misteri Dogecoin: Inflow ETF Naik, Harga Malah Rawan Koreksi?

Usman

Poros Informasi – Pergerakan harga Dogecoin (DOGE) pada 24 Agustus 2026 menunjukkan kenaikan tipis, namun di balik optimisme sesaat, para analis mulai mendeteksi sinyal teknikal yang mengindikasikan potensi pelemahan. Meskipun DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,091, naik 1,68% dalam 24 jam terakhir di tengah sentimen pasar kripto yang masih berada di zona "greed", ada narasi kontradiktif yang berkembang di balik layar. Tim riset porosinformasi.co.id menyoroti adanya "bearish RSI divergence" pada grafik mingguan, sebuah sinyal yang kerap menjadi prekursor koreksi harga.

Sinyal Kontradiktif di Balik Pergerakan DOGE

Misteri Dogecoin: Inflow ETF Naik, Harga Malah Rawan Koreksi?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Pasar aset digital memang penuh dinamika, dan Dogecoin tidak terkecuali. Kenaikan harga yang tipis ini terjadi saat minat investor institusional terhadap produk investasi berbasis DOGE, seperti ETF Dogecoin, justru meningkat signifikan. Namun, di sisi lain, indikator teknikal justru membunyikan alarm, memperingatkan para trader tentang kemungkinan pembalikan arah.

Gelombang Inflow ETF Dogecoin: Harapan Institusional Kembali?

Data dari SoSoValue mengungkapkan bahwa ETF Dogecoin mencatat arus masuk (inflow) sekitar US$654.000 selama pekan 17–21 Agustus. Angka ini menandai inflow mingguan tertinggi dalam 11 pekan terakhir sejak Juni 2026, sebuah indikasi kuat bahwa minat institusional terhadap eksposur DOGE mulai bangkit kembali. Secara kumulatif, sejak diperdagangkan pada November 2025, ETF DOGE telah mencatat total net inflow sekitar US$12,29 juta, dengan total aset bersih produk tersebut mencapai US$12,22 juta.

Kenaikan inflow ini sejalan dengan membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan, di mana Bitcoin sempat mendekati level US$79.000 pada 21 Agustus. Kondisi ini secara alami mendorong minat terhadap aset berisiko dan altcoin dengan beta lebih tinggi seperti DOGE. Namun, perlu dicatat bahwa nilai inflow ETF DOGE masih relatif kecil jika dibandingkan dengan raksasa seperti ETF Bitcoin atau Ethereum. Oleh karena itu, meskipun arus masuk ETF memberikan dukungan sentimen positif, ia belum cukup kuat untuk sepenuhnya menetralkan risiko koreksi teknikal yang membayangi DOGE.

Peringatan Teknikal: Divergensi RSI dan Ancaman Koreksi

Dari perspektif analisis teknikal, DOGE baru saja mengalami reli impresif, melonjak lebih dari 40% dari US$0,069 pada 19 Agustus ke sekitar US$0,10 pada 22 Agustus. Kenaikan tajam dalam tiga hari ini wajar memicu aksi ambil untung dari sebagian trader. Namun, reli tersebut tidak diiringi oleh penguatan momentum yang sepadan pada indikator Relative Strength Index (RSI).

RSI mingguan DOGE saat ini berada di sekitar 48 dan gagal menembus level 50, meskipun harga DOGE mengalami lonjakan signifikan dalam periode singkat. Kondisi ini, seperti yang dilaporkan Coingape, membentuk "bearish RSI divergence". Ini berarti harga bergerak lebih tinggi, tetapi kekuatan beli yang tercermin dari RSI tidak cukup kuat untuk mengubah momentum mingguan menjadi bullish yang berkelanjutan. Jika tekanan jual meningkat dan pembeli baru mulai ragu untuk masuk setelah reli besar, DOGE berisiko turun untuk menguji level support krusial di US$0,082. Level ini menjadi target koreksi utama jika divergensi bearish ini terealisasi.

Pertahanan Krusial: Level Support yang Harus Diwaspadai

Sebelum mencapai US$0,082, DOGE harus mampu mempertahankan area support di sekitar US$0,087. Level ini berdekatan dengan garis tengah Bollinger band pada grafik mingguan dan dapat berfungsi sebagai area pertahanan pertama bagi para pembeli. Jika DOGE berhasil bertahan di atas US$0,087, peluang untuk melanjutkan pemulihan masih terbuka, dengan harga berpotensi kembali menguji area atas Bollinger band di sekitar US$0,115.

Namun, skenario akan berubah drastis jika US$0,087 gagal dipertahankan. Tekanan jual dapat meningkat, membuat penurunan menuju US$0,082 menjadi skenario yang lebih mungkin, terutama jika volume jual ikut melonjak. Area US$0,082 juga sangat penting karena menjadi level yang banyak dipantau trader sebagai support teknikal jangka pendek. Kehilangan level ini dapat secara signifikan melemahkan struktur pemulihan DOGE setelah reli pekan lalu.

Sentimen Futures Memburuk: Para Whale Mulai Bertaruh Bearish

Data dari pasar futures juga mengindikasikan bahwa para trader mulai lebih berhati-hati terhadap DOGE. Rasio long/short Dogecoin dilaporkan turun ke 0,96, menunjukkan bahwa posisi long tidak lagi mendominasi secara agresif meskipun harga sempat naik. Lebih lanjut, sebuah "whale" (pemegang aset kripto dalam jumlah besar) di platform Hyperliquid dilaporkan membuka posisi short Dogecoin senilai sekitar US$1,07 juta. Langkah ini mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar besar memperkirakan harga DOGE berpotensi turun setelah reli menuju US$0,10.

Data CoinStats pada 23 Agustus juga menunjukkan bahwa open interest futures DOGE naik 31,77% secara mingguan menjadi US$1,56 miliar. Namun, fakta bahwa akun long di Binance mencapai 74,5% membuat posisi pasar terlihat padat di satu sisi dan sangat rentan terhadap likuidasi jika harga berbalik turun. Dalam beberapa hari terakhir, likuidasi posisi long juga lebih besar dibandingkan short, menandakan bahwa trader yang mengejar reli mulai terkena tekanan ketika DOGE gagal bertahan di dekat resistance US$0,10.

Benteng $0,10: Resistance Psikologis yang Sulit Ditembus

Level US$0,10 telah menjadi resistance psikologis utama bagi Dogecoin. DOGE sempat mendekati area tersebut pada 22 Agustus, namun kemudian mundur kembali ke sekitar US$0,091. Kegagalan untuk mempertahankan area US$0,10 menunjukkan masih adanya tekanan jual dari trader yang mengambil profit. Jika DOGE ingin melanjutkan reli, harga perlu menembus dan bertahan di atas level tersebut dengan volume yang lebih kuat.

Jika berhasil, target berikutnya dapat mengarah ke US$0,115, sesuai dengan area atas Bollinger band. Bahkan, beberapa analisis pasar sebelumnya menilai DOGE dapat menuju US$0,12 jika Bitcoin mampu menembus resistance US$80.000. Namun, selama DOGE masih berada di bawah US$0,10 dan RSI gagal menunjukkan momentum bullish yang meyakinkan, risiko pullback tetap lebih dominan dalam jangka pendek.

Prospek Dogecoin: Antara Harapan dan Kewaspadaan

Secara keseluruhan, Dogecoin berada dalam persimpangan antara katalis positif dan risiko teknikal yang signifikan. Inflow ETF DOGE yang mencapai level tertinggi sejak Juni menunjukkan minat institusional mulai kembali, meskipun nilainya masih relatif kecil untuk menjadi pendorong utama. Di sisi lain, "bearish RSI divergence", rasio long/short yang melemah, dan posisi short oleh "whale" di Hyperliquid memberikan sinyal kuat bahwa reli DOGE mulai kehilangan tenaga.

Level kunci yang perlu dipantau ketat adalah US$0,087 dan US$0,082 di sisi bawah. Jika DOGE kehilangan dua level ini, koreksi dapat berlanjut lebih dalam. Sebaliknya, jika DOGE mampu bertahan di atas US$0,087 dan kembali menembus US$0,10, peluang menuju US$0,115 hingga US$0,12 akan terbuka. Untuk saat ini, prospek DOGE masih campuran: inflow ETF memberi dukungan, tetapi sinyal teknikal menunjukkan risiko retest ke US$0,082 masih perlu diwaspadai dengan serius oleh para investor dan trader.

Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News porosinformasi.co.id untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar