Misteri Kenaikan Bitcoin: Dibalik Jual Beli Raksasa & Isu Coldcard!

Usman

Poros Informasi – Pasar aset digital kembali dihebohkan dengan ketahanan luar biasa Bitcoin (BTC) yang berhasil bangkit dari tekanan jual signifikan. Pada Selasa, 4 Agustus 2026, aset kripto utama ini menunjukkan pemulihan impresif, melesat dari level intraday sekitar US$62.227, menembus US$63.000, bahkan sempat menyentuh US$64.117, sebelum akhirnya stabil di kisaran US$63.545. Kenaikan sekitar 1,6% dalam 24 jam terakhir ini menjadi sorotan, mengingat sejumlah sentimen negatif yang seharusnya membebani harga.

Bitcoin Melawan Arus: Mengapa Harga Tetap Menguat?

Misteri Kenaikan Bitcoin: Dibalik Jual Beli Raksasa & Isu Coldcard!
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Pemulihan harga BTC ini terjadi di tengah badai berita yang berpotensi mengguncang kepercayaan pasar. Tim Riset porosinformasi.co.id mencatat adanya penjualan Bitcoin dalam jumlah signifikan oleh perusahaan Strategy, dugaan gelombang baru perpindahan dana dari dompet perangkat keras Coldcard, serta aktivitas distribusi dari para penambang. Namun, pasar tampaknya berhasil menyerap tekanan ini, bahkan menunjukkan sinyal positif secara keseluruhan, dengan aset seperti BNB dan Dogecoin ikut menguat, sementara sebagian besar aset utama lainnya menunjukkan performa bervariasi.

Tekanan Jual dari Raksasa Strategy

Strategy, perusahaan yang dikenal dengan kepemilikan Bitcoin masifnya, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan investor kripto. Dalam laporan yang diajukan ke SEC pada 3 Agustus, Strategy mengungkapkan telah menjual 1.638 BTC senilai total US$104,73 juta selama periode 27 Juli hingga 2 Agustus. Harga jual rata-rata berada di US$63.957 per BTC, yang ironisnya, masih di bawah rata-rata biaya akuisisi Bitcoin Strategy yang tersisa, yaitu sekitar US$75.419 per BTC.

Dana hasil penjualan ini dialokasikan untuk dua tujuan utama: pembayaran dividen saham preferen sebesar US$52,4 juta dan pembelian kembali saham STRC senilai US$52,3 juta. Meskipun demikian, Strategy masih memegang 842.138 BTC dengan total biaya akuisisi sekitar US$63,51 miliar. Executive Chairman Michael Saylor, yang dikenal sebagai evangelis Bitcoin, menegaskan bahwa Strategy adalah entitas publik dengan strategi manajemen modal yang berbeda dari pandangan pribadinya tentang "tidak pernah menjual Bitcoin". Menariknya, saham Strategy justru menguat sekitar 1,6% setelah pengumuman ini, menandakan pasar tidak bereaksi negatif secara berlebihan terhadap keputusan korporasi tersebut.

Isu Coldcard: Migrasi atau Serangan?

Selain Strategy, isu seputar dompet perangkat keras Coldcard juga menarik perhatian komunitas kripto. Alex Thorn, Head of Research Galaxy, mengaitkan aktivitas pada Senin dengan pergerakan 448,7 BTC dari 709 alamat yang diduga terdampak. Jika digabungkan dengan gelombang sebelumnya, estimasi total mencapai 1.815,75 BTC dari 5.294 alamat. Coinkite, produsen Coldcard, telah merilis firmware baru yang melindungi seed baru, namun pengguna dengan seed lama yang rentan harus membuat seed baru dan memindahkan aset mereka.

Namun, data dari CryptoQuant menawarkan perspektif lain yang lebih menenangkan. Lonjakan transfer di bawah 1 BTC mencapai 39.600 BTC pada Jumat, level harian tertinggi sejak kejatuhan FTX pada November 2022. Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pergerakan dana mungkin lebih kepada migrasi custody oleh para holder yang memindahkan koin ke dompet atau bursa baru sebagai respons terhadap peringatan keamanan, bukan aksi jual massal yang didorong oleh kepanikan.

Distribusi Miner Turut Membayangi

Tak hanya itu, aktivitas penjualan dari para penambang Bitcoin juga menjadi salah satu faktor yang diamati. Analis Ali Martinez memperkirakan para penambang telah menjual sekitar 1.774 BTC senilai kurang lebih US$112 juta dalam sepekan terakhir. Meskipun angka ini masih bersifat estimasi dan bukan data audit resmi, penjualan dari penambang seringkali menambah tekanan jual di pasar, terutama saat profitabilitas penambangan tertekan.

Analisis Teknikal: Akankah Bitcoin Terus Melesat?

Secara teknikal, Bitcoin kini kembali berada di tengah range perdagangan besar yang terbentuk sejak penurunan tajam pada Juni. Level US$60.000 terbukti menjadi support yang kuat, berhasil dipertahankan beberapa kali oleh pembeli. Namun, BTC masih berjuang menembus resistance di kisaran US$65.000 hingga US$66.500 secara berkelanjutan, menandakan adanya dinding penawaran yang cukup tebal di area tersebut.

Sinyal Campuran dari Indikator

Momentum kenaikan terbaru belum sepenuhnya meyakinkan. Indikator Stochastic RSI berada di sekitar 22 dan 14, mendekati area bawah, sementara MACD masih di bawah signal line dengan histogram negatif. Ini menunjukkan bahwa rebound saat ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren yang lebih besar atau momentum bullish yang berkelanjutan. Pasar masih mencari katalis yang lebih kuat untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Pola Inverse Head and Shoulders dan Level Krusial

Analis Ali Martinez mengemukakan skenario menarik: retest ke US$60.000 bisa menjadi sinyal bullish jika level ini berhasil membentuk right shoulder dari pola inverse head and shoulders. Dalam skenario ini, US$66.500 menjadi neckline yang krusial. Jika Bitcoin berhasil menembus neckline tersebut secara meyakinkan, target US$71.000 hingga US$76.000 dapat kembali terbuka, menandakan potensi kenaikan yang signifikan. Namun, skenario ini sangat bergantung pada kemampuan BTC mempertahankan US$60.000. Jika level tersebut hilang, pola reversal akan melemah, dan perhatian pasar akan beralih ke support berikutnya di sekitar US$56.000.

Untuk jangka pendek, level US$63.000 menjadi area penting yang harus dipertahankan. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut saat sesi perdagangan AS, peluang untuk menguji kembali resistance US$65.000 hingga US$66.500 akan terbuka lebar. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$63.000 dapat memicu retest ke US$62.250 dan bahkan US$60.000. Penembusan tegas di atas US$66.500 akan menjadi konfirmasi kuat bahwa pasar berhasil menyerap tekanan jual dari Strategy, distribusi miner, dan potensi perpindahan dana Coldcard, membuka jalan bagi potensi kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.


DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar