Poros Informasi – Pasar kripto kembali dihebohkan oleh performa gemilang Solana (SOL). Aset digital ini sukses menembus ambang batas psikologis krusial US$100, sebuah pencapaian yang terakhir kali terlihat lebih dari tiga bulan lalu. Lonjakan harga ini bukan sekadar euforia sesaat; ia didukung oleh ledakan aktivitas on-chain, termasuk rekor 5 juta alamat aktif harian dan volume perdagangan memecoin yang meroket, memicu spekulasi tentang potensi kenaikan lebih lanjut menuju US$110.
Pada tanggal 27 Agustus 2026, SOL mengukir sejarah dengan melampaui level US$100, sebuah titik yang sebelumnya berulang kali menjadi tembok penghalang sejak Mei. Data pasar bahkan mencatat SOL sempat menyentuh US$104 pada hari itu. Pertanyaannya kini, apakah momentum ini akan berlanjut, ataukah pasar akan menyaksikan fase koreksi?

Mengurai Kekuatan di Balik Kenaikan Solana
US$100: Dari Rintangan Menjadi Fondasi Baru?
Tim Riset porosinformasi.co.id menyoroti bahwa keberhasilan SOL mengkonsolidasi di atas US$100 dan menjadikannya level support baru akan menjadi krusial. "Jika US$100 dapat dipertahankan sebagai fondasi, potensi untuk melesat ke US$110 sangat terbuka," ujar mereka. Namun, peringatan juga disampaikan: "Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) yang sudah memasuki zona overbought mengisyaratkan adanya risiko koreksi jangka pendek yang patut diwaspadai."
Reli impresif Solana sendiri telah dimulai sejak Juni, saat harganya berada di kisaran US$60. Sejak itu, momentum bullish terus terbangun hingga puncaknya menembus US$100 pada Agustus. Kini, tantangan sebenarnya adalah mempertahankan momentum ini. Jika SOL konsisten menutup perdagangan harian di atas US$100, level tersebut akan bertransformasi dari resistance menjadi support yang kokoh, membuka gerbang menuju US$110. Meskipun demikian, kecepatan kenaikan ini juga memicu RSI untuk menunjukkan kondisi overbought, menandakan ruang gerak kenaikan dalam waktu dekat mungkin terbatas dan potensi profit-taking meningkat. Level support terdekat yang perlu diperhatikan berada di sekitar EMA 20 hari pada US$87,76, diikuti oleh EMA 50 dan 100 hari di kisaran US$81.
Jaringan Solana Membara: Jutaan Alamat Aktif dan Ledakan Memecoin
Kenaikan harga SOL tidak berdiri sendiri; ia ditopang oleh gelombang aktivitas on-chain yang luar biasa. Jaringan Solana kini mencatatkan sekitar 5 juta alamat aktif harian, sebuah indikator jelas tentang ekspansi masif penggunaan ekosistemnya. Secara makro, data dari situs resmi Solana mengungkapkan angka yang lebih fantastis: sekitar 50 juta alamat aktif bulanan dan 3,5 miliar transaksi setiap bulan. Fenomena ini krusial, sebab reli SOL kali ini didasari oleh fundamental yang kuat, bukan sekadar spekulasi harga. Peningkatan adopsi pengguna, volume transaksi, dan dinamika aplikasi di atas blockchain Solana menjadi pondasi solid saat pasar memasuki fase risk-on.
Salah satu motor penggerak utama di balik lonjakan aktivitas ini adalah kebangkitan kembali demam memecoin. Menurut laporan Coinedition, volume perdagangan spot memecoin di jaringan Solana telah menyentuh angka mengejutkan US$5,2 miliar dalam sepekan terakhir. Ini merupakan rekor volume mingguan tertinggi sepanjang tahun 2026, bahkan melampaui puncaknya sejak November 2025. Lonjakan ini mengindikasikan kembalinya selera risiko para trader yang kini agresif memburu aset-aset spekulatif, setelah sempat lesu di paruh pertama tahun ini. Volume memecoin ini, menurut Coin Edition, menyumbang sekitar seperempat dari total volume DEX Solana yang mencapai US$21,2 miliar. Yang lebih menarik, Solana terus mengukuhkan dominasinya dalam perdagangan memecoin dibandingkan dengan blockchain besar lainnya. Namun, ada pedang bermata dua di sini: meskipun aktivitas tinggi memperkuat utilitas jaringan, ketergantungan berlebihan pada aset spekulatif ini juga menimbulkan kerentanan. Jika euforia memecoin mereda, pertumbuhan ini berpotensi berbalik arah dengan cepat.
Minat Institusional: ETF Solana Tetap Positif, Namun Ada Sinyal Peringatan
Di tengah hiruk pikuk pasar, dukungan signifikan juga mengalir dari ranah investasi institusional. Produk Spot Solana ETF di Amerika Serikat mencatatkan net inflow positif sekitar US$9,14 juta pada 26 Agustus. Kontributor utama datang dari Morgan Stanley Solana Trust (MSOL) dengan US$5,51 juta, disusul oleh Bitwise Solana Staking ETF (BSOL) sebesar US$2,65 juta. Secara keseluruhan, total aset bersih yang dikelola oleh produk ETF Solana kini mencapai sekitar US$1,26 miliar, dengan akumulasi net inflow yang sejalan.
Namun, di balik angka positif ini, terdapat nuansa yang perlu dicermati. Arus masuk dana ini menunjukkan perlambatan dibandingkan dua hari sebelumnya. Menurut data Coin Edition, inflow sempat melonjak hingga US$32,25 juta pada 25 Agustus dan US$33,49 juta pada 24 Agustus. Fen






