Monad: Pembunuh Ethereum? Terobosan Baru di Dunia Kripto!

Usman

Monad: Pembunuh Ethereum? Terobosan Baru di Dunia Kripto!

Poros Informasi – Dunia kripto kembali diramaikan dengan kehadiran Monad, sebuah blockchain Layer-1 yang menjanjikan kecepatan transaksi super kilat dan kompatibilitas penuh dengan Ethereum. Investor kripto pun dibuat penasaran, apalagi setelah sukses besar dalam Initial Coin Offering (ICO) dan Token Generation Event (TGE). Lantas, apa sebenarnya Monad ini? Apakah benar-benar bisa menjadi pesaing serius bagi Ethereum?

Monad: Lebih Cepat, Lebih Murah, Lebih Efisien?

 Monad: Pembunuh Ethereum? Terobosan Baru di Dunia Kripto!
Gambar Istimewa : s.w.org

Monad, yang dikembangkan oleh Monad Labs sejak 2022, hadir sebagai jawaban atas masalah kecepatan dan biaya transaksi yang kerap dikeluhkan di jaringan Ethereum. Bayangkan, Monad diklaim mampu memproses hingga 10.000 transaksi per detik (TPS) dengan waktu blok hanya 400 milidetik dan finalitas di bawah satu detik! Bandingkan dengan Ethereum yang hanya mampu memproses 15-30 TPS, atau Solana yang meski cepat tapi sering mengalami gangguan.

Kompatibilitas EVM: Keunggulan Utama Monad

Salah satu daya tarik utama Monad adalah kompatibilitasnya dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) di level bytecode. Artinya, semua kode, alat, dan aplikasi yang sudah ada di Ethereum bisa langsung berjalan di Monad tanpa perlu modifikasi. Ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para pengembang dan pengguna.

Perbandingan Monad vs. Ethereum: Apa Saja Bedanya?

Secara tampilan, Monad memang mirip dengan Ethereum. Pengguna tetap bisa menggunakan dompet populer seperti MetaMask atau Phantom, serta block explorer seperti Etherscan. Aplikasi yang dibangun di Ethereum pun bisa dipindahkan ke Monad tanpa perubahan kode.

Namun, perbedaan mendasar terletak pada performa dan efisiensi. Monad menggunakan arsitektur baru yang memungkinkan eksekusi paralel dan pipelining, sehingga mampu mencapai 10.000 TPS dengan finalitas hanya 800ms. Jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan Ethereum.

Bagaimana Cara Kerja Monad?

Monad mencapai performa tinggi dengan memperkenalkan parallel execution dan superscalar pipelining ke dalam EVM.

  • Parallel execution: Memungkinkan pemanfaatan banyak inti prosesor untuk mengeksekusi transaksi secara bersamaan.
  • Superscalar pipelining: Membagi pekerjaan ke dalam beberapa tahap dan mengeksekusinya secara paralel, mirip dengan proses mencuci pakaian.

Kombinasi kedua mekanisme ini memungkinkan Monad mengatasi hambatan yang selama ini membatasi blockchain EVM, sekaligus menghadirkan skalabilitas tinggi, kecepatan transaksi lebih cepat, dan biaya gas yang lebih murah.

ICO Monad: Bukti Antusiasme Pasar

Monad baru saja menyelesaikan ICO untuk tokennya pada 22 November 2025 dan TGE pada 24 November 2025. ICO ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $431.5 juta dari 5 ronde, dimulai dari Seed Round di awal 2023. Antusiasme pasar terlihat jelas menjelang ICO di tahun 2025, di mana token dijual dengan harga $0.025 dan langsung meraup lebih dari $187 juta.

Setelah TGE, harga Monad sempat melonjak hingga $0.0487 (naik 94% dari harga ICO), sebelum akhirnya stabil di sekitar $0.02940.

Tokenomics Monad: Alokasi dan Vesting

Token native Monad Protocol adalah MON, yang digunakan untuk membayar biaya transaksi dan staking. Total pasokan MON adalah 100 miliar token, dengan alokasi sebagai berikut:

  • Pengembangan Ekosistem: 38.5% (Unlocked)
  • Tim: 27.0% (Locked)
  • Investor: 19.7% (Locked)
  • Penjualan Publik: 7.5% (Unlocked)
  • Category Labs Treasury: 4.0% (Locked)
  • Airdrop: 3.3% (Unlocked)

Sekitar 49.4 miliar MON (49.4%) langsung terbuka pada peluncuran Monad Public Mainnet di November 2025. Sementara itu, 50.6 miliar MON (50.6%) masih terkunci, dengan masa lock-up minimum satu tahun dan jadwal vesting berbeda sesuai kategori. Seluruh token yang terkunci diproyeksikan akan sepenuhnya terbuka pada kuartal IV 2029.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar