Poros Informasi – Pasar kripto kembali menunjukkan geliatnya, membawa serta Pi Network (PI) yang mencatat kenaikan impresif sebesar 5,08% dalam 24 jam terakhir, mencapai level $0,148. Lonjakan ini terjadi seiring dengan reli yang lebih luas di pasar aset digital. Namun, para analis di porosinformasi.co.id menyoroti bahwa pergerakan PI kali ini tampaknya lebih merupakan respons terhadap sentimen pasar makro global ketimbang didorong oleh fundamental internal proyek itu sendiri.
Data dari Coinmarketcap menunjukkan bahwa meskipun PI naik, performanya masih tertinggal jauh dibandingkan lonjakan total kapitalisasi pasar kripto yang mencapai 9,35%. Ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga PI lebih bersifat "beta-driven," artinya pergerakannya sangat berkorelasi dengan arah pasar secara umum, bukan karena adanya katalis spesifik dari pengembangan ekosistem Pi Network.

Menguak Korelasi Kuat dengan Pasar Tradisional
Reli pasar kripto saat ini memiliki korelasi yang sangat kuat dengan pergerakan di pasar keuangan tradisional. Indeks S&P 500 (SPY) di Amerika Serikat, misalnya, turut menguat sebesar 2,76% dalam periode yang sama. Analisis menunjukkan korelasi jangka pendek antara pasar kripto dan S&P 500 mencapai 0,97, sebuah angka yang sangat tinggi dan jarang terlihat.
Kondisi ini mengisyaratkan adanya perubahan sentimen investor global dari "risk-off" (menghindari risiko) menjadi "risk-on" (kembali mengambil risiko) setelah periode tekanan yang cukup panjang. Aliran dana pun mulai kembali masuk ke aset-aset berisiko, termasuk aset kripto. Dalam konteks ini, Pi Network turut terangkat oleh gelombang besar pasar, bukan karena adanya inovasi atau perkembangan signifikan dari sisi proyeknya sendiri.
Ketika Arus Besar Mengangkat Semua Kapal
Fenomena ini sering diibaratkan dengan "air pasang yang mengangkat semua kapal." Artinya, ketika sentimen pasar secara keseluruhan positif, hampir semua aset, termasuk yang fundamentalnya belum terlalu kuat, akan ikut mengalami kenaikan. Kenaikan harga PI saat ini lebih mencerminkan efek domino dari euforia pasar yang lebih luas, bukan kekuatan intrinsik atau daya tarik fundamental yang baru.
Sinyal Merah di Balik Kenaikan: Volume Perdagangan Menurun
Meskipun harga PI menunjukkan kenaikan, ada satu indikator yang patut menjadi perhatian serius bagi para pelaku pasar: volume perdagangan. Dalam periode yang sama, volume perdagangan Pi Network justru mengalami penurunan signifikan sebesar 38,49%.
Penurunan volume saat harga aset naik seringkali diinterpretasikan sebagai sinyal kelemahan. Ini bisa mengindikasikan minimnya partisipasi pembeli baru, rendahnya keyakinan pasar terhadap keberlanjutan reli, dan potensi bahwa kenaikan harga tersebut rapuh serta mudah berbalik arah. Tidak adanya lonjakan aktivitas on-chain, kabar ekosistem baru, atau katalis fundamental lain semakin memperkuat asumsi bahwa pergerakan PI saat ini murni merupakan reaksi terhadap sentimen makro, tanpa dukungan dari basis fundamental yang kuat.
Potensi Reli Rapuh dan Rentan Pembalikan
Bagi para trader dan investor jangka pendek, kondisi ini menjadi catatan penting. Reli yang tidak didukung oleh volume yang sehat cenderung tidak berkelanjutan. Tanpa adanya dorongan dari permintaan yang kuat dan keyakinan pasar yang mendalam, kenaikan harga PI berisiko menjadi "fatamorgana" yang bisa memudar seiring dengan perubahan sentimen pasar global.
Posisi Pi Network di Tengah Rotasi Kapital
Dalam fase awal reli pasar kripto, dana biasanya mengalir terlebih dahulu ke aset-aset dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang besar, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Altcoin, terutama yang memiliki tekanan suplai dan sentimen pasar yang masih lemah, cenderung tertinggal dalam pergerakan awal ini.
Hal ini tercermin pada performa Pi Network yang, meskipun mengalami kenaikan harian, masih menunjukkan penurunan signifikan secara mingguan dan belum mampu menembus zona resistensi kunci. Kondisi ini menempatkan PI dalam posisi yang lebih defensif, di mana pergerakan harganya sangat bergantung pada stabilitas dan momentum pasar kripto secara keseluruhan, bukan pada narasi atau perkembangan spesifik dari proyek itu sendiri.
Membidik Level Kritis: Apa Kata Analisis Teknikal?
Dari perspektif analisis teknikal, beberapa level krusial perlu diperhatikan oleh para investor Pi Network:
- Resistensi 1: $0,150
- Resistensi 2: $0,155
- Resistensi 3: $0,160
- Dukungan 1: $0,145
- Dukungan 2: $0,140
- Dukungan 3: $0,135
Saat ini, sentimen pasar kripto secara umum masih berada di zona "Extreme Fear," dengan indeks ketakutan yang sangat rendah. Kondisi ini bisa menjadi pedang bermata dua: di satu sisi membuka peluang untuk relief rally (reli sementara), namun di sisi lain menunjukkan bahwa kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih dan pasar masih dipenuhi kehati-hatian.
Proyeksi ke Depan: Bertahan atau Kembali Tertekan?
Jika pasar global mampu mempertahankan momentum positif yang ditandai dengan stabilnya Bitcoin dan pasar saham AS, Pi Network berpeluang untuk melakukan uji ulang ke area $0,15–$0,16. Namun, tanpa dukungan volume perdagangan yang meningkat dan katalis spesifik dari sisi pengembangan proyek, reli tersebut berisiko berumur pendek dan rentan terhadap koreksi.
Sebaliknya, jika sentimen makro kembali memburuk dan pasar berbalik ke mode "risk-off," Pi Network kemungkinan besar akan kembali menguji level dukungan $0,14, bahkan berpotensi mencetak tekanan lanjutan ke bawah. Bagi pelaku pasar, fokus utama saat ini adalah apakah PI mampu bertahan di atas $0,14 dan menembus $0,15 dengan volume yang signifikan. Tanpa itu, pergerakan harga masih sangat rentan terhadap pembalikan arah seiring memudarnya euforia pasar global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






