Poros Informasi – Pasar aset kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi yang berdampak langsung pada performa Pi Network (PI). Dalam pantauan perdagangan terbaru, harga PI mengalami koreksi sebesar 1,90% dalam kurun waktu 24 jam terakhir, menyentuh level $0,0807. Tekanan jual ini sempat membawa harga mencapai titik terendah harian di angka $0,0795, menandakan adanya pelemahan momentum beli di pasar.
Badai Altcoin Menyeret Performa Pi Network
,0795 Menjadi Penyelamat?” />Koreksi yang dialami Pi Network tampaknya bukan merupakan fenomena tunggal yang berdiri sendiri. Berdasarkan analisis struktur pasar, PI tengah terjebak dalam arus pelemahan sektor altcoin secara masif. Fenomena ini terlihat dari merosotnya sejumlah aset kripto lainnya; BLUR tercatat anjlok hingga 29%, disusul NEAR yang terkoreksi 13%, bahkan raksasa seperti Ethereum dan Solana pun tak luput dari tekanan jual.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar sedang bergeser ke arah risk-off, di mana investor cenderung mengurangi eksposur pada aset dengan volatilitas tinggi dan beralih ke aset yang lebih defensif. Dalam situasi seperti ini, Pi Network cenderung bergerak searah dengan sentimen pasar kripto yang lebih luas.
Penurunan Open Interest: Sinyal Menurunnya Spekulasi?
Selain tekanan harga, data derivatif memberikan sinyal yang cukup krusial bagi para trader. Berdasarkan data dari TMGM melalui Crypto.news, open interest (OI) futures untuk Pi Network mengalami penurunan signifikan sebesar 15,8%, kini berada di level $8,86 juta.
Penurunan OI ini mencerminkan berkurangnya minat spekulatif di pasar. Ketika nilai kontrak yang terbuka menyusut, hal ini menunjukkan bahwa para trader sedang melakukan aksi tutup posisi (closing position), baik untuk mengambil keuntungan maupun karena menghindari risiko lebih lanjut. Minimnya aktivitas spekulatif ini dapat menjadi hambatan bagi PI untuk melakukan rebound cepat jika tidak segera didorong oleh permintaan baru yang masif.
Analisis Teknikal: Perang Melawan Area Bearish
Secara teknikal, Pi Network tampak kesulitan untuk mempertahankan posisinya di atas level pembukaan harian sebesar $0,0825. Bahkan, indikator Supertrend harian saat ini menunjukkan sinyal bearish yang cukup kuat. Selama PI gagal menembus kembali area $0,0825, struktur harga jangka pendek akan tetap berada dalam tekanan jual.
Level Krusial yang Wajib Dipantau Trader
Saat ini, perhatian seluruh pelaku pasar tertuju pada level psikologis dan teknikal berikut:
- Support Utama ($0,0795): Ini adalah garis pertahanan terakhir. Jika PI mampu bertahan di atas level ini, ada potensi harga akan memasuki fase konsolidasi di rentang $0,0795 hingga $0,0825.
- Target Penurunan ($0,075): Apabila level support $0,0795 jebol, maka PI berisiko mengalami penurunan lebih dalam menuju area $0,075, sesuai dengan pola harga pada bulan Juli lalu.
- Resistance Pemulihan ($0,0825): Untuk mengubah tren menjadi bullish, PI wajib merebut kembali dan menetap di atas level ini.
Faktor Makro: Menanti Data CPI Amerika Serikat
Di luar dinamika teknikal, mata dunia kini tertuju pada rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang dijadwalkan pada 14 Oktober 2026. Data inflasi ini akan menjadi katalisator utama bagi pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi.
Jika data inflasi menunjukkan angka yang lebih tinggi dari ekspektasi, tekanan terhadap aset berisiko seperti kripto diprediksi akan semakin berat. Sebaliknya, jika inflasi terkendali, hal ini dapat memberikan napas baru bagi pasar altcoin, termasuk Pi Network, untuk kembali melakukan reli.
Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Anda. Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual aset tertentu. Gunakan platform terpercaya seperti porosinformasi.co.id untuk memantau perkembangan pasar terkini.







