Revolusi Kripto Telegram: Pavel Durov Siapkan Wallet Gram, Harga GRAM Naik Signifikan!

Amalia Citra

Amalia Citra

Revolusi Kripto Telegram: Pavel Durov Siapkan Wallet Gram, Harga GRAM Naik Signifikan!
Revolusi Kripto Telegram: Pavel Durov Siapkan Wallet Gram, Harga GRAM Naik Signifikan!

Telegram di Ambang Revolusi Kripto: Wallet Gram Native Siap Meluncur, Harga GRAM Meroket

Poros Informasi – 23 Juli 2026 | Kabar gembira bagi para penggemar aset digital! Pendiri Telegram, Pavel Durov, baru saja mengumumkan rencana ambisius untuk meluncurkan dompet kripto (wallet) Gram native non-custodial yang terintegrasi langsung di setiap aplikasi Telegram pada musim panas ini. Pengumuman ini sontak memicu kenaikan harga token GRAM, membuktikan antusiasme pasar terhadap langkah strategis Telegram. Berita mengenai Pavel Durov Siapkan Wallet Gram di Telegram, Harga GRAM Naik ini menjadi sorotan utama di kalangan pelaku industri kripto.

Tim Research Tokocrypto mencatat bahwa meskipun terjadi lonjakan harga setelah pengumuman Durov, GRAM masih menunjukkan tren penurunan lebih dari 54% dalam satu tahun terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa reli terbaru, meski signifikan, belum sepenuhnya membalikkan tren jangka panjang token tersebut. Namun demikian, peluncuran wallet ini berpotensi menjadi katalisator penting bagi adopsi GRAM di masa depan.

Distribus Wallet Crypto Terbesar dalam Sejarah?

Dalam sebuah pengumuman di channel Telegram resminya, Pavel Durov menyatakan bahwa peluncuran wallet Gram ini akan menjadi salah satu distribusi wallet kripto non-custodial terbesar dalam sejarah. Targetnya sangat ambisius: menjangkau lebih dari 1 miliar pengguna aktif Telegram di seluruh dunia. Setelah kabar ini menyebar, harga GRAM dilaporkan melonjak lebih dari 8%, bahkan sempat diperdagangkan di kisaran US$1,53. Kapitalisasi pasarnya pun menyentuh angka US$4,17 miliar, menempatkan GRAM di peringkat 25 aset kripto terbesar menurut data BeInCrypto Rankings.

Kehadiran Pavel Durov Siapkan Wallet Gram di Telegram, Harga GRAM Naik ini disambut positif oleh komunitas. Wallet baru ini dirancang untuk memungkinkan transaksi kripto yang instan dan bebas biaya bagi seluruh pengguna Telegram. Fitur ini akan tersemat secara native di dalam aplikasi Telegram, menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengunduh aplikasi terpisah. Langkah ini merupakan upaya besar Telegram untuk mendorong adopsi Gram sebagai aset digital yang terintegrasi penuh dalam ekosistem aplikasinya yang masif.

Keunggulan Wallet Non-Custodial dan Potensi Adopsi Massal

Penting untuk dipahami bahwa wallet non-custodial berarti pengguna memiliki kendali penuh atas aset kripto mereka. Berbeda dengan layanan custodial yang menyimpan aset atas nama pengguna, model non-custodial memberikan kedaulatan finansial kepada individu. Jika rencana Telegram berjalan mulus, integrasi ini berpotensi membuka akses dunia kripto bagi basis pengguna Telegram yang sangat besar.

Namun, dampak sebenarnya dari inisiatif ini masih sangat bergantung pada tingkat aktivasi dan adopsi pengguna. Meskipun wallet akan tersedia di dalam aplikasi, keberhasilannya akan ditentukan oleh seberapa banyak pengguna yang benar-benar memanfaatkannya untuk transaksi sehari-hari.

Perbedaan dengan ‘Wallet in Telegram’

Perlu dicatat bahwa wallet Gram native yang diumumkan Pavel Durov ini berbeda dari ‘Wallet in Telegram’. ‘Wallet in Telegram’ adalah produk multi-chain custodial yang dikembangkan oleh The Open Platform (TOP). Pendiri TOP, Andrew Rogozov, menjelaskan bahwa kedua produk ini akan berjalan berdampingan dan melayani kebutuhan pengguna yang berbeda.

  • Telegram Wallet (Native Non-Custodial): Ditujukan sebagai pintu masuk yang sederhana ke dunia kripto, menawarkan kemudahan akses dan transaksi dasar.
  • Wallet in Telegram (Custodial): Didesain untuk pengguna yang membutuhkan fitur lebih lanjut, seperti trading, investasi, dan pengelolaan aset digital yang lebih kompleks.

Dengan pemisahan ini, Telegram tampaknya ingin menawarkan dua lapisan layanan yang komprehensif: wallet non-custodial untuk penggunaan dasar dan akses mudah, serta wallet custodial dengan fitur yang lebih canggih.

Momentum Rebrand dan Tantangan ke Depan

Peluncuran wallet ini juga melanjutkan momentum positif setelah rebrand dari Toncoin menjadi Gram, yang berlaku efektif pada 15 Juni lalu, didukung oleh 81,22% suara komunitas. Telegram sebelumnya juga telah mengambil alih pengembangan jaringan pada Mei dan melakukan pemangkasan biaya transaksi sekitar enam kali lipat. Peluncuran aplikasi Apple Watch dalam periode rebrand juga menambah daftar inovasi Telegram.

Meskipun demikian, GRAM masih menghadapi skeptisisme dari sebagian pelaku industri. Adam Back, CEO Blockstream, sebelumnya sempat mempertanyakan mekanisme inflasi GRAM, terutama setelah Durov membandingkan token tersebut secara positif dengan Bitcoin. Untuk saat ini, pengumuman Pavel Durov Siapkan Wallet Gram di Telegram, Harga GRAM Naik menjadi katalis utama yang mendorong pergerakan harga GRAM.

Jika Telegram berhasil mendorong adopsi wallet ini dalam skala besar, GRAM berpotensi mendapatkan dorongan utilitas baru yang signifikan. Pasar akan terus mengamati apakah lebih dari 1 miliar pengguna Telegram akan benar-benar mengaktifkan dan menggunakan wallet tersebut secara aktif, yang pada akhirnya akan menentukan keberlanjutan dan kesuksesan jangka panjang ekosistem kripto Telegram.

Investasi dan trading kripto yang aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita kripto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar