SEC Restui DeFi? Token Staking Bebas Jerat Hukum, Ini Faktanya!

Usman

SEC Restui DeFi? Token Staking Bebas Jerat Hukum, Ini Faktanya!

Poros Informasi – Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) baru-baru ini memberikan angin segar bagi dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pernyataan terbaru mereka mengindikasikan bahwa aktivitas liquid staking dan token staking receipt (LSTs), seperti stETH dan JitoSOL, tidak serta merta dikategorikan sebagai sekuritas.

SEC Buka Pintu Lebar untuk Liquid Staking di DeFi

 SEC Restui DeFi? Token Staking Bebas Jerat Hukum, Ini Faktanya!
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Kejelasan dari SEC ini berpotensi menjadi katalis bagi adopsi institusional aset digital. Dengan berkurangnya ketidakpastian regulasi, lembaga keuangan kini dapat lebih percaya diri dalam berinvestasi dan mengembangkan produk berbasis liquid staking.

Apa Itu Liquid Staking yang Jadi Perhatian SEC?

Liquid staking memungkinkan pengguna untuk mengunci aset kripto mereka, seperti Ethereum atau Solana, melalui platform pihak ketiga. Sebagai gantinya, mereka menerima token representasi (staking receipt token) yang dapat diperdagangkan atau digunakan dalam aplikasi DeFi tanpa perlu menunggu periode unstaking. Token ini tetap menghasilkan imbalan staking, seolah-olah aset asli masih terkunci.

Kapan Liquid Staking Bukan Sekuritas? Ini Kata SEC

Menurut SEC, aktivitas liquid staking tidak dianggap sebagai penawaran sekuritas jika token hanya berfungsi sebagai bukti kepemilikan aset yang di-stake. Selain itu, penyedia layanan hanya menjalankan fungsi administratif dan tidak memimpin atau mengendalikan usaha. Dalam skenario ini, token tersebut tidak memenuhi definisi "investment contract" berdasarkan Howey Test.

Penting untuk dicatat bahwa pernyataan SEC ini bukanlah aturan hukum yang mengikat secara formal, melainkan pandangan dari staf divisi keuangan SEC. Penerapannya dapat bervariasi tergantung pada fakta spesifik dari setiap sistem staking.

Dampak Positif bagi Industri DeFi dan Institusi

Pandangan SEC ini disambut baik oleh pelaku industri. Mara Schmiedt, CEO Alluvial, meyakini bahwa lembaga keuangan kini dapat lebih mudah mengintegrasikan LST ke dalam produk mereka. Hal ini membuka peluang ekspansi pasar, peningkatan likuiditas, dan inovasi produk staking.

Sebagai contoh, protokol Lido (stETH) di Ethereum saat ini memiliki lebih dari $31 miliar dalam staking deposits. Sementara itu, JitoSOL menguasai 39% pangsa pasar liquid staking di jaringan Solana, menghasilkan Maximal Extractable Value (MEV) senilai lebih dari $550 juta hanya dalam satu bulan.

Peluang Baru: TradFi dan DeFi Bersinergi

Dengan berkurangnya risiko regulasi, protokol staking dapat memperluas layanan tokenisasi aset ke institusi. Inovasi seperti ETF staking, tokenized funds, atau produk derivatif berbasis LST menjadi lebih layak secara hukum.

Meskipun demikian, Komisaris SEC Caroline Crenshaw mengingatkan bahwa banyak asumsi di balik pandangan staf tersebut belum didukung oleh bukti praktik industri nyata. Oleh karena itu, pandangan ini tidak dapat diterapkan secara otomatis untuk semua kasus liquid staking.

Batasan yang Perlu Dipahami

Penting untuk memahami batasan dari pernyataan SEC ini. Setiap sistem liquid staking harus dievaluasi secara individual untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Masa Depan Liquid Staking dan DeFi

Klarifikasi dari SEC ini memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan industri DeFi, terutama dalam aspek staking derivative. Investor institusional kini memiliki dasar yang lebih kuat untuk berinvestasi dalam produk staking tanpa khawatir akan tuntutan hukum. Namun, penerapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi tetap menjadi kunci untuk memastikan manfaat ini tidak berubah menjadi risiko hukum.

Liquid staking kembali menjadi sorotan, bukan hanya sebagai tren sesaat, tetapi sebagai peluang nyata untuk membentuk masa depan keuangan digital yang lebih inklusif, efisien, dan terpercaya.

Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar