Siap-Siap! 3 Altcoin Ini Berpotensi Pecahkan Rekor Tertinggi Akhir Pekan, Mana yang Paling Dekat?

Amalia Citra

Amalia Citra

Siap-Siap! 3 Altcoin Ini Berpotensi Pecahkan Rekor Tertinggi Akhir Pekan, Mana yang Paling Dekat?
Siap-Siap! 3 Altcoin Ini Berpotensi Pecahkan Rekor Tertinggi Akhir Pekan, Mana yang Paling Dekat?

Poros Informasi – 02 Agustus 2026 | Memasuki akhir pekan pertama Agustus 2026, pasar aset kripto kembali diramaikan dengan potensi pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin besar terpantau berada dalam jarak yang sangat dekat dengan rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) mereka. Tim Research Tokocrypto mengidentifikasi UNUS SED LEO (LEO), WhiteBIT Coin (WBT), dan Rain (RAIN) sebagai tiga aset yang patut mendapat perhatian khusus. Ketiga token ini menunjukkan sinyal positif yang memungkinkan mereka untuk mencetak ATH baru dalam waktu dekat, menjadikannya 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru yang menarik untuk diikuti.

Analisis terkini menunjukkan bahwa LEO saat ini hanya membutuhkan kenaikan sekitar 6,5% untuk mencapai rekor tertingginya. Sementara itu, WBT berada sekitar 13,6% di bawah ATH, dan RAIN tertinggal sekitar 19,7% dari level all-time high. Meskipun semuanya berpotensi mencetak rekor baru, struktur teknikal dan tantangan yang dihadapi masing-masing token berbeda.

LEO: Jalur Paling Mulus Menuju Rekor Baru

UNUS SED LEO (LEO) dilaporkan sebagai altcoin yang paling dekat dengan rekor tertingginya. Token ini saat ini diperdagangkan di kisaran US$9,71, dengan sedikit penurunan 0,6% dalam 24 jam terakhir. ATH LEO sebelumnya tercatat di US$10,39 pada 8 Mei 2026. Sejak saat itu, harga LEO bergerak dalam pola descending parallel channel. Namun, indikasi terbaru menunjukkan LEO mulai menekan batas atas dari channel tersebut, sebuah posisi terkuatnya sejak fase koreksi dimulai.

Jika LEO berhasil melakukan breakout (penembusan) yang meyakinkan dari channel ini, target selanjutnya diperkirakan berada di sekitar US$10,73. Level ini mewakili kenaikan sekitar 10,5% dari harga saat ini dan berpotensi membawa token ini mencetak rekor baru. Dari sisi downside, level support pertama yang krusial berada di sekitar US$9,50, yang sejalan dengan Fibonacci retracement 0,236. Support berikutnya yang perlu diwaspadai adalah di kisaran US$8,90.

Indikator Relative Strength Index (RSI) LEO masih berada di area netral meskipun menunjukkan tren penurunan. Volume perdagangan yang menurun dapat diinterpretasikan sebagai fase akumulasi, bukan distribusi agresif. Namun, kegagalan dalam melakukan breakout tetap membuka risiko koreksi lebih lanjut. Dalam skenario terburuk, area golden pocket Fibonacci 0,618 di sekitar US$7,95 bisa menjadi target downside yang signifikan.

WBT: Pertarungan Kunci di Resistance US$58

WhiteBIT Coin (WBT) menampilkan struktur teknikal yang sedikit lebih kompleks dibandingkan LEO. Token ini diperdagangkan di sekitar US$55,66, turun 0,8% dalam 24 jam terakhir. WBT sebelumnya keluar dari pola ascending parallel channel pada akhir Mei dan kemudian mengonfirmasi struktur tersebut sebagai level resistance pada 6 Juli. Pengujian ulang (retest) terjadi di dekat zona resistance horizontal US$58, yang hingga kini berhasil menahan setiap upaya pemulihan harga.

Oleh karena itu, level US$58 menjadi kunci utama bagi WBT. Apabila WBT mampu merebut kembali area ini, peluang untuk menguji ATH di US$64,43 akan terbuka lebar. ATH WBT sendiri dicapai pada Desember 2025. Dari harga saat ini, pergerakan menuju level tersebut membutuhkan kenaikan sekitar 15,8%. Saat ini, WBT bergerak mendekati Fibonacci retracement 0,618 di kisaran US$56. Jika level ini gagal dipertahankan, perhatian pasar akan beralih ke level support US$53,31 dan US$50,69.

Volume perdagangan WBT juga menunjukkan tren penurunan, serupa dengan LEO, sementara RSI masih berada di zona netral. Pola ini dapat mengindikasikan fase akumulasi, terutama setelah token ini berhasil menyerap tekanan suplai yang cukup besar dari peristiwa unlock senilai sekitar US$1,19 miliar. Namun, selama WBT belum berhasil menembus resistance US$58, peluang untuk mencetak ATH baru bagi WBT, sebagai bagian dari 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru, masih belum sepenuhnya terkonfirmasi.

RAIN: Ujian Krusial di Support US$0,013

Di antara ketiga token yang dibahas, Rain (RAIN) tampaknya menghadapi risiko tertinggi. Harga RAIN diperdagangkan di sekitar US$0,01304, dengan penurunan 4,2% dalam 24 jam terakhir. Token ini masih berada sekitar 19,7% di bawah ATH US$0,0162 yang dicapai pada 22 Juni 2026. Sejak mencetak rekor tertinggi, RAIN bergerak dalam tren menurun dan masih tertahan di bawah level resistance sekitar US$0,015.

Saat ini, harga RAIN sedang menguji level support Fibonacci retracement 0,382 di kisaran US$0,0126. Level ini merupakan support penting terakhir bagi RAIN. Jika terjadi penembusan di bawah level ini, tekanan jual dapat meningkat dan mendorong harga turun ke area US$0,008, titik awal breakout pada akhir Mei lalu. Penurunan ke area tersebut akan setara dengan koreksi sekitar 38% dari harga saat ini.

Indikator RSI RAIN berada di sekitar 35 dan mulai mendekati area bearish, sebuah sinyal peringatan yang tidak terlalu terlihat pada LEO maupun WBT. Meskipun demikian, volume yang terus menyusut pasca reli lebih dari 200% sebelumnya dapat mengindikasikan fase akumulasi. Selain itu, posisi RAIN yang naik ke tiga besar prediction market dapat menjadi katalis positif jika support saat ini mampu bertahan. Untuk kembali mengejar ATH, RAIN perlu mempertahankan area US$0,013 dan berhasil menembus kembali resistance US$0,015. Jika berhasil, peluang menuju US$0,0162 akan terbuka.

Menjelang akhir pekan ini, LEO menunjukkan struktur teknikal paling kuat untuk mencoba mencetak ATH baru. WBT masih perlu berjuang untuk merebut kembali resistance krusial di US$58, sementara RAIN harus lebih dulu membuktikan kemampuannya mempertahankan support di US$0,013 sebelum peluang rebound yang signifikan dapat terbentuk. Likuiditas pasar yang cenderung lebih tipis di akhir pekan berpotensi memperbesar volatilitas. Oleh karena itu, breakout maupun breakdown pada salah satu token ini dapat terjadi lebih cepat jika volume perdagangan tiba-tiba meningkat. Perhatian para investor tertuju pada 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru ini, dengan harapan dapat meraih keuntungan dari pergerakan harga yang dinamis.

Perlu diingat bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing investor. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar