Sinyal Langka Bitcoin Muncul: Akhir Bear Market Sudah Dekat?

Usman

Poros Informasi – Pasar kripto kembali bergejolak dengan munculnya sinyal on-chain yang langka dari platform analisis CryptoQuant, mengindikasikan bahwa Bitcoin (BTC) mungkin sedang mendekati fase akhir dari pasar bearishnya. Sinyal historis ini, yang sebelumnya mendahului reli besar dalam siklus pasar Bitcoin, kini kembali menarik perhatian para investor dan analis yang cermat.

Sinyal On-Chain Langka: Apa Artinya Bagi Bitcoin?

Sinyal Langka Bitcoin Muncul: Akhir Bear Market Sudah Dekat?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Sinyal krusial ini teridentifikasi ketika harga pokok (cost basis) dari investor jangka pendek (Short-Term Holders/STH) turun di bawah harga pokok investor jangka panjang (Long-Term Holders/LTH). Kondisi ini, yang telah melewati periode konfirmasi tiga hari yang diperlukan, dianggap sebagai indikator penting dalam struktur siklus Bitcoin.

STH merujuk pada investor yang mengakumulasi Bitcoin dalam kurun waktu kurang dari enam bulan terakhir, sementara LTH adalah mereka yang telah menyimpan aset digital ini selama lebih dari enam bulan. Analis CryptoQuant, Darkfost, menekankan bahwa kemunculan sinyal ini bukan berarti pasar bearish akan segera berakhir secara instan. Sebaliknya, ini lebih tepat diinterpretasikan sebagai fase persiapan, menandakan bahwa Bitcoin kemungkinan besar sedang memasuki tahap akhir dari periode penurunan sebelum potensi pembalikan tren yang signifikan.

Dinamika Harga Pokok STH dan LTH

Selama periode penurunan harga Bitcoin baru-baru ini, terlihat bahwa investor baru terus melakukan pembelian di level yang lebih rendah. Fenomena ini menyebabkan harga beli rata-rata STH mengalami penurunan drastis, dari sekitar US$112.500 menjadi sekitar US$69.000. Menurut laporan dari Coinpedia, ketika harga pokok STH aktif jatuh di bawah harga pokok LTH, CryptoQuant mengklasifikasikan kondisi ini sebagai salah satu sinyal langka yang menandai pasar bearish mulai mencapai titik puncaknya. Secara historis, pola serupa seringkali mendahului pembentukan momentum pemulihan Bitcoin yang lebih substansial. Bagi investor yang menerapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), fase seperti ini seringkali dipandang sebagai kesempatan emas untuk akumulasi aset secara bertahap.

Ketahanan Bitcoin di Atas Level Krusial

Selain sinyal on-chain yang menjanjikan, kekuatan fundamental Bitcoin juga tercermin dari kemampuannya untuk bertahan kokoh di atas level psikologis US$60.000. Sekitar tiga minggu lalu, BTC berhasil bangkit dari titik terendah US$57.747 dan terus menunjukkan pergerakan naik yang stabil.

Yang lebih menarik, Bitcoin tetap tidak tergelincir di bawah US$60.000, bahkan setelah MicroStrategy, perusahaan yang dikenal sebagai pemegang Bitcoin institusional terbesar, menjual 3.588 BTC senilai sekitar US$216 juta untuk mendanai pembayaran dividen. Peristiwa ini menggarisbawahi bahwa area US$60.000 masih dipertahankan dengan kuat oleh para pembeli. Selama Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas zona tersebut, peluang untuk pemulihan jangka pendek tetap terbuka lebar. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$63.947, setelah mencatat kenaikan 1,4% dalam 24 jam terakhir.

Menanti Penembusan Resistance Kunci

Tim Riset porosinformasi.co.id mengungkapkan bahwa para analis kini memfokuskan perhatian pada level US$67.248 sebagai resistance utama berikutnya yang harus ditembus. "Jika Bitcoin berhasil menembus level tersebut, peluang untuk reli yang lebih besar dapat semakin kuat," terang mereka.

Analisis dari CryptoQuant lebih lanjut menunjukkan bahwa fase kenaikan berikutnya kemungkinan besar akan dimulai ketika investor baru kembali mengakumulasi Bitcoin pada harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan investor jangka panjang. Dalam siklus pasar sebelumnya, kondisi semacam ini seringkali menjadi indikator kuat bahwa momentum pasar mulai menguat kembali.

Meskipun demikian, Bitcoin masih perlu membuktikan kekuatan permintaan di atas level resistance tersebut. Jika gagal menembus US$67.248, BTC berisiko kembali bergerak dalam rentang harga yang lebih sempit.

Untuk saat ini, sinyal on-chain memang mengindikasikan bahwa pasar bearish Bitcoin mungkin sedang mendekati penghujungnya. Namun, konfirmasi bullish yang lebih solid tetap memerlukan penembusan resistance penting dan peningkatan minat beli yang signifikan dari investor baru. Selama Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas US$60.000 dan berhasil menembus level US$67.248, peluang pemulihan menuju fase bullish berikutnya akan semakin besar dan menjanjikan.

Investasi dan trading aset kripto yang aman dapat diakses melalui platform terpercaya. Ikuti kanal berita kami di Google News untuk mendapatkan update terkini seputar dunia kripto dan unduh aplikasi trading aset digital sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, serta informasi yang disajikan sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto.

porosinformasi.co.id Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar