Poros Informasi – 20 Juli 2026 | Pasar altcoin kembali menunjukkan denyut nadi yang kuat dalam dua pekan terakhir, seiring dengan pergerakan pasar Bitcoin yang memasuki fase konsolidasi. Kondisi ini mendorong para pelaku pasar untuk mulai melirik peluang di luar Bitcoin, khususnya pada aset-aset yang mendekati level-level teknikal yang dianggap penting. Laporan terbaru menunjukkan bahwa beberapa altcoin telah mencatatkan kenaikan dua digit, namun perhatian khusus pekan ini tertuju pada Sui (SUI), Hyperliquid (HYPE), dan Bittensor (TAO). Ketiga aset digital ini kini berada di persimpangan jalan, menguji area support dan resistance krusial yang berpotensi menentukan kelanjutan reli atau justru kembali tertahan.
SUI Mengincar Breakout Menuju US$0,85
Sui (SUI) menampilkan struktur teknikal yang cukup menarik perhatian para analis. Setelah berhasil bangkit dari titik terendahnya di bulan Juni yang berkisar di level US$0,67, harga SUI mulai membentuk rangkaian higher low dan berulang kali menguji area resistance di kisaran US$0,85. Pola pergerakan ini secara visual membentuk formasi ascending triangle, sebuah pola yang seringkali diinterpretasikan sebagai indikator bullish continuation, terutama jika didukung oleh peningkatan volume transaksi yang signifikan.
Dari sisi indikator teknikal, Relative Strength Index (RSI) SUI menunjukkan perbaikan. Indikator ini mulai bergerak naik mendekati level 48 setelah membentuk higher low selama satu bulan terakhir. Meskipun masih berada di bawah level netral 50, pergerakan RSI yang menembus level tersebut dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi potensi bullish. Level US$0,85 menjadi kunci utama yang harus ditembus oleh SUI. Jika harga SUI mampu ditutup stabil di atas area ini, peluang untuk merangsek naik menuju level psikologis US$1,00 akan semakin terbuka lebar. Namun, sebaliknya, jika SUI gagal menembus resistance tersebut, aset ini berisiko kembali bergerak dalam rentang konsolidasi yang sama. Area US$0,67 masih memegang peranan sebagai support utama yang krusial untuk dipertahankan agar struktur pemulihan harga tidak mengalami kerusakan.
HYPE Berupaya Mempertahankan Support di US$58
Hyperliquid (HYPE) terus menunjukkan performa yang solid di pasar altcoin, meskipun sempat mengalami koreksi dari level tertingginya. Setelah mencatatkan reli yang cukup tajam pada bulan Juni, HYPE kini memasuki fase koreksi yang dianggap sehat dan sedang menguji kembali garis tren naik (trendline) yang telah menopang pergerakan harganya dalam beberapa pekan terakhir. Level US$58 menjadi support langsung yang paling krusial bagi HYPE.
Selama HYPE mampu bertahan di atas garis tren dan level support US$58, para pembeli masih memiliki peluang untuk mendorong harga kembali menuju area resistance di US$60. Jika penembusan US$60 berhasil dilakukan, HYPE berpotensi melanjutkan tren kenaikannya menuju level tertinggi terbarunya yang diperkirakan berada di kisaran US$70. Dari sisi pasar derivatif, open interest HYPE menunjukkan peningkatan kembali hingga mencapai sekitar 4,16 juta kontrak. Hal ini mengindikasikan bahwa para pelaku pasar derivatif mulai membangun kembali posisi mereka meskipun harga sedang mengalami koreksi, yang dapat menjadi sinyal ekspektasi terhadap peningkatan volatilitas dalam waktu dekat. Namun, jika HYPE kehilangan support US$58, struktur bullish jangka pendeknya dapat melemah. Dalam skenario terburuk, support berikutnya yang perlu diwaspadai berada di kisaran US$49.
TAO Menghadapi Ujian Resistance di US$202-US$220
Bittensor (TAO) juga menjadi salah satu altcoin yang patut dipantau ketat, terutama mengingat narasi seputar kecerdasan buatan (AI) yang masih terus menarik perhatian pasar. Namun, berbeda dengan beberapa altcoin lain yang sudah berhasil menembus resistance penting, TAO masih dalam proses membangun struktur pemulihan harganya. Harga TAO saat ini masih berada di bawah Ichimoku Cloud, yang secara umum menunjukkan bahwa para penjual masih memiliki kendali dalam tren yang lebih luas.
Meskipun demikian, momentum pergerakan TAO mulai menunjukkan perbaikan setelah harga berhasil melakukan rebound dari level terendah lokalnya. Indikator RSI TAO dilaporkan naik ke kisaran 48, mencerminkan adanya pemulihan momentum. Peningkatan bertahap pada open interest juga menandakan bahwa para pelaku pasar derivatif mulai bersiap menghadapi potensi pergerakan harga yang lebih besar. Resistance utama bagi TAO berada di area US$202 hingga US$220. Zona ini menjadi sangat penting karena berdekatan dengan level resistance horizontal serta batas bawah dari Ichimoku Cloud. Jika TAO mampu menembus area tersebut secara meyakinkan, peluang pemulihan yang lebih kuat dapat terbuka dan berpotensi menarik minat beli baru. Namun, jika TAO gagal mempertahankan support di level US$178, upaya pemulihan harga dapat tertunda dan aset ini berisiko tetap bergerak dalam fase konsolidasi.
Para analis dari Tokocrypto menekankan bahwa saat ini, ketiga altcoin tersebut, yaitu SUI, HYPE, dan TAO, sama-sama berada di area-area krusial. SUI perlu menembus level US$0,85 untuk membuka jalan menuju US$1. HYPE harus mampu mempertahankan level US$58 agar tren naiknya tetap terjaga. Sementara itu, TAO perlu melewati rentang US$202 hingga US$220 untuk mengonfirmasi potensi pembalikan tren. Pekan ini bisa menjadi periode penentu bagi ketiga altcoin ini. Jika volume transaksi meningkat dan para pembeli mampu mempertahankan momentum, SUI, HYPE, dan TAO berpeluang melanjutkan tren kenaikannya. Namun, tanpa konfirmasi breakout yang jelas, ketiganya masih berisiko untuk tertahan dalam rentang pergerakan harga masing-masing.






