Poros Informasi – Jagat aset dunia nyata (RWA) kembali digemparkan dengan sebuah eksperimen yang memukau dan tak terduga. Jurassic Finance, sebuah entitas inovatif, berencana menokenisasi "Deaton," sebuah tengkorak Triceratops prorsus yang langka dan berharga, di jaringan blockchain Solana. Langkah ini bukan sekadar inovasi, melainkan sebuah penanda sejarah yang menjadikan Deaton sebagai dinosaurus pertama yang akan diabadikan di blockchain, sekaligus membuka babak baru dalam tokenisasi aset koleksi bersejarah yang memiliki nilai intrinsik tinggi.
Revolusi Aset Dunia Nyata: Dinosaurus Masuk Blockchain

Tim riset di porosinformasi.co.id mencatat bahwa proyek Jurassic Finance ini mengukir sejarah dengan menjadikan Deaton sebagai dinosaurus pertama yang ditokenisasi. Inisiatif tersebut muncul di tengah perluasan pasar tokenisasi yang kini merambah dari aset finansial tradisional seperti saham dan obligasi, menuju koleksi seni, artefak budaya, dan benda-benda bersejarah yang tak ternilai. Ini menunjukkan bahwa batas-batas potensi blockchain terus bergeser, mencakup spektrum aset yang semakin luas dan beragam.
Deaton sendiri merupakan spesimen tengkorak Triceratops prorsus berkualitas museum, dengan kelengkapan tulang mencapai sekitar 60% hingga 65%. Jurassic Finance berambisi untuk membawa nilai ekonomi dari fosil purba ini ke dalam ekosistem blockchain melalui struktur hukum yang solid dan token berbasis standar SPL Solana. Tujuannya adalah untuk mendemokratisasi kepemilikan dan akses terhadap aset langka yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh segelintir kolektor atau institusi besar.
Mekanisme Unik: SPV dan Token SPL untuk Deaton
Menurut penjelasan resmi di situs Jurassic Finance, setiap fosil yang akan ditokenisasi akan melalui serangkaian proses akuisisi dan autentikasi yang ketat. Jurassic Finance Labs secara aktif mencari dan membeli spesimen yang telah terverifikasi keasliannya oleh para ahli paleontologi.
Setiap pembelian kemudian akan distrukturkan secara legal melalui Special Purpose Vehicle (SPV) atau entitas tujuan khusus. SPV inilah yang akan menerbitkan token terpisah di Solana, memanfaatkan standar SPL yang efisien dan memungkinkan transfer kepemilikan digital yang mudah.
Dilaporkan oleh BeInCrypto, pemegang token akan memperoleh hak ekonomi dan legal yang diatur berdasarkan perjanjian operasional dari kendaraan investasi tersebut. Hak-hak ini juga dapat dipindahtangankan dengan mudah melalui token, memberikan likuiditas yang belum pernah ada sebelumnya untuk aset fisik semacam ini.
Penting untuk dicatat bahwa tidak semua aspek operasional berada di dalam rantai blok. Autentikasi, penyimpanan fisik, dan asuransi fosil tetap dikelola secara off-chain oleh pihak ketiga yang terpercaya. Blockchain difokuskan untuk mencatat kepemilikan digital dan distribusi hak ekonomi secara transparan dan efisien, menjaga integritas aset fisik sekaligus memanfaatkan keunggulan desentralisasi.
Jurassic Finance juga memproyeksikan bahwa setelah spesimen berhasil diperoleh dan diamankan, aset tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan institusional yang berkelanjutan. Museum-museum besar disebut akan menanggung biaya operasional sebagai imbalan atas hak untuk memamerkan fosil tersebut kepada publik, menciptakan model bisnis yang berkelanjutan bagi pemegang token.
Gelombang Pendanaan dan Lonjakan RAWR
Jurassic Finance telah memulai penggalangan dana untuk akuisisi Deaton pada bulan Juli, dengan target ambisius sebesar 660.000 USDC. Dari jumlah tersebut, 600.000 USDC akan dialokasikan ke escrow untuk penjual fosil, sementara 60.000 USDC sisanya akan masuk ke perbendaharaan token RAWR.
Tokenized Deaton akan memiliki total suplai 1 juta token. Sebanyak 95% dari suplai ini akan diklaim oleh para alokator secara pro rata, sedangkan 5% sisanya akan dialirkan ke perbendaharaan RAWR. Struktur ini dirancang untuk memberikan insentif bagi partisipasi awal dan mendukung ekosistem RAWR.
Pengumuman proyek ini sontak memicu lonjakan signifikan pada harga RAWR, token yang diluncurkan Jurassic Finance pada pertengahan Mei. Berdasarkan data pasar dari BeInCrypto Markets, RAWR melonjak lebih dari 89% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Lonjakan ini mengindikasikan minat spekulatif yang kuat terhadap narasi RWA yang unik di ekosistem Solana. Namun, seperti halnya token dengan kapitalisasi pasar kecil lainnya, reli besar dalam waktu singkat selalu disertai dengan risiko volatilitas tinggi yang perlu diwaspadai investor.
Solana: Episentrum Inovasi RWA yang Kian Beragam
Tokenisasi aset dunia nyata telah mengalami pertumbuhan pesat dalam setahun terakhir. Nilai gabungan aset yang ditokenisasi dilaporkan meningkat sebesar 267% dari Juni 2025 hingga Juni 2026, menjadikannya salah satu sektor kripto yang tetap mencatat pertumbuhan substansial di kala sektor lain mungkin mengalami perlambatan.
Menurut data dari RWA.xyz, Solana kini menempati peringkat ketiga sebagai jaringan blockchain berdasarkan "distributed asset value," dengan pangsa pasar mencapai 9,74%. Total nilai aset terdistribusi di Solana telah mencapai US$3,59 miliar, menunjukkan kenaikan 2,84% dalam 30 hari terakhir.
Jumlah pemegang aset RWA di Solana juga menunjukkan peningkatan signifikan, mencapai 312.309, bertambah 6,28% dalam periode yang sama. Statistik ini menggarisbawahi posisi Solana sebagai salah satu hub utama untuk inovasi RWA.
Masuknya fosil dinosaurus ke pasar tokenisasi ini menegaskan bahwa kategori RWA tidak lagi terbatas pada instrumen keuangan tradisional. Koleksi langka, artefak sejarah, hingga aset budaya kini mulai dieksplorasi sebagai instrumen on-chain yang inovatif, membuka peluang baru bagi likuiditas dan aksesibilitas.
Tantangan dan Prospek Masa Depan Tokenisasi Fosil
Meskipun inovatif, model tokenisasi aset fisik seperti ini tetap menghadapi sejumlah tantangan. Investor perlu memahami secara mendalam bagaimana hak-hak legal pemegang token akan dijalankan, bagaimana aset fisik disimpan dan diasuransikan, serta bagaimana potensi pendapatan dari museum atau institusi akan didistribusikan secara adil dan transparan. Kejelasan regulasi dan kerangka hukum yang kuat akan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Untuk saat ini, tokenisasi Deaton menjadi salah satu eksperimen paling berani dan unik di sektor RWA Solana. Jika proyek ini berhasil dieksekusi dengan baik, ia berpotensi membuka jalan bagi tokenisasi aset koleksi lain yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Namun, keberlanjutan narasi RAWR dan kesuksesan jangka panjang proyek ini akan sangat bergantung pada eksekusi legal yang cermat, transparansi dalam pengelolaan aset fisik (custody), dan kemampuan proyek untuk menciptakan aliran pendapatan nyata dari aset fisik tersebut.
Dunia kripto terus membuktikan diri sebagai arena inovasi tanpa batas. Eksperimen seperti tokenisasi Deaton ini menunjukkan potensi besar blockchain untuk merevolusi cara kita memahami dan memiliki aset. Untuk informasi terkini seputar dunia kripto dan panduan investasi yang aman, ikuti terus Poros Informasi di Google News dan unduh aplikasi trading kripto terpercaya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Poros Informasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






