Terungkap! Rahasia Altcoin Meroket Saat Bitcoin Loyo Jelang Natal

Usman

Terungkap! Rahasia Altcoin Meroket Saat Bitcoin Loyo Jelang Natal

Poros Informasi – Menjelang kemeriahan Hari Raya Natal 2025, lanskap pasar kripto global menyajikan pemandangan yang kontradiktif. Di tengah bayang-bayang koreksi dan tekanan makroekonomi yang membuat Bitcoin (BTC) serta mayoritas aset digital utama lainnya terhuyung, beberapa altcoin justru berhasil mencatatkan lonjakan harga yang spektakuler, menantang arus bearish yang dominan.

Badai Makroekonomi Guncang Pasar Kripto Global

Terungkap! Rahasia Altcoin Meroket Saat Bitcoin Loyo Jelang Natal
Gambar Istimewa : s.w.org

Pemicu utama tekanan ini tak lain adalah rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat yang menunjukkan kekuatan tak terduga. Data ekonomi yang solid ini secara signifikan mereduksi ekspektasi pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada Januari mendatang, dengan probabilitas kini diperkirakan hanya sekitar 13%. Akibatnya, sentimen risk-off mendominasi, menyeret Bitcoin dan sebagian besar altcoin ke zona merah, menciptakan fase sideways yang penuh ketidakpastian menjelang libur panjang akhir tahun.

Ketika Bitcoin Terhuyung, Altcoin Ini Justru Pesta Kenaikan

Namun, di balik awan mendung tersebut, secercah cahaya datang dari beberapa altcoin yang berhasil membalikkan narasi pasar. AVNT memimpin dengan lonjakan impresif 31%, diikuti oleh O yang menguat 30%, dan TFUEL dengan kenaikan 14%. Kinerja luar biasa ini menunjukkan bahwa di tengah gejolak pasar, ada aset-aset tertentu yang memiliki katalis unik atau daya tahan intrinsik yang memungkinkan mereka untuk bersinar, bahkan ketika raksasa seperti Bitcoin sedang berjuang. Fenomena ini seringkali menjadi indikator adanya pergeseran fokus atau narasi spesifik yang menguntungkan proyek-proyek tertentu di ekosistem kripto.

Solana: Harapan di Tengah Ketidakpastian dengan Dukungan Institusional

Di tengah volatilitas, perhatian khusus tertuju pada Solana (SOL). Meskipun pasar secara umum melemah, SOL menunjukkan ketahanan yang patut dicermati. Analis pasar menilai bahwa dukungan kuat dari produk Exchange Traded Fund (ETF) institusional menjadi jangkar yang menjaga harga SOL tetap stabil di atas level krusial $120. Ini mengindikasikan kepercayaan investor institusional terhadap ekosistem Solana dan potensi jangka panjangnya. Kendati demikian, para trader tetap diimbau untuk waspada, karena secara teknikal, risiko koreksi lebih lanjut masih membayangi, mengingat kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Ancaman di Balik Bayangan: Risiko Ethereum dan Aksi Jual Besar

Sementara itu, Ethereum (ETH), sebagai tulang punggung banyak aplikasi terdesentralisasi, juga menghadapi tantangan tersendiri. Ada kekhawatiran mengenai potensi penurunan harga ETH menuju level $2.500, terutama dipicu oleh aksi jual yang signifikan dari entitas seperti Wintermute. Pergerakan whale dan institusi besar seringkali memiliki dampak substansial pada likuiditas dan sentimen pasar, sehingga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan oleh para investor ETH dalam menyusun strategi mereka.

Menjelang akhir tahun 2025, pasar kripto terus membuktikan sifatnya yang dinamis dan tak terduga. Fluktuasi harga yang ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan, menjadi pengingat bagi setiap pelaku pasar untuk selalu melakukan riset mendalam dan mengelola risiko dengan bijak. Diperlukan strategi yang adaptif untuk menavigasi gelombang pasar yang penuh tantangan ini. Untuk informasi terkini dan analisis mendalam seputar aset digital, Anda dapat mengikuti update di porosinformasi.co.id.


PENTING: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh Anda. Konten ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar