Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!

Usman

Poros Informasi – Dunia kripto kembali menggebrak ranah olahraga tradisional dengan tawaran yang menggemparkan. Raksasa stablecoin, Tether, penerbit di balik USDT yang mendominasi pasar aset digital, baru-baru ini melayangkan proposal akuisisi bernilai fantastis untuk klub sepak bola legendaris Serie A Italia, Juventus. Namun, upaya ambisius ini langsung kandas di tangan Exor, perusahaan induk pemilik Juventus, yang dengan tegas menolak tawaran tunai senilai triliunan rupiah tersebut. Penolakan ini menegaskan bahwa bagi beberapa institusi, nilai sejarah dan prinsip tak bisa ditukar dengan kucuran dana, seberapa pun besarnya.

Tawaran Menggiurkan dari Raksasa Stablecoin

Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!
Gambar Istimewa : s.w.org

Pada Jumat (13/12) lalu, Tether, yang dikenal sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem kripto global, secara resmi mengajukan proposal mengikat kepada Exor. Proposal tersebut tidak hanya mencakup pembelian seluruh saham Juventus yang dimiliki Exor, melainkan juga janji investasi tambahan sebesar €1 miliar, atau setara dengan sekitar US$1,1 miliar, yang dialokasikan khusus untuk pengembangan dan peningkatan performa klub.

Tawaran ini menunjukkan betapa seriusnya Tether dalam memperluas jejaknya di luar ranah aset digital. Dengan kapitalisasi pasar USDT yang masif, kemampuan finansial Tether untuk melakukan akuisisi sebesar ini bukanlah isapan jempol, melainkan cerminan kekuatan ekonomi yang kini dimiliki oleh entitas-entitas kripto.

Benteng Sejarah yang Tak Tergoyahkan

Meski proposal yang diajukan Tether bernilai sangat besar dan seluruhnya dalam bentuk tunai, respons dari Exor datang dengan cepat dan tegas. Hanya sehari setelah proposal diterima, CEO Exor, John Elkann, tampil dalam sebuah pernyataan video yang lugas. Ia menegaskan bahwa Juventus, dengan segala sejarah dan nilai-nilai yang melekat padanya, tidak untuk dijual. "Juventus, sejarah kami, nilai-nilai kami, tidak untuk dijual," ujar Elkann, menggarisbawahi komitmen mendalam keluarga Agnelli terhadap klub.

Exor, sebagai perusahaan investasi yang dimiliki oleh keluarga Agnelli, merupakan salah satu dinasti paling berpengaruh di Italia. Portofolio mereka mencakup merek-merek global ikonik seperti Ferrari dan Stellantis, menunjukkan bahwa mereka adalah pemegang saham yang memiliki visi jangka panjang dan ikatan emosional yang kuat dengan aset-aset mereka. Dewan direksi Exor kemudian secara bulat menolak proposal yang tidak diminta tersebut, memperkuat posisi mereka.

"Juventus adalah klub legendaris dan sukses. Exor dan keluarga Agnelli telah menjadi pemegang saham yang stabil dan bangga selama lebih dari satu abad, dan tetap berkomitmen penuh mendukung klub serta manajemen barunya," demikian pernyataan resmi Exor, menegaskan kembali dedikasi mereka yang tak tergoyahkan.

Ikatan Emosional dan Visi Jangka Panjang

Menariknya, ini bukan kali pertama nama Tether muncul dalam daftar pemegang saham Juventus. Sejak April lalu, perusahaan kripto ini telah menguasai lebih dari 10% saham klub, sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis mereka. CEO Tether, Paolo Ardoino, mengungkapkan bahwa tawaran untuk menjadi pemegang saham mayoritas ini bersifat sangat personal baginya. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Juventus sejak masa kecilnya.

"Sebagai seorang anak, saya belajar tentang komitmen, ketahanan, dan tanggung jawab dengan menonton Juventus menghadapi kemenangan dan kekalahan dengan bermartabat," kata Ardoino, menjelaskan motivasi di balik langkah ambisiusnya. Menurut Tether, tujuan utama dari proposal akuisisi ini adalah untuk mendukung performa olahraga Juventus di level tertinggi serta membantu klub berkembang secara berkelanjutan di tengah perubahan lanskap olahraga dan media global yang semakin dinamis.

Jejak Kripto di Lapangan Hijau dan Ekspansi Agresif Tether

Meskipun tawaran bernilai triliunan rupiah ini ditolak, langkah Tether ini secara jelas menunjukkan semakin eratnya irisan antara industri kripto dan dunia olahraga global. Entitas kripto kini tidak hanya menjadi sponsor atau mitra, tetapi juga berani melangkah lebih jauh sebagai calon pemilik klub-klub raksasa.

Di luar lapangan hijau, Tether memang tengah gencar melakukan ekspansi agresif. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan ini telah meluncurkan aplikasi kesehatan, berinvestasi pada perusahaan robot humanoid Generative Bionics, serta mengakuisisi saham mayoritas perusahaan agribisnis Amerika Selatan, Adecoagro. Diversifikasi ini menegaskan ambisi Tether untuk menjadi pemain global di berbagai sektor, jauh melampaui citranya sebagai penerbit stablecoin semata.

Peristiwa ini menjadi penanda penting dalam evolusi hubungan antara aset digital dan ekonomi tradisional. Meskipun pintu Juventus tertutup rapat untuk akuisisi penuh, upaya Tether ini membuka diskusi lebih lanjut tentang potensi dan arah investasi dari konglomerat kripto di masa depan.

Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News Poros Informasi untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar