UNI Menggila! Rahasia di Balik Lonjakan 8% Uniswap Terungkap?

Usman

Poros Informasi – Pasar kripto kembali dihebohkan dengan pergerakan impresif Uniswap (UNI). Pada 29 Juli, token DeFi terkemuka ini berhasil mencatat rebound signifikan, melesat lebih dari 8% setelah sempat menyentuh titik terendah intraday di US$3,74. Kenaikan ini mendorong UNI kembali menembus level psikologis US$4, mencapai puncaknya di sekitar US$4,06.

Menurut analisis tim riset porosinformasi.co.id, UNI saat ini diperdagangkan di kisaran US$4,02, menunjukkan kenaikan sekitar 3% dari harga pembukaan harian. Pergerakan ini melanjutkan tren pemulihan yang solid sejak UNI menyentuh titik terendah Juni di sekitar US$2,35. "Dalam beberapa pekan terakhir, UNI telah berhasil membentuk pola ‘higher highs’ dan ‘higher lows’, mengindikasikan bahwa momentum pemulihan yang kuat sedang terbangun. Harga kini kembali menguji area yang terakhir terlihat pada bulan Mei," ungkap tim riset tersebut.

UNI Menggila! Rahasia di Balik Lonjakan 8% Uniswap Terungkap?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Klarifikasi Penting dari Pendiri Uniswap Memicu Reli UNI

Lonjakan harga UNI ini tak lepas dari sentimen positif yang dipicu oleh klarifikasi penting dari pendiri Uniswap, Hayden Adams. Adams secara langsung menanggapi kekhawatiran pasar mengenai struktur biaya (fee) pada Uniswap v4.

Peran Fee Protokol v4 dan Dampaknya pada LP

Hayden Adams menegaskan bahwa biaya protokol akan diterapkan sebagai tambahan di atas biaya yang diterima oleh penyedia likuiditas (liquidity provider/LP), bukan dipotong dari porsi LP. Sebagai ilustrasi, jika sebuah pool menetapkan biaya LP sebesar 30 basis poin, maka total biaya yang dibayarkan oleh trader adalah 35 basis poin. Dari jumlah tersebut, LP tetap menerima 30 basis poin penuh, sementara 5 basis poin akan dialokasikan untuk protokol. Penjelasan transparan ini berhasil meredakan spekulasi negatif yang sebelumnya beredar, yaitu kekhawatiran bahwa pengaktifan biaya protokol dapat mengurangi pendapatan LP dan memicu eksodus modal ke bursa terdesentralisasi (DEX) lainnya.

Potensi Burn UNI dan Peran Robinhood Chain

Selain itu, menurut laporan Crypto News, Uniswap juga telah mengajukan proposal tata kelola (governance) yang signifikan. Proposal ini berfokus pada penerapan biaya protokol dari pool v4 dan implementasinya di Robinhood Chain. Jika disetujui, pendapatan baru yang dihasilkan dari biaya protokol ini akan dialokasikan ke mekanisme pembakaran (burn) UNI yang sudah ada. Model ini berpotensi menciptakan korelasi yang lebih kuat dan transparan antara volume aktivitas trading di Uniswap dengan suplai UNI yang beredar di pasar.

Minat terhadap narasi ini semakin meningkat pesat sejak peluncuran Robinhood Chain pada 1 Juli. Data sebelumnya menunjukkan bahwa Uniswap pernah menghasilkan biaya sekitar US$5,16 juta dalam periode 24 jam, di mana sebagian besar, sekitar US$4,38 juta, berasal dari Robinhood Chain. Volume perdagangan Uniswap di jaringan tersebut bahkan telah melampaui US$1 miliar hanya dalam sembilan hari setelah diluncurkan. Namun, perlu dicatat bahwa implementasi pembakaran UNI di masa mendatang masih sangat bergantung pada persetujuan tata kelola, keberhasilan implementasi biaya, dan keberlanjutan volume aktivitas trading.

Analisis Teknikal: UNI Berjuang di Zona Krusial

Dari perspektif analisis teknikal, momentum UNI menunjukkan sinyal positif pada grafik harian. Harga saat ini bergerak di atas level support Supertrend yang krusial di sekitar US$3,23. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) juga menunjukkan kenaikan ke angka 66,83. Meskipun masih di bawah ambang batas overbought 70, nilai RSI ini mengindikasikan adanya tekanan beli yang cukup kuat. Jika UNI berhasil menutup candle harian di atas titik tertinggi Mei di sekitar US$4,15, potensi pemulihan yang lebih luas dan berkelanjutan dapat terbuka lebar.

Indikator Kunci dan Level Resistance

Pada grafik 4 jam, UNI telah berhasil menembus batas atas kisaran perdagangan terbarunya di sekitar US$4,00. Level resistance terdekat yang menjadi perhatian utama adalah US$4,10, yang diidentifikasi sebagai titik pivot reversal yang signifikan. Apabila UNI dapat mempertahankan posisinya dan menutup harga di atas US$4,10, target berikutnya yang realistis adalah US$4,20 dan US$4,30. Melampaui zona tersebut, target lanjutan yang patut dipantau meliputi US$4,40, US$4,49, hingga US$4,59.

Meskipun demikian, kekuatan tren saat ini belum sepenuhnya solid. Indikator Average Directional Index (ADX) tercatat di angka 19,77, sedikit di bawah level 20. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun terjadi breakout harga, arah tren belum memiliki konfirmasi yang sangat meyakinkan.

Peta Likuidasi Menunjukkan Target Berikutnya

Peta likuidasi (liquidation heatmap) dari CoinGlass menyoroti konsentrasi posisi leverage yang signifikan di rentang harga US$3,98 hingga US$4,03. Pergerakan UNI yang melampaui zona ini kemungkinan besar telah memicu penutupan paksa posisi short seller, yang pada gilirannya menambah tekanan beli dan memperkuat rebound terbaru. Likuiditas tambahan juga teridentifikasi di area US$4,07 hingga US$4,10, menjadikannya target penting dalam jangka pendek. Sementara itu, di sisi bawah, area likuiditas utama yang perlu diperhatikan berada di sekitar US$3,90, US$3,72, dan US$3,60.

Apabila UNI gagal mempertahankan level US$4,00, support pertama akan ditemukan di sekitar US$3,91. Level support berikutnya yang krusial adalah US$3,81 dan US$3,71. Struktur bullish secara keseluruhan akan menunjukkan pelemahan yang lebih jelas jika harga tergelincir di bawah zona US$3,52.

Waspada! Risiko Koreksi dan Faktor Makro Ekonomi

Meskipun momentum terlihat membaik, beberapa analis tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.

Sinyal Rising Wedge dan Pandangan Analis

Analis Gopal, misalnya, mengidentifikasi pola "rising wedge" pada grafik UNI, di mana harga membentuk puncak dan lembah yang semakin tinggi dalam struktur yang menyempit. Menurutnya, pengujian berulang pada garis support wedge dapat mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai kehilangan kekuatannya. Jika harga menembus garis tren bawah, UNI berisiko mengalami penurunan yang lebih signifikan. Sebaliknya, penembusan di atas batas atas wedge dapat membatalkan sinyal bearish ini.

Analis lain, Nebraska Gooner, juga berpendapat bahwa UNI saat ini berada di area resistance yang krusial. Jika harga berhasil merebut kembali zona resistance utama ini, potensi "moving-average squeeze" dapat terbentuk, yang berpotensi mendorong reli lebih kuat menuju area US$5.

Oleh karena itu, area harga US$4,10 hingga US$4,30 menjadi sangat penting untuk pergerakan UNI selanjutnya. Penembusan (breakout) yang meyakinkan di atas zona ini dapat mengkonfirmasi skenario bullish, sementara penolakan dari area tersebut berpotensi mengembalikan harga ke US$3,80 atau level support terdekat yang sedang naik.

Bayangan The Fed dan Volatilitas Pasar

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar