XRP Tergelincir ke Zona Merah, Investor Menahan Nafas
Poros Informasi – 07 Agustus 2026 | Harga XRP kembali diperdagangkan di zona merah pada perdagangan hari ini setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat terlihat di awal sesi. Penurunan harga kali ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor, terutama ketika pasar kripto secara umum belum menunjukkan dorongan yang cukup kuat untuk mengangkat harga aset digital berkapitalisasi besar. Berdasarkan data perdagangan terbaru, Harga XRP Turun ke Kisaran US$1,02 per koin atau melemah sekitar 2,33%–2,46% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar XRP kini berada di sekitar US$64 miliar, sementara volume perdagangan harian meningkat menjadi sekitar US$1,49 miliar. Dalam 24 jam terakhir, XRP bergerak di rentang US$1,015 hingga US$1,055.
Tekanan Jual Meningkat Pasca Gagal Menembus Area Resistance
Pelemahan harga XRP hari ini diperkirakan dipicu oleh meningkatnya aksi jual setelah harga gagal mempertahankan posisi di atas level US$1,05. Ketika aset tidak mampu menembus area resistance tersebut, banyak trader jangka pendek memilih mengamankan keuntungan sehingga tekanan jual bertambah. Kondisi ini membuat harga terus bergerak turun hingga mendekati level terendah harian. Koreksi yang terjadi masih didominasi faktor teknikal, bukan karena adanya sentimen negatif besar yang secara khusus memengaruhi ekosistem XRP. Situasi ini kembali mengingatkan para pelaku pasar akan kerentanan Harga XRP Turun ke Kisaran US$1,02 akibat dinamika pasar yang cepat.
Sentimen Pasar Kripto Global Masih Membatasi Minat Beli
Selain faktor teknikal, pelemahan XRP juga dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto yang masih bergerak cenderung datar. Investor masih menunggu katalis baru, baik dari sisi makroekonomi maupun perkembangan industri aset digital, sehingga aliran dana ke altcoin belum menunjukkan peningkatan signifikan. Situasi tersebut membuat permintaan terhadap XRP belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan jual. Akibatnya, pergerakan harga lebih mudah terkoreksi meskipun penurunan yang terjadi tidak disertai lonjakan volatilitas ekstrem. Harga XRP Turun ke Kisaran US$1,02 ini menjadi cerminan dari sentimen pasar yang masih berhati-hati.
Volume Perdagangan Naik, Aktivitas Distribusi Terlihat
Menariknya, volume perdagangan XRP justru meningkat menjadi sekitar US$1,49 miliar dalam 24 jam terakhir. Peningkatan aktivitas transaksi di tengah pelemahan harga mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase distribusi, di mana sebagian pelaku pasar memilih melepas kepemilikannya. Meski demikian, kenaikan volume juga menunjukkan likuiditas XRP tetap terjaga. Apabila tekanan jual mulai mereda dan pembeli kembali mendominasi, kondisi ini dapat menjadi dasar bagi terbentuknya pemulihan harga dalam beberapa sesi berikutnya. Kenaikan volume ini menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati di tengah kekhawatiran Harga XRP Turun ke Kisaran US$1,02.
Prospek Pergerakan XRP Selanjutnya: Support dan Resistance Kunci
Dalam jangka pendek, area US$1,01 menjadi level support yang perlu dipertahankan XRP. Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang rebound menuju US$1,05 masih terbuka. Namun, apabila tekanan jual berlanjut hingga menembus support tersebut, XRP berpotensi melanjutkan koreksi menuju area psikologis US$1,00 atau bahkan sedikit di bawahnya. Dengan penurunan sekitar 6% dalam 30 hari, 10% dalam 60 hari, dan lebih dari 28% dalam 90 hari terakhir, tren jangka menengah XRP masih menunjukkan dominasi bearish. Oleh karena itu, investor disarankan mencermati perkembangan sentimen pasar, volume perdagangan, serta arah pergerakan Bitcoin yang masih menjadi acuan utama bagi mayoritas aset kripto.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan unduh aplikasi trading Bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






