XRP Terjebak di Zona Merah, Akankah $1,40 Jadi Benteng Terakhir?

Usman

XRP Terjebak di Zona Merah, Akankah $1,40 Jadi Benteng Terakhir?

Poros Informasi – Pasar kripto kembali menyaksikan volatilitas pada aset XRP yang saat ini tengah berjuang melawan arus koreksi. Berdasarkan pantauan pasar terbaru, harga XRP mengalami penurunan tipis sebesar 0,68% dalam 24 jam terakhir, menempatkan aset ini di level $1,39911. Meskipun penurunan harian terlihat moderat, tekanan yang dirasakan investor sebenarnya jauh lebih berat jika menilik performa mingguan.

Tekanan Jual Mingguan Menguji Ketahanan XRP

XRP Terjebak di Zona Merah, Akankah ,40 Jadi Benteng Terakhir?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Jika kita melihat lebih dalam ke grafik mingguan, XRP sebenarnya sedang mengalami fase pelemahan yang cukup signifikan. Dalam rentang waktu tujuh hari terakhir, aset ini telah terkoreksi sebesar 7,67%. Fluktuasi harga sempat menyentuh titik rendah di $1,321668 sebelum akhirnya mencoba melakukan rebound ke area $1,416647.

Kondisi ini menunjukkan adanya tarik-menarik yang sengit antara para bulls yang mencoba mempertahankan harga dan para bears yang menekan turun. Menariknya, meskipun performa jangka pendek sedang lesu, fundamental harga XRP dalam jangka menengah masih menunjukkan tren positif. Tercatat, dalam 60 hari terakhir XRP telah melesat 35,44%, dan dalam 90 hari tumbuh sebesar 26,58%.

Mengapa XRP Mengalami Koreksi Saat Ini?

Berdasarkan data yang dihimpun melalui porosinformasi.co.id, pelemahan ini tampaknya bukan disebabkan oleh sentimen negatif mendadak terkait regulasi atau berita fundamental Ripple. Sebaliknya, fenomena ini lebih mengarah pada aksi profit taking atau ambil untung oleh para trader.

Setelah mengalami reli yang cukup impresif dalam dua bulan terakhir, wajar jika sebagian pemegang aset memilih untuk merealisasikan keuntungan mereka. Ketika tekanan jual dari aksi ambil untung ini bertemu dengan permintaan beli yang belum cukup masif, harga secara alami akan mengalami tekanan turun.

Analisis Teknikal: Level Psikologis dan Area Support

Saat ini, mata para trader tertuju pada level psikologis $1,40. XRP sedang berjuang keras untuk menetap di atas angka tersebut. Jika XRP gagal mempertahankan posisi di atas $1,40, ada risiko harga akan kembali melakukan konsolidasi atau bahkan mencari pijakan yang lebih rendah.

Menakar Support dan Resistance Terdekat

Bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan harga, berikut adalah level-level krusial yang perlu diperhatikan:

  • Support Utama ($1,32): Area $1,32 hingga $1,3217 menjadi benteng pertahanan pertama. Jika harga mampu bertahan di sini, XRP berpotensi membentuk pola konsolidasi sebelum mencoba naik kembali. Namun, jika level ini jebol, koreksi lebih dalam bisa terjadi.
  • Resistance Terdekat ($1,4166): Untuk memicu momentum bullish yang kuat, XRP harus mampu menembus dan bertahan di atas level $1,4166 dengan dukungan volume perdagangan yang tinggi.

Likuiditas Pasar Tetap Tinggi

Meskipun harga sedang terkoreksi, likuiditas XRP tetap menunjukkan aktivitas yang sangat sehat. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir menyentuh angka fantastis sebesar $4,17 miliar, dengan kapitalisasi pasar yang stabil di kisaran $88,3 miliar. Tingginya volume ini menandakan bahwa XRP tetap menjadi salah satu aset paling aktif yang diperdagangkan di pasar global, terlepas dari arah pergerakan harganya.

Melihat dinamika yang ada, kemampuan XRP untuk menjaga level support di $1,32 dan kembali merebut dominasi di atas $1,40 akan menjadi kunci utama untuk menentukan apakah tren pemulihan akan berlanjut atau justru memasuki fase penurunan yang lebih panjang.


Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual aset tertentu. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Anda.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar