Metaplanet Diam-diam Borong Bitcoin Lagi! Strategi Rahasia Terkuak?

Usman

Poros Informasi – Raksasa treasury Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali membuat gebrakan di pasar kripto dengan pengumuman akuisisi Bitcoin (BTC) yang signifikan. Dalam laporan terbarunya untuk kuartal kedua 2026, perusahaan ini secara senyap telah menambah cadangan sebesar 2.823 BTC. Langkah ini menandai pembelian Bitcoin pertama Metaplanet sejak April, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu entitas korporasi dengan kepemilikan BTC terbesar di dunia. Manuver strategis ini menegaskan komitmen Metaplanet untuk terus membangun perbendaharaan berbasis aset digital terkemuka.

Mengungkap Akumulasi Senyap Metaplanet

Metaplanet Diam-diam Borong Bitcoin Lagi! Strategi Rahasia Terkuak?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Akuisisi terbaru ini menunjukkan bahwa Metaplanet tidak pernah berhenti mengakumulasi Bitcoin, melainkan hanya mengubah pola pelaporannya. Alih-alih pengumuman mingguan, perusahaan kini mengungkapkan total pembelian di akhir kuartal, mengisyaratkan pendekatan yang lebih terencana dan terukur.

Dalam dokumen resmi yang dirilis pada Kamis, 2 Juli 2026, Metaplanet merinci bahwa mereka telah mengalokasikan sekitar ¥35,89 miliar, atau setara dengan US$222,60 juta, untuk pembelian Bitcoin tersebut. Harga rata-rata akuisisi berada di kisaran ¥12,71 juta atau US$78.835 per BTC. Pembelian ini dilakukan sepanjang periode kuartal kedua 2026, menjadi bagian integral dari strategi perbendaharaan perusahaan untuk meningkatkan eksposur terhadap Bitcoin secara berkelanjutan.

Total Kepemilikan Melonjak Drastis

Dilansir dari Coingape, setelah penambahan 2.823 BTC ini, total kepemilikan Bitcoin Metaplanet kini mencapai angka impresif 43.000 BTC. Cadangan masif ini diakuisisi dengan total nilai sekitar ¥659,26 miliar atau US$4,08 miliar. Dengan demikian, rata-rata biaya akuisisi keseluruhan perusahaan berada di sekitar ¥15,33 juta per Bitcoin.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari 40.177 BTC yang dimiliki Metaplanet pada akhir Maret. Hingga 30 Juni, penambahan 2.823 BTC tersebut membuktikan bahwa perusahaan tetap agresif dalam mengumpulkan Bitcoin, bahkan di tengah volatilitas pasar kripto yang kerap bergejolak.

Strategi Cerdas di Balik Akuisisi

Pembelian Bitcoin pada kuartal kedua ini bukan sekadar transaksi langsung. Metaplanet mengungkapkan bahwa mereka menerapkan strategi "directional purchases" melalui penjualan opsi Bitcoin. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan tidak hanya mengakumulasi BTC, tetapi juga secara bersamaan menciptakan pendapatan tambahan, menunjukkan kecerdasan dalam mengelola aset digital.

Akuisisi Siiibo Securities juga menjadi bagian krusial dari strategi baru Metaplanet. Langkah ini dirancang untuk membuka peluang bagi perusahaan dalam menawarkan produk berbasis imbal hasil Bitcoin di masa mendatang. Ini menandakan evolusi Metaplanet dari sekadar pemegang treasury Bitcoin menjadi pengembang ekosistem produk keuangan yang lebih luas berbasis BTC.

Inovasi Pendanaan dan Pendapatan Tambahan

Pengumuman pembelian Bitcoin terbaru ini langsung disambut positif oleh pasar, mendorong saham Metaplanet naik 3,50% dan ditutup di level ¥207 pada perdagangan Kamis. Respons investor yang antusias ini mencerminkan kepercayaan terhadap strategi perusahaan, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap perusahaan dengan eksposur Bitcoin yang besar.

Metaplanet juga melaporkan bahwa lini bisnis Bitcoin Income mereka berhasil mencatat pendapatan sekitar ¥1,75 miliar selama kuartal kedua. Pendapatan ini secara efektif menurunkan biaya akuisisi untuk Bitcoin yang baru dibeli menjadi sekitar ¥34,14 miliar, dengan harga pembelian rata-rata efektif menjadi sekitar ¥12,09 juta per BTC.

Lebih lanjut, BTC yield Metaplanet juga mengalami peningkatan menjadi 6,6% pada kuartal kedua. Metrik ini krusial untuk mengukur seberapa besar kepemilikan Bitcoin perusahaan meningkat relatif terhadap jumlah saham yang beredar, menunjukkan peningkatan eksposur Bitcoin per saham bagi para pemegang saham.

Respons Pasar dan Perbandingan dengan Raksasa Kripto

Tim Research porosinformasi.co.id menjelaskan bahwa per 30 Juni, 43.000 BTC yang dimiliki Metaplanet bernilai sekitar ¥409 miliar atau US$2,53 miliar. "Nilai ini semakin mengukuhkan posisi Metaplanet sebagai salah satu pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia," ungkapnya. Perusahaan ini kini semakin sering disandingkan dengan MicroStrategy milik Michael Saylor, berkat pendekatan treasury berbasis Bitcoin yang agresif dan visioner.

Menariknya, Metaplanet mendanai bisnis treasury Bitcoin pada kuartal kedua ini terutama melalui fasilitas kredit dan obligasi, tanpa menerbitkan saham biasa baru untuk mendanai pembelian tersebut, kecuali dari hasil bisnis Bitcoin Income. Strategi ini penting karena perusahaan berupaya menambah BTC tanpa terlalu banyak mendilusi kepemilikan saham para investornya.

Meskipun Metaplanet kini menjadi salah satu pemegang Bitcoin korporasi terbesar, posisinya masih berada di bawah MicroStrategy milik Michael Saylor. Pekan lalu, MicroStrategy mengumumkan pembelian BTC senilai US$35 juta sebelum memasuki fase jeda pembelian. Bahkan, MicroStrategy juga mengisyaratkan potensi penjualan Bitcoin senilai US$1,25 miliar untuk membiayai pembelian kembali sekuritas kredit digital. Perkembangan ini membuat strategi Metaplanet semakin menonjol, karena perusahaan Jepang tersebut gigih melanjutkan akumulasi BTC di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil, menunjukkan keyakinan jangka panjang yang kuat terhadap aset digital ini.


DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar