Poros Informasi – Aset digital XRP kembali menghadapi tekanan jual, menyeret harganya ke wilayah negatif dalam perdagangan hari ini. Mengutip data pasar terkini dari porosinformasi.co.id pada Kamis (9/7), XRP diperdagangkan di level US$1,0873 per token, mencatatkan koreksi tipis sekitar 0,66% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini mengindikasikan kehati-hatian investor di tengah sentimen pasar kripto global yang cenderung melemah.
Meskipun demikian, XRP masih menunjukkan ketahanan dengan mencatatkan kenaikan sebesar 2,09% dalam tujuh hari terakhir. Ini menandakan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mampu menghapus momentum pemulihan jangka pendek yang telah terbangun.

Fluktuasi Jangka Pendek: Antara Koreksi dan Pemulihan
Pergerakan Harian: Aksi Ambil Untung di Tengah Konsolidasi
Dalam 24 jam terakhir, XRP bergerak dalam rentang harga yang cukup sempit, menunjukkan fase konsolidasi. Harga sempat mencapai puncaknya di US$1,0946 sebelum terkoreksi hingga menyentuh level terendah US$1,0701. Fluktuasi ini mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit-taking) setelah kenaikan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Namun, koreksi yang terbatas ini juga menunjukkan bahwa pembeli masih aktif mempertahankan area support krusial, mencegah penurunan yang lebih tajam. Bahkan, dalam satu jam terakhir, XRP berhasil mencatat kenaikan sekitar 0,18%, sebuah sinyal awal munculnya minat beli kembali di level harga saat ini.
Fondasi Pasar XRP Tetap Kokoh
Kapitalisasi dan Likuiditas: Raksasa Keenam yang Tak Tergoyahkan
Meskipun mengalami koreksi harga, XRP tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar keenam di dunia. Kapitalisasi pasarnya masih kokoh di kisaran US$67,9 miliar, menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental aset ini.
Likuiditas XRP juga tetap solid. Volume perdagangan selama 24 jam terakhir mencapai sekitar US$1,42 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang tinggi dan investor yang tetap aktif memperdagangkan aset ini. Saat ini, jumlah XRP yang beredar mencapai 62,47 miliar token, atau sekitar 62,47% dari total suplai maksimum 100 miliar XRP. Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di kisaran US$108,64 miliar.
Tantangan Jangka Menengah dan Jauh dari Puncak Kejayaan
Performa Bulanan: Fase Pemulihan yang Penuh Ujian
Meskipun ada kenaikan dalam sepekan terakhir, performa XRP dalam jangka menengah masih menunjukkan adanya tekanan signifikan. Dalam 30 hari terakhir, XRP melemah sekitar 5,79%. Koreksi ini semakin dalam jika dilihat dalam periode 60 hari, mencapai 23,29%, dan dalam 90 hari terakhir XRP masih tercatat turun sekitar 19,10%. Data ini mengindikasikan bahwa XRP masih berada dalam fase pemulihan yang panjang setelah menghadapi tekanan jual yang cukup besar dalam beberapa bulan terakhir.
Jauh di Bawah ATH: Potensi atau Realitas Baru?
Harga XRP saat ini masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) di US$3,8419. Meskipun demikian, XRP tetap menjadi salah satu aset digital yang menarik perhatian banyak investor. Hal ini didorong oleh ekosistem pembayaran lintas batasnya yang terus berkembang dan likuiditas pasar yang relatif tinggi dibandingkan banyak altcoin lainnya, menjadikannya pilihan strategis bagi sebagian investor.
Level Kritis yang Wajib Dipantau Investor
Support dan Resistance: Batas Penentu Arah Selanjutnya
Dalam jangka pendek, area US$1,07 menjadi level support terdekat yang sangat penting untuk dipertahankan. Jika XRP mampu bertahan di atas level ini, ada peluang kuat bagi harga untuk kembali menguji resistance di kisaran US$1,09 hingga US$1,10.
Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan level support US$1,07 ditembus, XRP berpotensi melanjutkan koreksi menuju area support berikutnya yang lebih rendah. Pergerakan harga Bitcoin dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan diperkirakan masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah harga XRP dalam beberapa hari mendatang.
Koreksi 0,66% yang dialami XRP hari ini tergolong relatif ringan dibandingkan pelemahan yang terjadi di sejumlah aset kripto lainnya. Kenaikan 2,09% dalam tujuh hari terakhir juga menunjukkan bahwa minat beli masih tetap ada meskipun pasar sedang menghadapi tekanan. Dengan kapitalisasi pasar hampir US$68 miliar, volume perdagangan mencapai US$1,42 miliar, serta posisinya sebagai aset kripto terbesar keenam di dunia, XRP masih menjadi salah satu altcoin utama yang layak dipantau secara cermat. Dalam jangka pendek, kemampuan XRP untuk mempertahankan support di US$1,07 akan menjadi penentu apakah aset ini dapat melanjutkan pemulihan atau justru kembali memasuki fase koreksi yang lebih dalam.
Investasi dan trading aset kripto membutuhkan informasi yang akurat dan platform yang terpercaya. Untuk update berita kripto terkini dan analisis pasar mendalam, ikuti terus porosinformasi.co.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






