Poros Informasi – Sektor ritel perlengkapan rumah tangga di tanah air kembali menunjukkan taringnya. PT Daya Intiguna Yasa Tbk, atau yang lebih dikenal dengan merek MR DIY, mencatatkan performa keuangan yang sangat impresif pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026. Perusahaan ritel raksasa ini berhasil membukukan lonjakan laba bersih yang signifikan, memperkuat posisinya di pasar domestik.
Performa Keuangan MDIY Tumbuh Signifikan

Berdasarkan laporan kinerja keuangan terbaru, MR DIY berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp894,3 miliar sepanjang periode Januari hingga September 2026. Jika disandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup tajam sebesar 12,9 persen. Pada tahun 2025, perusahaan tercatat meraup laba sebesar Rp792,4 miliar.
Kenaikan laba bersih ini tidak lepas dari performa pendapatan perusahaan yang juga melesat. Pendapatan perseroan tercatat menyentuh angka Rp7,18 triliun, melonjak 24,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya berada di level Rp5,77 triliun.
Ekspansi Agresif dan Lonjakan Transaksi Pelanggan
Keberhasilan MDIY dalam mendongkrak angka pendapatan dan laba kotor—yang kini mencapai Rp3,69 triliun atau tumbuh 15,1 persen—didorong oleh strategi ekspansi yang sangat agresif. Perusahaan terus memperluas jaringan gerainya ke berbagai wilayah di Indonesia guna menjangkau basis konsumen yang lebih luas.
Tidak hanya soal jumlah toko, efektivitas strategi pasar MR DIY terlihat dari volume transaksi yang terjadi di lapangan. Data perseroan menunjukkan adanya peningkatan jumlah transaksi pelanggan sebesar 23,3 persen selama sembilan bulan pertama tahun 2026.
Peningkatan aktivitas belanja masyarakat ini menjadi sinyal positif bagi daya beli konsumen di sektor perlengkapan rumah tangga. Dengan kombinasi antara perluasan titik distribusi dan meningkatnya kepercayaan pelanggan, MDIY optimis dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun fiskal mendatang.






