Poros Informasi – Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan hebat dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 26 hingga 30 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi cukup dalam. Indeks acuan tersebut merosot sebesar 7,03 persen, yang membawa posisi IHSG ke level 5.057.
Kondisi pasar yang memerah ini memicu gelombang aksi jual yang signifikan di berbagai sektor, sehingga memunculkan deretan saham dengan performa paling buruk atau top losers.

Tekanan Jual Masif Hantam IHSG
Pelemahan IHSG yang mencapai angka 7 persen dalam satu minggu merupakan sinyal kuat adanya sentimen negatif di pasar. Penurunan ini tidak hanya terjadi pada indeks secara keseluruhan, tetapi juga merembet ke emiten-emiten tertentu yang mengalami kontraksi harga sangat tajam.
Para pelaku pasar terlihat cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking) atau bahkan melakukan aksi jual masif akibat ketidakpastian kondisi ekonomi yang memengaruhi kepercayaan investor.
VKTR Jadi Sorotan Akibat Anjlok Drastis
Salah satu emiten yang menjadi perhatian utama para trader dan investor adalah PT VKTR Multi Mobilitas Tbk (VKTR). Saham perusahaan ini mencatatkan performa paling buruk dalam daftar top losers pekan ini.
VKTR mengalami penurunan harga yang sangat ekstrem, yakni sebesar 30 persen. Harga sahamnya yang sebelumnya berada di level Rp400, kini terperosok ke angka Rp280 per lembar saham. Penurunan tajam ini menempatkan VKTR di posisi puncak daftar saham yang paling banyak kehilangan nilai kapitalisasinya dalam periode perdagangan tersebut.
Daftar Emiten dengan Penurunan Terbesar
Selain VKTR, terdapat beberapa emiten lain yang juga mengalami tekanan jual hebat. Meskipun VKTR memimpin dalam daftar kerugian, saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) juga tidak jauh berbeda. FUTR mencatatkan penyusutan sebesar 28,14 persen, bergerak dari posisi Rp167 ke level Rp120 per saham.
Berikut adalah rangkuman data saham yang masuk dalam jajaran sepuluh besar top losers selama pekan perdagangan 26–30 Oktober 2026:
- PT VKTR Multi Mobilitas Tbk (VKTR): Merosot 30% ke level Rp280.
- PT Futura Energi Global Tbk (FUTR): Turun 28,14% ke level Rp120.
(Daftar lainnya mengikuti tren penurunan pasar yang serupa)
Fenomena ini menjadi pengingat bagi para investor untuk lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio, terutama dalam menghadapi volatilitas pasar yang tinggi di penghujung bulan Oktober ini.






