Jangan Panik! KKP Bongkar Strategi Amankan Stok Ikan Nasional

Renita

Jangan Panik! KKP Bongkar Strategi Amankan Stok Ikan Nasional

Poros Informasi – Kabar gembira datang dari sektor kelautan dan perikanan menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara tegas menjamin bahwa ketersediaan ikan di seluruh penjuru Tanah Air berada dalam kondisi yang sangat aman untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat. Jaminan ini disampaikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta pada Selasa (3/2/2026).

Jaminan Ketersediaan di Tengah Kebutuhan Puncak

Jangan Panik! KKP Bongkar Strategi Amankan Stok Ikan Nasional
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan bahwa ketersediaan ikan di seluruh sentra konsumsi utama berada dalam status aman," tegas Menteri Trenggono, sebagaimana dikutip porosinformasi.co.id pada Rabu (4/2/2026). Komitmen ini bukan sekadar janji, melainkan upaya strategis pemerintah untuk memastikan umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, didukung oleh pasokan protein ikan berkualitas tinggi dan harga yang stabil di pasaran. Ini adalah langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi peningkatan harga komoditas pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Proyeksi Produksi dan Pemantauan Ketat

Dalam pemaparannya yang komprehensif, Menteri Trenggono merinci langkah-langkah konkret KKP. Untuk periode Januari hingga Maret 2026, proyeksi produksi ikan nasional diperkirakan mencapai angka impresif 3,57 juta ton. Angka ini terbagi menjadi 2,05 juta ton dari sektor perikanan budi daya, menunjukkan potensi besar akuakultur dalam menopang kebutuhan, serta 1,52 juta ton dari perikanan tangkap.

"KKP berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik dan dengan harga yang terjangkau," imbuhnya, menekankan aspek keterjangkauan harga yang krusial bagi stabilitas ekonomi rumah tangga.

Lebih lanjut, KKP tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan ikan di delapan kota besar yang menjadi barometer konsumsi nasional. Hasil dari pemantauan berkelanjutan ini mengukuhkan bahwa status ketersediaan ikan secara nasional berada pada kategori aman, memberikan sinyal positif bagi konsumen dan pelaku usaha.

Mitigasi Risiko dan Optimalisasi Distribusi

Sebagai upaya mitigasi terhadap potensi gejolak pasokan, KKP telah menyiapkan strategi pengamanan. Ini mencakup optimalisasi pemanfaatan gudang beku (cold storage) yang berfungsi sebagai penyangga stok strategis, serta peningkatan efisiensi distribusi hasil perikanan budi daya.

"Kami memastikan distribusi antarwilayah tetap berjalan lancar untuk menjaga keseimbangan pasokan di tingkat konsumen," jelas Menteri Trenggono, menggarisbawahi pentingnya logistik yang handal dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di seluruh pelosok negeri.

Dengan serangkaian langkah proaktif ini, pemerintah melalui KKP berupaya keras menciptakan iklim pasar yang kondusif, di mana masyarakat dapat mengakses protein ikan berkualitas tanpa kekhawatiran akan kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak terkendali. Ini adalah cerminan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momen-momen penting keagamaan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar