Lonjakan Gila! Permintaan Emas di RI Naik 40 Persen

Renita

Lonjakan Gila! Permintaan Emas di RI Naik 40 Persen

Poros Informasi – Tren investasi logam mulia di tanah air tengah mengalami eskalasi yang cukup mencolok. Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, emas kembali membuktikan perannya sebagai instrumen safe haven atau pelindung nilai yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh World Gold Council dalam laporan Gold Demand Trends per Juli 2026, tercatat adanya lonjakan permintaan emas yang sangat signifikan di Indonesia. Pada kuartal II-2026, volume permintaan emas di pasar domestik berhasil menembus angka 15 ton.

Lonjakan Gila! Permintaan Emas di RI Naik 40 Persen
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lonjakan Signifikan di Kuartal II-2026

Angka 15 ton tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sangat impresif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Secara tahunan (year-on-year), permintaan emas di Indonesia melonjak hingga 40 persen. Fenomena ini mengindikasikan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya diversifikasi aset untuk mengantisipasi laju inflasi.

Meskipun tren menunjukkan arah positif, terdapat catatan penting mengenai perilaku investor, terutama dari kalangan generasi muda.

Hambatan Investasi di Kalangan Milenial dan Gen Z

Meski minat terhadap emas meningkat, aksesibilitas masih menjadi isu utama bagi kelompok usia produktif. Direktur Bisnis Konsumen GoPay, Kelvin Timotius, mengungkapkan bahwa riset mereka terhadap kelompok usia 25-30 tahun menemukan beberapa kendala klasik dalam kepemilikan emas fisik.

"Masih terdapat sejumlah hambatan bagi kelompok usia ini dalam berinvestasi emas. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan waktu untuk mengunjungi gerai fisik, minimnya ketersediaan stok emas fisik di pasar, hingga kekhawatiran terkait risiko keamanan seperti kehilangan atau pencurian," ujar Kelvin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Digitalisasi sebagai Solusi Investasi Masa Depan

Menanggapi tantangan tersebut, pergeseran metode investasi dari bentuk fisik ke bentuk digital menjadi jawaban yang paling rasional. Kemudahan akses dan faktor keamanan kini menjadi prioritas utama bagi investor modern yang menginginkan kepraktisan.

Sebagai langkah adaptif, GoPay menghadirkan fitur GoPay Investasi yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam membangun portofolio emas tanpa memerlukan modal yang besar. Melalui produk "GoPay Emas Digital by Treasury"—hasil kolaborasi strategis dengan PT Indonesia Logam Pratama—pengguna kini dapat melakukan transaksi jual-beli emas secara instan dengan harga yang sangat kompetitif.

Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memisahkan rekening investasi dengan rekening transaksi harian. Hal ini diharapkan dapat membangun kedisiplinan finansial bagi masyarakat agar lebih konsisten dalam menyisihkan pendapatan untuk investasi jangka panjang. Dengan adanya teknologi ini, hambatan jarak dan risiko keamanan fisik dapat diminimalisir secara efektif.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar