Rahasia APBN Tanpa Defisit 2027: Strategi Jitu Prabowo!

Renita

Rahasia APBN Tanpa Defisit 2027: Strategi Jitu Prabowo!

Poros Informasi – Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan pencapaian APBN tanpa defisit pada tahun 2027. Pernyataan berani ini disampaikan langsung oleh beliau saat memaparkan arsitektur APBN 2026 di Sidang Paripurna DPR RI. "Harapan saya, cita-cita saya, suatu saat—apakah 2027 atau 2028—saya ingin berdiri di depan majelis ini, untuk menyampaikan APBN kita telah berhasil mencapai kondisi tanpa defisit," tegas Prabowo.

Tantangan Menuju APBN Seimbang

Rahasia APBN Tanpa Defisit 2027: Strategi Jitu Prabowo!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Target ambisius ini tentu mendapat sorotan dari para ekonom. Esther Sri Astuti dari INDEF menilai wacana APBN berimbang bukanlah hal baru. Ia mencontohkan era pemerintahan Presiden Soeharto yang pernah menerapkan pendekatan serupa. "Anggaran berimbang, seperti di masa pemerintahan sebelumnya, zaman Presiden Soeharto. Tetap agar seimbang dari utang dan pajak. Namun secara komunikasi publik lebih bagus," jelas Esther.

Namun, Esther menekankan, implementasinya membutuhkan strategi yang terukur dan serius. Syafruddin Karimi dari Departemen Ekonomi Universitas Andalas senada, mengingatkan perlunya kehati-hatian ekstra untuk mencapai target tersebut. Ia pun menggarisbawahi empat agenda krusial untuk menjaga keseimbangan fiskal dan memperkuat peran APBN sebagai penggerak pembangunan.

Empat Pilar Menuju APBN Impian

Pertama, reformasi perpajakan menjadi kunci. Syafruddin mendesak percepatan digitalisasi sistem perpajakan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, dan diversifikasi sumber penerimaan negara. "Kenaikan target pajak dinilai tidak cukup tanpa perbaikan instrumen pemungutan dan pengawasan," tegasnya.

Kedua, revitalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tak kalah penting. Optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan peningkatan kontribusi dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi prioritas.

Ketiga, Syafruddin menambahkan, "Optimalisasi SDA dan dividen BUMN harus dilakukan, tetapi yang lebih penting adalah menemukan sumber penerimaan baru dari ekonomi digital dan layanan publik modern." Ekonomi digital dan inovasi layanan publik dinilai sebagai sumber penerimaan baru yang potensial.

Keempat, agenda ini membutuhkan koordinasi dan kerjasama yang kuat antar lembaga pemerintahan dan sektor swasta untuk memastikan keberhasilan implementasinya.

Dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, target APBN tanpa defisit di tahun 2027 bukanlah hal yang mustahil. Namun, tantangannya terletak pada pelaksanaan dan pengawasan yang efektif dari seluruh agenda tersebut.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar