Oleh: Taufik Fajar, Jurnalis – Jum’at, 25 September 2026 | 20:14 WIB
Poros Informasi – Sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh Ipsos Indonesia menguak tren signifikan: konsumen kini tak lagi sekadar mencari fungsionalitas dasar dalam aplikasi perbankan digital, melainkan menempatkan pengalaman bertransaksi yang superior sebagai prioritas utama. Survei ini menegaskan bahwa kemudahan dan efisiensi bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan faktor daya dorong krusial bagi adopsi dan loyalitas terhadap layanan bank digital di kancah domestik.

Ekspektasi Konsumen Melampaui Batas Transaksi Dasar
Data dari survei Ipsos tersebut secara gamblang menunjukkan bahwa mayoritas publik memiliki harapan yang lebih tinggi dari sekadar kemampuan untuk melakukan transaksi finansial. Secara spesifik, 71 persen dari total responden secara tegas menyatakan bahwa proses transaksi yang lancar dan cepat merupakan elemen fundamental yang menentukan keputusan mereka dalam memilih dan menggunakan bank digital. Ini mengindikasikan pergeseran paradigma, di mana bank digital dituntut untuk tidak hanya "bisa" menyediakan layanan, tetapi juga "harus" mampu menghadirkan pengalaman yang praktis dan efisien di setiap sentuhan digital.
Faktor-faktor Penentu Pilihan Bank Digital di Mata Publik
Selain kecepatan dan kepraktisan, survei Ipsos juga mengidentifikasi beberapa pilar penting lainnya yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih layanan perbankan digital:
- Kelengkapan Produk dan Fitur Transaksi (66%): Konsumen menginginkan platform yang komprehensif, mampu mengakomodasi beragam kebutuhan finansial mereka dalam satu ekosistem digital, mulai dari pembayaran, transfer, hingga investasi.
- Aplikasi yang Mudah Digunakan (61%): Antarmuka pengguna (user interface) yang intuitif dan pengalaman pengguna (user experience) yang mulus menjadi kunci. Aplikasi yang rumit atau membingungkan cenderung akan ditinggalkan oleh pengguna yang mencari kemudahan.
- Proses Pembukaan Rekening yang Sederhana (57%): Hambatan awal dalam proses pendaftaran dapat menjadi penentu. Prosedur yang cepat, minim birokrasi, dan tanpa kerumitan sangat dihargai oleh calon nasabah.
Peran Kritis Pengalaman Pengguna dalam Ekosistem Digital
Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia, turut memberikan pandangannya mengenai fenomena ini. Ia menjelaskan bahwa pengalaman menggunakan aplikasi bank digital kini mencakup berbagai aspek esensial, mulai dari kecepatan eksekusi transaksi, stabilitas sistem, hingga kemudahan antarmuka dan kelancaran proses bagi pengguna dalam aktivitas finansial sehari-hari.
"Seiring semakin terintegrasinya bank digital dengan aktivitas finansial sehari-hari, pengguna bank digital tidak hanya membutuhkan akses terhadap layanan perbankan secara digital, tetapi juga pengalaman yang mudah, cepat, stabil, dan dapat diandalkan," ujar Hansal dalam keterangan tertulisnya yang diterima porosinformasi.co.id pada Jumat (25/9/2026).
Menurut Hansal, performa aplikasi yang optimal dan kemudahan penggunaan merupakan dua komponen vital yang secara langsung membentuk persepsi dan loyalitas pengguna terhadap sebuah layanan bank digital. Oleh karena itu, investasi pada teknologi yang kokoh, desain antarmuka yang ramah pengguna, dan proses operasional yang efisien menjadi strategi tak terhindarkan bagi bank digital yang ingin memenangkan persaingan di pasar yang semakin dinamis dan kompetitif. Ini adalah era di mana pengalaman pengguna bukan lagi sekadar pembeda, melainkan fondasi utama keberlanjutan bisnis perbankan digital.






