Terkuak! Strategi Pertamina Patra Niaga Dorong Penerbangan Hijau

Renita

Poros Informasi – PT Pertamina Patra Niaga, entitas kunci dalam distribusi energi nasional, kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan memperluas cakupan sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC). Langkah strategis ini, yang kini mencakup lima lokasi vital di seluruh Indonesia, merupakan pilar penting dalam mempersiapkan infrastruktur dan rantai pasok untuk pengembangan serta komersialisasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan di Tanah Air. Ekspansi ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam mendukung target emisi karbon global di sektor aviasi.

Memperkuat Fondasi Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Terkuak! Strategi Pertamina Patra Niaga Dorong Penerbangan Hijau
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Perluasan sertifikasi ISCC oleh Pertamina Patra Niaga bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan kesiapan perusahaan dalam menyambut era penerbangan yang lebih ramah lingkungan. Sertifikasi ini menjadi standar global yang memastikan bahwa bahan bakar, termasuk SAF, diproduksi dari sumber yang berkelanjutan dan memiliki jejak karbon yang rendah sepanjang siklus hidupnya. Ini krusial untuk maskapai yang berkomitmen pada pengurangan emisi dan memenuhi regulasi internasional.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses layanan SAF sekaligus memastikan kesiapan rantai pasok dalam memenuhi kebutuhan maskapai yang semakin peduli terhadap aspek keberlanjutan. "Dengan semakin luasnya cakupan sertifikasi dan kesiapan rantai pasok, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan maskapai sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem SAF nasional," ujar Alimuddin, sebagaimana dikutip dari porosinformasi.co.id pada Selasa (1/9/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi visi Pertamina untuk tidak hanya menjadi penyedia energi, tetapi juga fasilitator transisi energi di sektor penerbangan.

Jaringan Logistik SAF Kian Kuat dan Merata

Sertifikasi ISCC terbaru yang diterbitkan pada 8 Agustus 2026 dan berlaku selama satu tahun ini, kini menjangkau lima titik strategis di Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta di Tangerang, AFT Halim Perdanakusuma di Jakarta, AFT Ngurah Rai di Bali, AFT Juanda di Surabaya, dan Integrated Terminal (IT) Surabaya. Penambahan lokasi ini secara signifikan memperkuat kapabilitas Pertamina dalam mendistribusikan SAF secara lebih luas dan efisien.

Peran Krusial Lokasi Baru

Penambahan AFT Juanda dalam daftar lokasi bersertifikasi ISCC membuka peluang signifikan untuk memenuhi permintaan SAF secara sukarela (voluntary) dari maskapai yang beroperasi di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Ini menandakan bahwa akses terhadap bahan bakar hijau kini semakin mudah dijangkau di salah satu hub penerbangan tersibuk di Indonesia, berpotensi mendorong adopsi SAF oleh lebih banyak operator penerbangan.

Lebih lanjut, IT Surabaya mencetak sejarah sebagai Integrated Terminal pertama di lingkungan Pertamina Patra Niaga yang berhasil memperoleh sertifikasi ISCC. Pencapaian ini mengindikasikan kemampuan Pertamina untuk mengelola dan mendistribusikan bahan bakar berkelanjutan tidak hanya dari terminal khusus aviasi, tetapi juga dari fasilitas terintegrasi yang lebih besar. Hal ini memperkuat fleksibilitas dan efisiensi rantai pasok, serta menunjukkan kesiapan Pertamina untuk mengintegrasikan SAF ke dalam sistem logistik energi yang lebih luas.

Ekspansi ini bukan hanya sekadar langkah operasional, melainkan refleksi dari visi Pertamina Patra Niaga untuk menjadi pemain utama dalam transisi energi di sektor aviasi. Dengan infrastruktur yang semakin siap dan komitmen terhadap standar keberlanjutan global, Indonesia semakin mantap melangkah menuju masa depan penerbangan yang lebih hijau dan bertanggung jawab, membuka peluang investasi dan inovasi di sektor energi terbarukan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar