Cardano Berpeluang Rebound, ADA Pantau Resistance US$0,180
Poros Informasi – 22 Agustus 2026 | Harga Cardano (ADA) terpantau masih berada di bawah tekanan setelah mencatatkan serangkaian pelemahan harian. Namun, indikasi bullish divergence mulai terbentuk pada timeframe rendah, membuka potensi terjadinya rebound jika para pembeli berhasil merebut kembali area resistance penting. Analisis terkini menunjukkan bahwa pada 19 Agustus 2026, ADA diperdagangkan di kisaran US$0,17493, dengan kenaikan tipis sebesar 0,29%. Meskipun menunjukkan pergerakan positif, harga aset kripto ini masih tertahan di bawah beberapa exponential moving average (EMA) utama, termasuk EMA 20 dan EMA 50 yang berada di dekat area krusial US$0,179 hingga US$0,180. Area tersebut kini menjadi level kunci yang menentukan arah pergerakan ADA selanjutnya.
ADA Masih Tertahan di Bawah EMA Utama
Secara teknikal, ADA masih bergerak di bawah empat EMA utama. EMA 50 berada di sekitar US$0,17927, sementara EMA 20 berada di US$0,17989. Kedua level ini membentuk area resistance dekat yang harus ditembus untuk memperbaiki struktur harga dalam jangka pendek. Di atasnya, EMA 100 berada di US$0,19356 dan EMA 200 terpantau jauh lebih tinggi di US$0,24915. Posisi harga yang masih berada di bawah EMA utama mengindikasikan bahwa tren pemulihan belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Selain itu, ADA juga masih tertekan oleh descending trendline yang terbentuk sejak puncak pada Desember. Garis tren ini telah berhasil menahan beberapa upaya rebound sejak Januari, termasuk penolakan yang terjadi pada Mei dan awal Agustus. Oleh karena itu, area US$0,179 hingga US$0,180 menjadi titik awal yang krusial bagi para pembeli. Penutupan harian di atas zona tersebut dapat menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai melemah.
Sinyal Bullish Divergence Mulai Terbentuk
Meskipun harga masih menunjukkan kelemahan, sejumlah analis melihat adanya sinyal awal pembalikan tren. Analis Deezy menyoroti adanya bullish divergence pada grafik 4 jam ADA. Fenomena ini terjadi ketika harga terus mengalami penurunan, namun momentum pelemahan mulai menunjukkan perlambatan. Sinyal semacam ini sering dianggap sebagai indikasi bahwa kekuatan penjual mulai berkurang. Jika para pembeli mulai mengambil inisiatif, ADA berpotensi mencoba membangun momentum rebound dari area harga saat ini.
Sementara itu, analis Ali Martinez menunjukkan pandangan yang lebih bullish setelah ADA berhasil mencapai target US$0,170. Ia mengamati munculnya sinyal beli dari indikator TD Sequential pada grafik harian, yang kerap digunakan untuk membaca potensi perubahan tren. Ali kini memproyeksikan target berikutnya di kisaran US$0,20. Namun, untuk mencapai level tersebut, ADA perlu terlebih dahulu menembus resistance di area US$0,179–US$0,180, sebelum menghadapi tantangan di area US$0,1925 hingga US$0,19356.
Faktor Fundamental Pendukung Cardano
Dari sisi fundamental, ekosistem Cardano mendapatkan dorongan signifikan dari proposal Cardano Prime. Proposal ini telah berhasil melewati ambang persetujuan DRep pada 12 Agustus, didukung penuh oleh Cardano Foundation. Program yang direncanakan berjalan selama 12 bulan ini dilaksanakan oleh Alpha Growth di bawah pengawasan Intersect. Cardano Prime meminta pendanaan sebesar 120 juta ADA untuk memacu pertumbuhan ekosistem DeFi Cardano, dengan target utama meningkatkan total nilai terkunci (Total Value Locked/TVL) dari sekitar US$90 juta menjadi US$200 juta yang lebih berkelanjutan.
Program ini dirancang dengan mekanisme pembayaran bertahap, tinjauan besar di sekitar bulan keempat, audit independen, dan mekanisme pengembalian dana yang tidak terpakai ke kas jika target tidak tercapai. Struktur ini sangat penting mengingat besarnya jumlah pendanaan yang diminta. Kas Cardano dilaporkan memiliki sekitar 1,446 miliar ADA pada awal epoch 647, menjadikan alokasi 120 juta ADA sebagai bagian yang cukup signifikan dari cadangan tersebut.
Selain proposal DeFi, pasar stablecoin native Cardano juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Kapitalisasi pasar stablecoin native Cardano dilaporkan naik ke US$62,5 juta, meningkat sekitar 55% sejak peluncuran USDCX di jaringan tersebut. USDCX kini menjadi stablecoin terbesar di Cardano dengan cadangan sekitar US$44 juta. Sebelum peluncuran USDCX, basis stablecoin Cardano berada di kisaran US$37 juta hingga US$38 juta. Pertumbuhan stablecoin ini menjadi penting karena likuiditas stablecoin sering kali menjadi fondasi bagi aktivitas DeFi. Semakin besar suplai stablecoin di jaringan, semakin besar potensi penggunaannya untuk berbagai aktivitas keuangan on-chain.
Cardano juga akan segera kedatangan bursa terdesentralisasi (DEX) baru bernama Sugar Rush DEX. Platform ini dikembangkan oleh tim di balik Sundae Swap dan menggunakan sistem Gummy Worm dengan model central limit order book (CLOB) yang lebih menyerupai bursa tradisional dibandingkan dengan automated market maker (AMM) pada umumnya.
Target Bullish dan Potensi Penurunan
Skenario bullish untuk ADA akan terbuka jika harga berhasil menembus area US$0,17927 hingga US$0,17989. Penutupan di atas klaster EMA tersebut dapat mengonfirmasi bullish divergence dan mengakhiri tekanan jual jangka pendek. Jika skenario ini terwujud, target berikutnya berada di descending trendline sekitar US$0,1925 dan EMA 100 di US$0,19356. Penembusan di atas area tersebut berpotensi membuka peluang menuju target yang lebih besar di US$0,233.
Dukungan dari peningkatan volume pasar kripto secara umum, pertumbuhan stablecoin Cardano, dan pendanaan DeFi melalui Cardano Prime dapat membantu memperkuat sentimen pasar jika secara teknikal mulai menunjukkan perbaikan. Namun, selama ADA masih berada di bawah US$0,180, pemulihan belum dapat dianggap kokoh. Para pembeli perlu menunjukkan tekanan beli yang lebih konsisten untuk membalikkan struktur harga.
Di sisi lain, skenario bearish tetap perlu diwaspadai jika ADA gagal menembus resistance dan justru kehilangan level support saat ini. Jika pola ascending wedge pecah ke bawah, harga berpotensi turun menuju US$0,167. Level US$0,167 menjadi area penting karena berdekatan dengan target breakdown wedge dan retest Fibonacci 0,236. Jika level tersebut ditembus, tekanan jual dapat meningkat dan memperpanjang tren pelemahan.
Indikator Chaikin Money Flow (CMF) ADA saat ini berada di sekitar -0,11. Meskipun tidak separah aliran keluar modal pada Juni yang sempat turun di bawah -0,35, angka negatif ini mengindikasikan bahwa aliran modal belum sepenuhnya kembali positif. Oleh karena itu, meskipun sinyal bullish divergence mulai terbentuk, pasar masih membutuhkan konfirmasi harga dan volume yang kuat sebelum dapat menyimpulkan bahwa Cardano Berpeluang Rebound dan ADA siap untuk melanjutkan tren kenaikan.
Secara keseluruhan, Cardano berada di titik penentuan yang krusial, menentukan antara kelanjutan tekanan jual atau dimulainya tren rebound. Rangkaian candle merah yang panjang mengindikasikan tekanan bearish yang telah berlangsung cukup lama, sementara bullish divergence memberikan sinyal bahwa momentum penurunan mulai melemah. Dari sisi fundamental, Cardano Prime dan pertumbuhan stablecoin memberikan dukungan terhadap narasi DeFi Cardano dalam jangka menengah. Namun, faktor-faktor tersebut belum secara langsung mengubah struktur teknikal ADA. Level US$0,179 hingga US$0,180 menjadi area paling penting dalam jangka pendek. Jika ADA mampu menembus level ini, peluang pemulihan menuju US$0,193 hingga US$0,20 akan terbuka. Sebaliknya, jika ADA gagal merebut resistance tersebut dan turun di bawah support, risiko menuju US$0,167 akan meningkat. Untuk saat ini, sinyal pemulihan mulai muncul, tetapi konfirmasi breakout tetap menjadi faktor utama yang akan menentukan arah pergerakan ADA selanjutnya. Cardano Berpeluang Rebound, ADA Pantau Resistance US$0,180 menjadi fokus utama para investor saat ini.







