Poros Informasi – Awal Agustus 2026 menjadi periode yang menarik bagi Avalanche (AVAX), dengan aset digital ini menunjukkan penguatan signifikan. Pada 4 Agustus, harga AVAX melonjak 3,23% dalam 24 jam, mencapai level sekitar US$6,782. Kenaikan ini dipicu oleh konvergensi sinyal teknikal bullish dan kabar adopsi institusional yang masif, terutama dari Afrika. Tim riset porosinformasi.co.id menyoroti bahwa lonjakan ini berhasil mendorong AVAX menembus Moving Average Eksponensial (EMA) 20 hari dan 50 hari, sebuah pencapaian yang pertama kali terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Momentum positif ini bertepatan dengan sejumlah perkembangan krusial dalam ekosistem Avalanche, termasuk langkah revolusioner dari badan ujian nasional Kenya yang menggunakan Avalanche C-Chain untuk menyimpan lebih dari 15 juta catatan akademik. Selain itu, secara historis, Agustus seringkali menjadi bulan yang kuat bagi AVAX, meskipun data historis juga menunjukkan hasil yang bervariasi dalam beberapa tahun terakhir.

Sinyal Teknikal AVAX: Akankah Reli Berlanjut?
Lonjakan harga AVAX pada awal Agustus bukan sekadar fluktuasi biasa. Ini menandai terobosan penting pada grafik teknikal yang telah lama dinanti para investor, sekaligus didukung oleh fundamental yang kuat.
AVAX Berhasil Tembus Level Krusial
Setelah berbulan-bulan terperangkap dalam rentang konsolidasi antara US$5,50 hingga US$7 pasca-penurunan tajam 27,2% di bulan Juni, AVAX akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Pada awal Agustus, aset ini berhasil menembus batas atas area konsolidasi, bahkan sempat menyentuh US$6,978 sebelum stabil di US$6,782. Lebih dari itu, indikator Parabolic SAR, yang sebelumnya berada di bawah harga, kini telah membalikkan arah menjadi bullish di US$6,040, sebuah sinyal positif yang pertama kali terlihat dalam periode yang cukup panjang.
Menurut laporan dari Coinedition, AVAX juga sukses merebut kembali Moving Average Eksponensial (EMA) 20 hari di US$6,532 dan EMA 50 hari di US$6,775 dalam sesi perdagangan yang sama. Level-level ini kini bertransformasi menjadi area support krusial jangka pendek yang harus dipertahankan oleh para pembeli.
Resisten terdekat yang menantang adalah level psikologis US$7, yang juga merupakan batas atas dari rent






