Bikin Geleng Kepala! Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000, Siap ‘Parabolic’?

Amalia Citra

Amalia Citra

Bikin Geleng Kepala! Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000, Siap 'Parabolic'?
Bikin Geleng Kepala! Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000, Siap 'Parabolic'?

Poros Informasi – 22 Juli 2026 | Pasar aset kripto kembali diramaikan dengan optimisme yang dipicu oleh pernyataan terbaru dari Chairman MicroStrategy, Michael Saylor. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000, sebuah klaim yang memicu spekulasi liar tentang potensi pemulihan signifikan aset digital andalan tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah tanda-tanda pemulihan Bitcoin setelah berbulan-bulan berada di bawah tekanan pasar yang signifikan.

Menurut Saylor, Bitcoin yang sebelumnya mencapai puncak mendekati US$125.000 pada Oktober, kemudian mengalami koreksi tajam hingga menyentuh kisaran US$60.000. Ia menilai level tersebut sangat mungkin menjadi titik terendah (bottom) dalam siklus pelemahan terbaru. Lebih lanjut, Saylor mengindikasikan bahwa Bitcoin kini mulai memasuki “spring phase” atau fase awal pemulihan pasca-periode bearish, dengan area harga saat ini menunjukkan dukungan yang cukup kuat.

US$60.000 Sebagai Area Support Krusial

Meskipun masih dihadapkan pada tantangan makroekonomi global, Michael Saylor melihat area US$60.000 sebagai level support yang kokoh bagi Bitcoin. Selama Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas zona krusial ini, peluang untuk pemulihan pasar dinilai tetap terbuka lebar. Pandangan ini tidak berdiri sendiri, sebab sejumlah analis teknikal juga mengamati terbentuknya beberapa sinyal bottom pada grafik Bitcoin.

Salah satu analis yang memberikan sorotan adalah Crypto Coach Luis. Ia menyoroti adanya indikator penting pada chart Bitcoin, seperti divergensi RSI mingguan. Pola ini secara historis sering muncul di sekitar area bottom pasar yang signifikan. Selain itu, volatilitas yang mulai menurun ke level akumulasi juga menjadi perhatian. Hal ini dapat menandakan berkurangnya minat spekulatif jangka pendek dari investor ritel, namun tetap menunjukkan adanya aktivitas dari investor jangka panjang.

Luis juga menggarisbawahi fenomena arus keluar besar dari ETF Bitcoin pada bulan Juni. Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya penjualan paksa (forced selling) dan kapitulasi, yang kerap terjadi menjelang fase akhir tekanan pasar sebelum pemulihan.

Bitcoin Perlu Merebut Kembali US$65.700

Dari perspektif struktur pasar mingguan, Bitcoin kini tengah berupaya merebut kembali area sekitar US$65.700. Jika Bitcoin berhasil mencatatkan penutupan mingguan di atas level tersebut, hal ini dapat menjadi sinyal bullish yang penting dan menandai perubahan struktur pertama dalam fase bear market yang sedang berlangsung. Luis juga berpendapat bahwa kegagalan Bitcoin untuk bertahan di bawah beberapa level rendah penting, meskipun diwarnai sentimen negatif, dapat menjadi pertanda bahwa tekanan jual mulai melemah.

Dalam jangka pendek, Bitcoin terlihat mendekati area ‘price gap’ harian yang penting. Jika terjadi breakout yang kuat dari area ini, Bitcoin berpotensi membentuk rentang perdagangan baru di kisaran US$57.000 hingga US$80.000. Pergerakan harga yang menembus US$73.000 bahkan dapat membuka peluang kenaikan menuju US$84.000 pada bulan September atau Oktober. Namun, skenario yang dinilai lebih mungkin terjadi adalah Bitcoin akan mengalami penolakan awal di area gap, kemudian membentuk ‘higher low’ pada bulan Agustus atau September sebelum mencoba melakukan breakout yang lebih kuat.

Di sisi lain, jika Bitcoin mengalami penurunan berkelanjutan di bawah level terendah 6 Februari, skenario bullish yang diantisipasi dapat batal dan risiko penurunan ke level yang lebih rendah akan meningkat. Sekali lagi, pandangan bahwa Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000 ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pergerakan harga.

Ethereum Menunjukkan Potensi Pemulihan

Tidak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mulai menunjukkan sinyal-sinyal penting. Luis menilai level US$2.000 sebagai area psikologis utama bagi ETH. Jika Ethereum mengalami penolakan dari level ini, harga berpotensi tetap bergerak dalam rentang US$1.500 hingga US$2.500. Namun, jika ETH berhasil mengubah US$2.000 menjadi level support, peluang reli yang lebih kuat akan terbuka.

Dengan Bitcoin yang terus menunjukkan kenaikan meskipun dihadapkan pada berita negatif, serta dominasi BTC yang ikut meningkat, Luis memperkirakan modal investor kemungkinan akan kembali masuk ke Bitcoin terlebih dahulu sebelum terjadi rotasi yang lebih luas ke altcoin. Pernyataan Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000 ini tampaknya selaras dengan pandangan bahwa Bitcoin akan menjadi ‘pemimpin’ dalam pemulihan pasar kripto.

Untuk saat ini, kombinasi pandangan dari Michael Saylor dan sinyal teknikal dari sejumlah analis menunjukkan bahwa Bitcoin sedang dalam proses membangun fondasi untuk pemulihan yang signifikan. Namun, konfirmasi akhir dari tren bullish ini akan sangat bergantung pada kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan level US$60.000 dan berhasil menembus level resistance penting di kisaran US$65.700 hingga US$73.000. Kenaikan lebih lanjut akan bergantung pada seberapa kuat fundamental dan sentimen pasar mendukung klaim bahwa Michael Saylor Sebut Bitcoin Mungkin Sudah Bottom di US$60.000.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar