Ethereum Mengalami Koreksi Ringan, Perdagangan Melambat di Level US$1.839
Poros Informasi – 18 Juli 2026 | Pasar aset kripto kembali menyaksikan pergerakan harga Ethereum (ETH) yang memasuki zona merah pada perdagangan hari ini. Setelah sempat menikmati reli dalam beberapa sesi sebelumnya, penguatan tersebut kini mulai kehilangan tenaganya. Harga Ethereum melemah ke US$1.839, menandai koreksi ringan yang mengindikasikan fase evaluasi pasar. Pelaku pasar tampaknya memilih untuk menahan diri dari aktivitas pembelian agresif, sembari menunggu adanya katalis baru yang dapat memberikan arah pergerakan selanjutnya.
Data terbaru menunjukkan bahwa Ethereum diperdagangkan pada level US$1.839,24, mencatat penurunan sekitar 1,07% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sepanjang periode tersebut, pergerakan harga ETH terbilang fluktuatif, bergerak di kisaran US$1.803,05 hingga US$1.857,33. Kegagalan mempertahankan posisi di atas area psikologis US$1.850 mengindikasikan adanya peningkatan tekanan jual yang mulai terasa.
Aksi Ambil Untung Jadi Pemicu Utama Pelemahan
Para analis memperkirakan bahwa aksi profit taking atau ambil untung oleh investor jangka pendek menjadi pemicu utama di balik pelemahan harga Ethereum melemah ke US$1.839 hari ini. Setelah mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir, sebagian pelaku pasar memilih untuk merealisasikan keuntungannya. Hal ini secara otomatis meningkatkan tekanan jual di pasar.
Selain itu, pergerakan harga Bitcoin yang cenderung masih terbatas juga turut berkontribusi pada sikap kehati-hatian investor terhadap aset kripto berisiko. Tanpa adanya sentimen positif baru yang kuat, Ethereum kesulitan untuk mempertahankan momentum penguatan yang sempat terbentuk sebelumnya. Meski demikian, koreksi yang terjadi ini masih tergolong sehat. Penurunan ringan seperti ini seringkali merupakan bagian dari proses konsolidasi pasar setelah periode kenaikan, sebelum akhirnya menentukan arah tren berikutnya.
Volume Perdagangan Menurun, Minat Transaksi Melambat
Perlambatan aktivitas perdagangan juga terlihat jelas pada Ethereum. Volume transaksi dalam 24 jam terakhir tercatat berada di kisaran US$10,04 miliar, angka yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Menurunnya volume perdagangan ini mengindikasikan adanya penurunan minat transaksi dari para pelaku pasar.
Di satu sisi, kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual yang ada belum berubah menjadi kepanikan pasar. Namun, di sisi lain, rendahnya volume juga menandakan bahwa para pembeli belum cukup agresif untuk mendorong harga kembali naik secara signifikan. Kapitalisasi pasar Ethereum sendiri masih kokoh berada di kisaran US$222,09 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Tren Jangka Menengah Masih Campuran, Support Kunci Diperhatikan
Jika melihat performa historisnya, Ethereum masih menunjukkan kondisi yang beragam. Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, ETH masih mampu membukukan kenaikan sekitar 4,85%. Dalam tujuh hari terakhir, penguatannya tercatat sekitar 2,48%. Angka-angka ini mengindikasikan bahwa tren pemulihan jangka pendek belum sepenuhnya berakhir.
Namun, tekanan pelemahan masih terlihat pada periode waktu yang lebih panjang. Dalam 60 hari terakhir, Ethereum tercatat melemah sekitar 13,45%, sementara dalam 90 hari penurunannya mencapai 21,57%. Data ini menunjukkan bahwa ETH masih dalam proses memulihkan kerugian yang dialaminya dalam beberapa bulan terakhir. Dengan demikian, koreksi yang terjadi hari ini lebih dapat diartikan sebagai fase konsolidasi dibandingkan dengan perubahan arah tren secara drastis.
Secara teknikal, area US$1.800 kini menjadi level support utama yang sangat penting bagi Ethereum untuk dipertahankan. Apabila harga mampu bertahan di atas level krusial ini, peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran US$1.870 hingga US$1.900 masih terbuka lebar. Sebaliknya, jika tekanan jual terus meningkat dan ETH menembus level support tersebut, harga berpotensi melanjutkan pelemahannya menuju area US$1.750 sebagai level support berikutnya.
Investor disarankan untuk mencermati perkembangan volume perdagangan. Peningkatan volume yang disertai dengan kenaikan harga akan menjadi sinyal positif bahwa para pembeli mulai kembali mendominasi pasar. Secara keseluruhan, penurunan harga Ethereum melemah ke US$1.839 hari ini lebih banyak dipengaruhi oleh aksi ambil untung, melemahnya momentum beli, serta sikap hati-hati investor di tengah minimnya katalis baru. Selama area support utama masih mampu dipertahankan, peluang pemulihan tetap terbuka lebar ketika sentimen pasar kripto kembali membaik.







