MENGEJUTKAN! Harga Ethereum Naik ke US$1.629, Pertanda Bangkit dari Tekanan Bulanan?

Amalia Citra

Amalia Citra

MENGEJUTKAN! Harga Ethereum Naik ke US$1.629, Pertanda Bangkit dari Tekanan Bulanan?
MENGEJUTKAN! Harga Ethereum Naik ke US$1.629, Pertanda Bangkit dari Tekanan Bulanan?

Poros Informasi – 03 Juli 2026 | Setelah periode yang cukup menantang, Harga Ethereum Naik ke US$1.629, Mulai Bangkit dari Tekanan Bulanan, memberikan secercah harapan bagi para investor aset kripto terbesar kedua di dunia ini. Dalam 24 jam terakhir, Ethereum (ETH) dilaporkan mengalami penguatan signifikan, diperdagangkan di level US$1.629,72, sebuah kenaikan sekitar 2,32% dari hari sebelumnya. Pergerakan positif ini disambut baik setelah ETH terperosok dalam zona merah selama beberapa bulan terakhir.

Kenaikan harian ini tidak hanya mendongkrak sentimen pasar, tetapi juga mendorong kapitalisasi pasar Ethereum menyentuh angka sekitar US$196,70 miliar. Volume perdagangan dalam periode 24 jam juga terpantau solid, mencapai US$11,65 miliar. Sebagai aset digital yang sering dijadikan barometer kondisi pasar secara keseluruhan, pergerakan Ethereum selalu menjadi sorotan utama.

Namun, optimisme harus tetap diimbangi dengan kewaspadaan. Meskipun berhasil mencatatkan reli harian, Ethereum masih menghadapi tantangan berat untuk keluar sepenuhnya dari tren koreksi jangka menengah. Para pelaku pasar kini tengah mencermati apakah penguatan ini merupakan awal dari pemulihan yang berkelanjutan atau sekadar pantulan teknikal setelah gelombang jual yang panjang.

Ethereum Kembali Bertahan di Atas Level Psikologis US$1.600

Selama 24 jam terakhir, pergerakan harga Ethereum cukup dinamis, bergerak dalam rentang US$1.564,10 hingga US$1.642,45. Kenaikan terbaru berhasil menempatkan ETH kembali bertahan di atas level psikologis US$1.600, sebuah area yang krusial bagi pergerakan harganya belakangan ini. Meskipun sempat terkoreksi tipis sekitar 0,05% dalam satu jam terakhir, pelemahan ini dianggap wajar pasca reli harian yang cukup impresif.

Jika dibandingkan dengan rekor tertingginya (All-Time High/ATH) yang pernah mencapai US$4.953,73, harga Ethereum saat ini memang masih jauh di bawah puncak kejayaannya. Kondisi ini justru membuka peluang pemulihan yang cukup besar, terutama jika sentimen pasar aset digital secara global terus membaik.

Koreksi Bulanan Masih Membayangi Performa Jangka Menengah

Meskipun ada angin segar dalam perdagangan harian, performa Ethereum dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan yang cukup signifikan. Data menunjukkan bahwa dalam 30 hari terakhir, harga Ethereum tercatat mengalami penurunan sekitar 18,47%. Koreksi bahkan mencapai 29,23% dalam periode 60 hari, dan pelemahan sekitar 20,53% dalam 90 hari terakhir.

Dalam sepekan terakhir, ETH hanya membukukan kenaikan tipis sekitar 0,73%, mengindikasikan bahwa proses pemulihan masih berlangsung secara bertahap. Data ini menegaskan bahwa kenaikan Harga Ethereum Naik ke US$1.629 belum sepenuhnya menghapus tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Namun, reli harian ini setidaknya memberikan sinyal positif tentang kembalinya minat beli setelah fase aksi jual yang panjang.

Aktivitas Perdagangan Tetap Solid, Likuiditas Tinggi

Selain kenaikan harga, aktivitas perdagangan Ethereum juga terus menunjukkan likuiditas yang tinggi. Volume transaksi harian yang mencapai US$11,65 miliar mencerminkan tingginya partisipasi investor di pasar. Dalam analisis pasar, kenaikan harga yang disertai volume perdagangan besar seringkali dianggap sebagai sinyal yang lebih sehat, menunjukkan bahwa penguatan didukung oleh aktivitas transaksi yang nyata.

Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di angka US$196,70 miliar. Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimal suplai token, sehingga nilai Fully Diluted Valuation (FDV) saat ini sama dengan kapitalisasi pasarnya. Dengan jumlah Ethereum yang beredar mencapai sekitar 120,68 juta ETH, aset ini terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu aset digital dengan tingkat likuiditas terbesar di pasar kripto global.

Ethereum Tetap Menjadi Pilar Ekosistem Blockchain

Di luar fluktuasi harga, Ethereum terus kokoh sebagai blockchain terbesar untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps), sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), token non-fungible (NFT), hingga berbagai proyek berbasis smart contract. Keunggulan ekosistem ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Ethereum tetap menjadi pilihan utama bagi investor institusional maupun pengembang, meskipun harganya sempat mengalami koreksi tajam.

Seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi blockchain dan berkembangnya berbagai solusi penskalaan jaringan, prospek jangka panjang Ethereum dinilai masih sangat menarik oleh banyak pelaku industri. Kenaikan Harga Ethereum Naik ke US$1.629 ini bisa menjadi awal pemulihan yang lebih signifikan.

Prospek Harga Ethereum ke Depan

Dalam jangka pendek, area US$1.640 hingga US$1.650 menjadi level resistensi kunci yang perlu ditembus oleh Ethereum. Jika ETH berhasil menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju level yang lebih tinggi akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika aksi ambil untung kembali mendominasi, Ethereum berpotensi menguji area support di sekitar US$1.560 hingga US$1.580. Selama level tersebut tetap terjaga, koreksi yang terjadi masih dapat dianggap sebagai bagian dari konsolidasi sebelum pergerakan berikutnya.

Secara keseluruhan, kenaikan Harga Ethereum Naik ke US$1.629, Mulai Bangkit dari Tekanan Bulanan menjadi sinyal awal yang positif bahwa tekanan jual mulai mereda. Meskipun tren bullish belum sepenuhnya terkonfirmasi, kombinasi penguatan harga, volume perdagangan yang tetap tinggi, serta posisi Ethereum sebagai tulang punggung ekosistem blockchain global memberikan optimisme bahwa ETH memiliki peluang untuk melanjutkan proses pemulihan, asalkan sentimen positif di pasar kripto terus berlanjut.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar