PI Network Anjlok Tipis! Data Inflasi AS Bikin Investor Kripto Gigit Jari, Cek Harga Hari Ini!

Amalia Citra

Amalia Citra

PI Network Anjlok Tipis! Data Inflasi AS Bikin Investor Kripto Gigit Jari, Cek Harga Hari Ini!
PI Network Anjlok Tipis! Data Inflasi AS Bikin Investor Kripto Gigit Jari, Cek Harga Hari Ini!

Harga Pi Network Hari Ini Turun 0,46% ke $0,0897, Tertekan Data Inflasi AS

Poros Informasi – 28 Agustus 2026 | Pasar kripto kembali diliputi sentimen hati-hati setelah data inflasi Amerika Serikat yang dirilis baru-baru ini menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan. Kondisi ini turut memberikan tekanan pada pergerakan aset digital, termasuk Harga Pi Network Hari Ini Turun 0,46% ke $0,0897, menurut data terbaru Coinmarketcap pada Kamis (27/8). Pelemahan tipis ini terjadi di tengah koreksi yang juga dialami oleh Bitcoin sekitar 0,20%, mengindikasikan bahwa pergerakan Pi Network lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara umum ketimbang isu spesifik dari ekosistemnya.

Tekanan terhadap aset kripto secara luas dipicu oleh terbitnya data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang lebih panas dari ekspektasi. Data inflasi yang mengkhawatirkan ini membuat para pelaku pasar kembali waspada terhadap prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve. Kekhawatiran akan suku bunga yang bertahan tinggi lebih lama mendorong aksi ambil untung dan meningkatkan tekanan jual di pasar aset berisiko, termasuk altcoin seperti Pi Network.

Inflasi AS Mengubah Ekspektasi Pasar

Faktor utama di balik pelemahan Pi Network hari ini adalah koreksi pasar kripto yang dipicu data PCE Amerika Serikat yang lebih tinggi dari ekspektasi. Data inflasi yang lebih kuat membuat investor kembali mempertimbangkan kemungkinan kebijakan moneter AS bertahan ketat lebih lama. Bagi aset berisiko seperti cryptocurrency, perubahan ekspektasi suku bunga dapat berdampak besar karena investor cenderung mengurangi eksposur ketika ketidakpastian meningkat. Bitcoin, yang sebelumnya sempat menembus level $80.000, kemudian mengalami kemunduran. Pelemahan Bitcoin tersebut turut memberikan tekanan kepada altcoin, termasuk PI.

Likuidasi Posisi Long Perbesar Tekanan Jual

Koreksi pasar juga diperkuat oleh meningkatnya likuidasi posisi leverage. Dalam periode 24 jam terakhir, lebih dari $373 juta posisi leveraged dilikuidasi, dengan sekitar $310 juta berasal dari posisi long. Besarnya likuidasi posisi long menunjukkan bahwa banyak trader sebelumnya bertaruh terhadap kenaikan harga. Ketika pasar bergerak berlawanan, posisi tersebut terpaksa ditutup sehingga menciptakan tambahan tekanan jual. Bagi Pi Network, kondisi ini penting karena aset dengan likuiditas lebih terbatas cenderung lebih mudah mengikuti perubahan sentimen pasar ketika investor mulai mengurangi risiko.

Investor Mulai Mengamankan Keuntungan PI

Selain faktor makroekonomi, aksi ambil untung turut menjadi alasan yang masuk akal di balik penurunan PI. Pi Network masih mencatat kenaikan yang cukup signifikan sekitar 18% dalam 30 hari terakhir. Setelah mengalami penguatan yang cukup besar, sebagian investor berpotensi merealisasikan keuntungan, terutama ketika pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Dengan kata lain, penurunan 0,46% hari ini tidak serta-merta menunjukkan memburuknya fundamental Pi Network. Pergerakan tersebut dapat menjadi konsekuensi alami setelah kenaikan sebelumnya. Oleh karena itu, Harga Pi Network Hari Ini Turun 0,46% ke $0,0897 perlu dicermati dalam konteks pergerakan pasar yang lebih luas.

Dominasi Bitcoin Kembali Menekan Altcoin

Tekanan terhadap Pi Network juga muncul dari kondisi sektor altcoin yang belum sepenuhnya kuat. Dominasi Bitcoin berada di sekitar 59,67%, sementara Altcoin Season Index tercatat rendah di angka 38. Kombinasi tersebut mengindikasikan bahwa aliran modal masih cenderung terkonsentrasi pada Bitcoin dibandingkan menyebar secara agresif ke altcoin. Dalam kondisi seperti ini, altcoin seperti Pi Network cenderung memiliki ruang kenaikan yang lebih terbatas. Ketika Bitcoin melemah, tekanan terhadap altcoin bahkan dapat meningkat karena investor memilih aset yang dianggap relatif lebih kuat. Hal ini turut berkontribusi pada Harga Pi Network Hari Ini Turun 0,46% ke $0,0897.

Support $0,0853 Jadi Penentu Arah Berikutnya

Dari sisi teknikal, perhatian pasar kini tertuju pada level support $0,0853, yang menjadi level Fibonacci retracement 23,6%. Selama PI mampu bertahan di atas level tersebut, struktur pemulihan masih memiliki peluang untuk berlanjut. Jika tekanan jual mereda, PI berpotensi kembali menguji resistance $0,1022, yang menjadi level Fibonacci 50%. Namun, kehilangan support $0,0853 akan menjadi sinyal negatif. Dalam skenario tersebut, Pi Network berisiko bergerak menuju area $0,0703.

Pasar Menunggu Sinyal dari The Fed

Pergerakan Pi Network dalam beberapa hari mendatang kemungkinan masih sangat bergantung pada respons pasar terhadap data ekonomi AS. Pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, dalam agenda Jackson Hole menjadi salah satu perhatian berikutnya. Komentar mengenai inflasi, suku bunga, dan arah kebijakan moneter dapat memengaruhi sentimen terhadap Bitcoin dan aset kripto secara keseluruhan. Jika pasar memperoleh sinyal kebijakan yang lebih longgar, minat terhadap aset berisiko dapat kembali meningkat. Sebaliknya, nada hawkish berpotensi memperpanjang tekanan terhadap cryptocurrency.

Secara keseluruhan, penurunan Harga Pi Network Hari Ini Turun 0,46% ke $0,0897 lebih mencerminkan koreksi makro daripada persoalan spesifik dari proyek Pi Network. Data inflasi AS yang lebih panas memicu kehati-hatian investor, sementara aksi ambil untung dan meningkatnya dominasi Bitcoin memperbesar tekanan terhadap altcoin. Dalam jangka pendek, prospek PI masih berada dalam kondisi netral hingga bearish selama belum mampu menembus $0,1022. Level $0,0853 menjadi pertahanan penting yang harus dijaga pembeli. Jika support tersebut bertahan, peluang rebound menuju $0,1022 masih terbuka. Namun, penembusan ke bawah dapat membawa PI menuju $0,0703. Dengan demikian, investor perlu mencermati bukan hanya perkembangan Pi Network, tetapi juga data inflasi, kebijakan Federal Reserve, pergerakan Bitcoin, serta rotasi modal di pasar altcoin.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar