Poros Informasi – Pasar kripto dan saham global tengah menyoroti pergerakan saham SpaceX (SPCX) yang diproyeksikan akan menggebrak indeks Nasdaq-100 pada 7 Juli 2026. Spekulasi mengenai potensi lonjakan harga hingga US$180 menjadi perbincangan hangat, meskipun pada perdagangan Senin, SPCX sempat terkoreksi tipis 0,52% ke level US$161,15 setelah upaya kenaikan awal dibatasi tekanan jual.
Pelaku pasar kini mencermati dengan seksama apakah inklusi SpaceX ke dalam indeks prestisius Nasdaq-100 mampu memicu gelombang permintaan baru dari dana indeks dan ETF. Namun, sebelum euforia berlanjut, area resistance krusial di sekitar US$162 masih menjadi rintangan utama yang harus ditembus untuk mengonfirmasi momentum pemulihan.

Katalis Utama: Masuknya SpaceX ke Nasdaq-100
Mengutip laporan Coingape, SpaceX secara resmi akan menjadi bagian dari Nasdaq-100 sebelum pembukaan pasar pada Selasa, 7 Juli 2026. Langkah ini terbilang cepat, mengingat debut publik perusahaan baru terjadi pada Juni. Perubahan regulasi Nasdaq memang memungkinkan entitas besar yang baru melantai untuk masuk indeks lebih cepat jika memenuhi persyaratan ketat, sebuah anomali yang menambah daya tarik SPCX di mata investor.
Dampak Pembelian Pasif
Analis dari JPMorgan memprediksi bahwa inklusi SpaceX ke Nasdaq-100 berpotensi memicu gelombang pembelian pasif senilai sekitar US$4,3 miliar dari berbagai dana indeks dan ETF. Dana-dana investasi ini diwajibkan untuk merealokasi portofolio mereka guna mencerminkan komposisi indeks yang baru. Inilah yang menjadi "katalis super" bagi SPCX, di mana peningkatan permintaan dari institusi besar dapat mendongkrak likuiditas dan memicu sentimen bullish dalam waktu singkat.
Risiko Volatilitas yang Perlu Diwaspadai
Namun, tim riset porosinformasi.co.id mengingatkan bahwa di balik prospek cerah pembelian pasif, risiko volatilitas tinggi tetap membayangi. "Meskipun SpaceX memiliki kapitalisasi pasar yang masif, jumlah saham yang beredar bebas (free float) untuk diperdagangkan relatif terbatas," ujar seorang analis dari porosinformasi.co.id.
Dominasi kepemilikan oleh Elon Musk dan para pemegang saham internal lainnya menciptakan struktur yang rentan terhadap pergerakan harga yang sensitif, terutama saat dana indeks mulai melakukan rebalancing. Dorongan harga akibat permintaan wajib dari institusi memang bisa signifikan dalam jangka pendek, namun efeknya bisa memudar setelah proses penyesuaian selesai. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tidak hanya terpaku pada euforia awal, melainkan juga menganalisis keberlanjutan permintaan pasar.
Baca juga: Saham SpaceX Diprediksi Tembus US$190, Analis Soroti Pertumbuhan Starlink
Analisis Teknis dan Prospek Harga SPCX
Dari perspektif analisis teknikal, saham SPCX saat ini berjuang di sekitar level US$162, setelah sebelumnya gagal menembus zona resistance kuat di US$165 hingga US$166. Penolakan berulang di area tersebut mengindikasikan adanya tekanan jual yang signifikan pada level harga intraday yang lebih tinggi.
Level Kritis untuk Pemulihan
Untuk memvalidasi pemulihan dan melanjutkan tren bullish, SPCX harus terlebih dahulu menembus dan bertahan di atas resistance krusial US$162. Apabila level ini berhasil ditaklukkan dengan volume yang meyakinkan, target selanjutnya akan bergeser ke US$165.
Dengan momentum beli yang solid, peluang SPCX untuk menguji kembali US$170 terbuka lebar. Jika sentimen positif terus berlanjut dan harga berhasil konsolidasi di atas US$170, target ambisius US$180 dalam pekan ini bukan lagi sekadar mimpi. Bahkan, para trader bisa mengincar level US$190 hingga US$200 sebagai target lanjutan, meskipun pencapaian ini sangat bergantung pada kekuatan volume beli dan keberlanjutan euforia pasca-masuknya SpaceX ke Nasdaq-100.
Di sisi lain, level US$160 menjadi support jangka pendek yang vital. Penurunan di bawah area ini dapat memicu pelemahan menuju US$157, dan jika tekanan jual semakin masif, uji ulang support US$155 tidak dapat dihindari.
Pergerakan harga SpaceX (bStocks) (SPCXB/USDT) pada Selasa, 7 Juli 2026. Sumber: porosinformasi.co.id.
Singkatnya, inklusi SpaceX ke Nasdaq-100 adalah magnet utama yang menggerakkan saham SPCX saat ini. Potensi pembelian pasif dari dana indeks dapat menjadi pendorong signifikan bagi pemulihan harga, asalkan para pembeli mampu mempertahankan level support krusial US$160 dan berhasil menembus resistance psikologis US$162. Pasar akan terus mengamati dengan seksama dinamika ini.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News Poros Informasi untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
porosinformasi.co.id Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.






